TABUNDUNG,SELATANINDONESIA.COM โ Sebanyak 300 warga Desa Praing Kareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar bersamaan dengan kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. Umbu Rudi Kabunang, dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Sejak pagi, masyarakat memadati Gereja Kristen Sumba (GKS) Praing Kareha untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Malahar. Sebanyak 12 tenaga kesehatan diterjunkan untuk melayani warga yang hadir.
Kepala Puskesmas Malahar, Erlita Hunggu Hawu, mengatakan, kegiatan itu membantu pihaknya menjangkau lebih banyak masyarakat dalam program cek kesehatan gratis (CKG). Menurut dia, selama ini partisipasi warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan preventif masih menjadi tantangan.
“Dengan kegiatan yang menghimpun sekitar 300 warga dalam satu kesempatan, kami lebih mudah memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat. Berbagai persoalan kebutuhan dasar, terutama akses listrik, air bersih, dan infrastruktur jalan, menjadi aspirasi yang disampaikan warga.
Anggota Komisi XIII DPR RI Dr. Umbu Rudi Kabunang saat itu memberikan apresiasi kepada Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali yang telah mengijinkan para tenaga kesehatan di Puskesmas Malahar untukย melakukan pengecekan kesehatan gratis dalam momentum kegiatan kemitraan tersebut.
Umbu Rudi Kabunang mengatakan, masih terdapat sejumlah desa di Kecamatan Tabundung maupun wilayah lain di Sumba yang belum menikmati akses listrik secara memadai. Ia meminta pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa melakukan pendataan rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik maupun meteran.
Data tersebut, menurut dia, akan menjadi dasar pengajuan bantuan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk program penyediaan listrik tenaga surya dan meteran listrik bagi masyarakat yang belum terlayani.
“Pendataan perlu dilakukan agar usulan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, semakin banyak desa yang dapat menikmati akses listrik dalam beberapa tahun ke depan,” kata Umbu Rudi.

Para tenaga kesehatan dari Puskesmas Malahar, Kecamatan Tabundung melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat peserta kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026, Senin (27/7/2026) di GKS Praing Kareha, Desa Praing Kareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba TImur. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. Umbu Rudi Kabunang, dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). foto; amir
Ia juga menyebut, beberapa waktu lalu sudah diajukan untuk wilayah lain di Sumba Timur dan kini sudah terealisasi. โSemoga pengajukan berikutnya nanti dapat terealisasi, sesuai program pemerintah tahun 2029 yaitu listrik di seluruh desa diwujudkan,โ katanya.
Camat Tabundung Rudolf Umbu Resi Loly mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut dia, kehadiran anggota DPR RI di tengah masyarakat membuka ruang bagi penyampaian berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI dapat mempercepat penyelesaian persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, terutama pembangunan jalan, penyediaan air bersih, dan pemerataan akses listrik.
Tokoh muda Sumba Timur, Herman Hilungara yang menjadi penggerak utama dalam kegiatan tersebut mengatakan, kehadiran Umbu Rudi Kabunang hari ini di tengah masyarakat Tabundung merupakan komitmen beliau untuk terus bersama -sama masyarakat dalam memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat. โSaat ini satu-satunya wakil kita orang Sumba di Senayan adalah Bapak Umbu Rudi Kabunang, maka mari kita sama-sama bersinergi dan terus mendukung satu sama lain agar aspirasi tentang kebutuhan dasar kita bisa terpenuhi melalui perjuangan Pak Umbu Rudi Kabunang,โ kata Herman.
Dalam kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Umum BPIP, Galu Ibrahim, menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga berkembang melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, polarisasi sosial, hingga melemahnya budaya gotong royong.
Karena itu, menurut dia, penguatan ideologi Pancasila memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Salah satunya melalui Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila yang diharapkan mampu menjadi penggerak persatuan, memperkuat budaya gotong royong, menyebarkan narasi positif, serta menangkal berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup dipahami sebagai konsep, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan menyelesaikan persoalan secara musyawarah.
Menurut Galu, nilai-nilai tersebut sejalan dengan budaya masyarakat Sumba Timur yang dikenal memiliki semangat kekeluargaan, adat istiadat, dan gotong royong yang kuat. Oleh sebab itu, penguatan ideologi Pancasila dipandang sebagai upaya memperkuat nilai-nilai lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.*/llt




Komentar