WAINGAPU,SELATANINDONESIA.COM โ Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menegaskan bahwa penyelenggaraan cabang olahraga tenis meja pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028 di Kabupaten Sumba Timur harus menjadi momentum yang memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar melahirkan prestasi olahraga.
Menurutnya, ajang olahraga nasional tersebut harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan potensi Sumba Timur kepada masyarakat Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ketum KONI Marciano Norman saat melakukan kunjungan ke Gedung Umbu Hapu Mbai atau yang dikenal dengan Gedung MPL di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Minggu (19/7/2028). Gedung MPL telah ditetapkan sebagai venue cabang olahraga tenis meja PON 2028.
“Dengan dipastikannya Kabupaten Sumba Timur sebagai lokasi penyelenggaraan cabang olahraga tenis meja pada PON 2028, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Para pengusaha perhotelan, homestay, UMKM, kuliner, transportasi, dan sektor jasa lainnya agar mempersiapkan diri menyambut kedatangan atlet, ofisial, serta tamu dari berbagai daerah. Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan keramahan masyarakat Sumba Timur kepada seluruh Indonesia,” ujar Ketum KONI Pusat.
Menurutnya, penyelenggaraan PON bukan hanya tentang pertandingan dan perebutan medali, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong pembangunan daerah. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan tamu diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Ketum KONI Pusat beserta rombongan disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, SH., M.Si., yang mewakili Bupati Sumba Timur, di MyZe Hotel Waingapu. Turut mendampingi Ketua Umum KONI Pusat, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil NTT 2, Dr. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga, SH., MH., CLI., CTL., beserta rombongan.
Usai penyambutan, Ketua Umum KONI Pusat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melakukan peninjauan langsung ke Gedung MPL untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan pada penyelenggaraan cabang olahraga tenis meja PON 2028. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen KONI Pusat dalam memastikan setiap venue memenuhi standar penyelenggaraan ajang olahraga nasional.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil NTT 2 Dr. Umbu Rudi Kabunang memberikan apresiasi kepada Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman yang telah menunjukkan dan mempercayakan Sumba Timur sebagai venue cabang olahraga tenis meja PON 2028.
“Sebagai wakil rakyat dari NTT khususnya di Sumba dan lebih khusus lagi dari Sumba Timur kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Bapak Ketua Umum KONI Pusat yang menunjuk Gedung MPL Sumba Timur menjadi venue PON khususnya Cabor tenis meja,” sebut Umbu Rudi Kabunang.
Umbu Rudi Kabunang mengatakan, gedung MPL sudah sangat representatif untuk penyelenggaraan PON. “Kami juga berterima kasih untuk Pak Bupati Sumba Timur Pak Wakil Bupati serta Pak Sekda dan seluruh jajaran Pemda Sumba Timur yang bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan PON XXII 2028 khususnya cabor tenis meja.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Ketua Umum KONI Pusat terhadap kesiapan daerah. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, lanjutnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan KONI Pusat dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga serta mempersiapkan seluruh sektor pendukung demi menyukseskan penyelenggaraan PON 2028.
Sinergi antara KONI Pusat dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan DPR RI diharapkan tidak hanya menghasilkan penyelenggaraan cabang olahraga tenis meja yang sukses, tetapi juga meninggalkan warisan berupa peningkatan kualitas infrastruktur olahraga, penguatan ekonomi masyarakat, serta semakin dikenalnya potensi pariwisata dan budaya Sumba Timur di tingkat nasional.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen KONI Pusat untuk menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan bangsa yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*/johni/llt




Komentar