GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Eksbis Kesehatan Politik
Beranda / Politik / Pemprov dan Pemda se NTT Siapkan Rp 272 M untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Pemprov dan Pemda se NTT Siapkan Rp 272 M untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara gugus tugas penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan.

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang juga juru bicara gugus tugas penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT telah bersepakat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menyediakan dana bagi masyarakat terdampak Covid-19.

โ€œBenar, telah disediakan anggaran sebesar Rp 272 miliar untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Provinsi NTT,โ€ ujar Marius dalam keterangan tertulis yang diterima dari Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru.

Dijelaskan, dana sebesar Rp 270. 492. 900. 000 sebut Marius, kalau dirata-ratakan yaitu setiap kabupaten/kotaย  sebesar Rp 12. 380. 000. 000,. โ€œJadi, penanggulangan Covid-19 tentu kerjasama kita semua mulai dari provinsi maupun kabupaten/kota se NTT. Semua ini dimaksudkan untuk menjaga masyarakat kita terutamaย  ketahanan pangan, daya beli masyarakat kita seluruhnya. Hal ini sesuai dengan isi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2020 tentangย  revisi anggaran tahun berjalan,โ€ tegas Marius.

Diungkapkan, sekarang total anggaran yang dibebankan 5 persen kepada Pemrov NTT yaitu Rp 272 miliar lebih. Anggaran yang sudah tersedia kata dia, Rp 150 miliar melalui APBD Provinsi NTT. โ€œMelalui komunikasi Bapak Gubernur dengan Pimpinan DPRD NTT, kita merevisi APBDย  2020 dan sisa anggaran yang kita sudah siapkan sebesar Rp 150 miliar. Sisa dipihakย  yang lain sebesar Rp 123 miliar,โ€ paparnya.

Menurut dia, Pemprov NTT mangajukan sejumlah skenario berdasarkanย  data-data faktual yang dialami atau dimiliki oleh provinsi dan kabupaten/kota seluruh NTT. โ€œPertama,ย  kita melihat total rumah tangga miskinย  yaitu sebanyak 480.505 kepala keluarga (KK), itu rumah tangga miskin. Kemudian totalย  rumah tangga miskinย  yang tidakย  mendapatkan bantuan pangan non tunai sebanyak 101 ribu lebih KK. Skenarionya adalah penanggulangan ekonomiย  akibat Covid-19 ini yaitu bantuan langsung tunai 144 ribu lebih KK x Rp 150 ribu x 6 bulan. Berarti Rp 129. 600. 900. 000 dengan bantuan pangan non tunai beras yaitu Rp 196 ribu KK lebih X Rp 350 ribu X 6 bulan ke depan berartiย  Rp 412. 248. 900. 000 lebih; dan jumlah bantuan bagi anggota pihak teridentifikasiย  positif covid-19 sebanyak 1000 lebih X Rp 500.000 X 3 milyar jadi social net akibat covid-19 ini sebesar Rp 544 miliar lebih,โ€ ucap mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT.

Diduga Keracunan MBG, Lebih dari 100 Anak di Sumba Tengah Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Menurut dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu saat video conference bersamaย  seluruh Gubernur se Indonesia mengharapkan agar para Gubernur, para Bupati dan Walikota untuk fokus kepada tiga hal. Pertama, kesehatan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 dalam bentuk bantuan sosialย  (social savety net) dan kesiapan dalam menyediakan pangan dan menjamin kesiapan bahan pokok serta mengedepankan daya beli masyarakat. โ€œBapak Presiden menegaskan agar Bapak Gubernur, para Bupati dan Walikota memangkas rencana belanja yang tidak prioritas di APBD dan dialihkan untuk keperluan masyarakat terdampak virus corona,โ€ ucap Marius. ***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement