GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Golkar Nusantara Politik
Beranda / Politik / Umbu Rudi Kabunang Apresiasi Kunjungan Ketum SOKSI Misbakhun di Lokasi Bencana dan Pengawalan Pemulihan Pascagempa Flores

Umbu Rudi Kabunang Apresiasi Kunjungan Ketum SOKSI Misbakhun di Lokasi Bencana dan Pengawalan Pemulihan Pascagempa Flores

Ketua Umum Depinas SOKSI yang juga Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (tengah) didampingi Ketua Depicab SOKSI Manggarai Tarsisius Janggal menerima aspirasi berupa daftar kebutuhan mendesak warga terdampak bencana gempa bumi Flores dari Ketua DPD II Partai Golkar Manggarai Timur Richard Presly di lokasi pengungsian di Kampung Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Rabu (19/8/2026). foto:dok.soksi

JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM — Di tengah kehidupan warga yang belum sepenuhnya pulih setelah gempa bumi mengguncang Flores, kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penopang penting. Bukan hanya bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga kepastian bahwa proses pemulihan akan terus dikawal hingga masyarakat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Ketua Depidar SOKSI Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Umbu Rudi Kabunang, mengapresiasi kunjungan Ketua Umum Depinas SOKSI yang juga Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di tengah situasi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian akibat gempa. Rombongan mendatangi Kampung Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan tanggap darurat.

Bagi Umbu Rudi, kehadiran Ketum SOKSI Misbakhun dan Menkeu Purbaya tidak semata-mata bermakna sebagai penyaluran bantuan logistik. Kunjungan itu menjadi tanda bahwa masyarakat Flores yang tengah menghadapi masa sulit mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat, DPR RI, serta organisasi kemasyarakatan.

“Sebagai Ketua Depidar SOKSI NTT, anak NTT yang juga sebagai anggota DPR RI, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan serta kunjungan Bapak Ketua Umum SOKSI untuk masyarakat NTT. Ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas nyata terhadap saudara-saudara kita di Flores yang sedang menghadapi dampak bencana,” kata Umbu Rudi.

Umbu Rudi Kabunang Apresiasi Arahan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia dan Bantuan Rp4 Miliar untuk Warga NTT Terdampak Bencana

Ia menilai dukungan tersebut penting untuk menjaga semangat warga di tengah situasi pascabencana yang belum mudah. Bantuan material dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara kehadiran para pemangku kepentingan memberikan keyakinan bahwa masyarakat tidak dibiarkan menghadapi bencana seorang diri.

“Masyarakat NTT, khususnya saudara-saudara kita di Flores, membutuhkan dukungan nyata. Bantuan ini tentu sangat berarti untuk meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Bantuan untuk Melewati Hari-hari Sulit

Di lokasi pengungsian, Ketum SOKSI Misbakhun dan Menkeu Purbaya menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada perwakilan masyarakat.

Bantuan tersebut antara lain terdiri atas 800 selimut, 800 terpal, 200 pakaian, 4,6 ton beras, 210 liter minyak goreng, 2.745 kilogram gula pasir, 225 dus susu, 150 dus mi instan, dan 300 papan telur.

Bukan Korban yang Berutang, Begini Skema “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Pemerintah NTT untuk Korban Gempa Flores

Selain itu, terdapat air mineral, makanan ringan, kopi dan teh, sereal, sabun, popok bayi, pembalut perempuan, pasta gigi, hand body, bumbu dapur, kecap, dan saus.

Bantuan itu disesuaikan dengan kebutuhan dasar warga yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian. Terpal, misalnya, menjadi kebutuhan penting karena sebagian warga masih menghadapi keterbatasan tempat berlindung yang memadai.

“Kebetulan kami juga bawa bantuan. Ini tendanya masih seadanya, jadi kami bawakan terpal. Atasnya terpal, bawahnya terpal biar agak hangat,” ujar Menkeu Purbaya.

Ia memastikan kebutuhan masyarakat di pengungsian akan terus dipantau. Apabila masih terdapat kekurangan, dukungan dan pengadaan bantuan akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lapangan.

Menkeu Purbaya juga menyampaikan bahwa dukungan berupa tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan terus dipantau agar tempat tinggal sementara warga dapat segera diperbaiki.

Dari Kepatihan Yogyakarta, Solidaritas untuk Flores: Sri Sultan Kirim Bantuan dan Biaya Hidup Mahasiswa NTT  

Pesan yang disampaikan pemerintah pun bukan sekadar bertahan menghadapi masa darurat. Ada harapan agar warga secara bertahap dapat kembali ke rumah, pekerjaan, dan aktivitas kehidupan sehari-hari.

“Semoga gempanya tidak terjadi lagi dan Bapak/Ibu bisa kembali ke tempat kerja masing-masing,” kata Menkeu Purbaya.

Ketua Umum Depinas SOKSI sekaligus Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun (menunjuk) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ketika di lokasi pengungsian benacan gempa bumi Flores di Lapangan SDI Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Rabu (19/8/2026) Foto: dok. soksi

DPR Kawal Anggaran hingga Fase Pemulihan

Kunjungan Ketum SOKSI Misbakhun juga membawa pesan bahwa perhatian terhadap Flores tidak berhenti pada distribusi bantuan selama masa tanggap darurat.

Sebagai Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun menegaskan bahwa parlemen akan ikut mengawal agar dukungan pemerintah pusat berjalan sampai ke masyarakat, termasuk ketika penanganan bencana memasuki fase pemulihan.

“Kami dari Komisi XI DPR RI menyampaikan salam dari pimpinan DPR, bahwa kami semua ikut merasakan keprihatinan yang sama,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan terhadap masyarakat terdampak harus berlanjut setelah fase tanggap darurat selesai.

“Kami di DPR ingin memastikan bahwa program-program bantuan berjalan dengan baik, afirmasi anggaran juga berjalan dengan baik, mulai dari saat bencana sampai pada fase recovery-nya,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi penting bagi masyarakat Flores karena kebutuhan pascabencana tidak berhenti ketika bantuan pangan dan perlengkapan darurat telah diterima. Perbaikan rumah, fasilitas publik, pendidikan, layanan kesehatan, serta pemulihan aktivitas ekonomi menjadi pekerjaan berikutnya yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.

Dari Tenda Pengungsian Menuju Kehidupan Normal

Bupati Manggarai Herybertus Nabit mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang hadir langsung melihat kondisi masyarakat terdampak.

Pemerintah Kabupaten Manggarai terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, BNPB, dan berbagai unsur terkait untuk memastikan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan.

Bagi warga, bantuan yang datang di tengah keterbatasan memiliki arti lebih dari sekadar barang. Selimut membantu melewati malam, terpal menjadi pelindung sementara, sementara bahan pangan menjaga kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.

Namun, yang tak kalah penting adalah pesan yang menyertai bantuan itu: masyarakat Flores tidak sendiri.

Ketua SOKSI NTT Umbu Rudi berharap kepedulian tersebut terus berkembang menjadi gerakan bersama. Menurut dia, solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana harus menjadi bagian dari kerja nyata seluruh kader SOKSI dan seluruh elemen masyarakat.

“SOKSI harus terus hadir di tengah rakyat, bekerja untuk rakyat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian untuk NTT dan Flores,” ujarnya.

Dari Manggarai, harapan pemulihan itu mulai dibangun. Tenda-tenda pengungsian masih berdiri, kebutuhan warga masih harus dipenuhi, dan pekerjaan rekonstruksi masih panjang. Namun, dukungan yang terus mengalir menjadi modal penting agar masyarakat tidak kehilangan harapan.

Pemulihan mungkin tidak berlangsung dalam satu malam. Akan tetapi, dengan gotong royong, dukungan pemerintah, pengawalan DPR, dan kepedulian berbagai elemen masyarakat, warga Flores memiliki alasan untuk menatap hari-hari berikutnya dengan keyakinan: Flores tidak sendiri.*/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement