G-RDVF5GTVXM
GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Golkar
Beranda / Golkar / Golkar Bukan Penyalur KUR, Bank NTT Tegaskan Sosialisasi Hanya untuk Perkuat Literasi Keuangan UMKM

Golkar Bukan Penyalur KUR, Bank NTT Tegaskan Sosialisasi Hanya untuk Perkuat Literasi Keuangan UMKM

Sosialisasi KUR yang digelar di sejumlah kabupaten dan kota di NTT dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Kamis (13/8/2026). foto:pgntt

KUPANG, SELATANINDONESIA.COM โ€” Partai Golkar Nusa Tenggara Timur menegaskan bahwa partai tersebut bukan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tidak memiliki kewenangan dalam menentukan penerima pembiayaan. Dalam kegiatan sosialisasi KUR bersama Bank NTT, Golkar hanya berperan memfasilitasi pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memperoleh informasi langsung mengenai skema pembiayaan tersebut.

Penegasan itu disampaikan di tengah agenda sosialisasi KUR yang digelar pada Kamis (13/8/2026 di sejumlah kabupaten dan kota di NTT dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Partai Golkar NTT, Ferdinandus Naga, mengatakan, keterlibatan Golkar dalam kegiatan tersebut sebatas menyediakan ruang dan mempertemukan pengusaha UMKM dengan pihak Bank NTT sebagai lembaga yang memiliki kewenangan menjelaskan sekaligus memproses pengajuan KUR.

“Partai Golkar hanya memfasilitasi semua pengusaha UMKM di setiap kabupaten dan kota untuk ikut mendengarkan sosialisasi KUR yang ada di Bank NTT,” ujar Ferdinandus.

Menurut dia, masyarakat perlu memahami batas kewenangan tersebut agar kegiatan sosialisasi tidak dipersepsikan sebagai bentuk keterlibatan partai dalam proses penyaluran kredit.

Setetes Darah, Sejuta Makna Kemerdekaan: Kanwil Ditjenpas NTT Kumpulkan 53 Kantong Darah

Seluruh tahapan pengajuan KUR, kata Ferdinandus, tetap menjadi kewenangan Bank NTT. Mulai dari penerimaan permohonan, pemeriksaan persyaratan, penilaian kelayakan calon debitur hingga keputusan pencairan dilakukan berdasarkan mekanisme dan ketentuan perbankan.

“Perlu kita tekankan bahwa Partai Golkar hanya memfasilitasi UMKM yang ada di NTT untuk mengikuti sosialisasi KUR tersebut. Terkait proses dan pencairan semuanya tetap mengikuti ketentuan yang ada di Bank NTT,” katanya.

Bank NTT: Bentuk Sinergi Tingkatkan Literasi Keuangan

Direktur Kredit Bank NTT Aloysius Geong membenarkan bahwa kehadiran Bank NTT dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan.

Menurut Aloysius, kegiatan yang difasilitasi Partai Golkar itu tidak ditempatkan sebagai mekanisme khusus untuk menyalurkan KUR kepada peserta. Kegiatan tersebut lebih diarahkan untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai produk dan ketentuan pembiayaan yang tersedia.

PP FN Pordasi Pacu Tugaskan Sekretaris Umum Hadiri Visitasi Venue PON XXII di Gelora Pada Eweta

“Sebenarnya ini bentuk sinergi dan kolaborasi dalam rangka membangun spirit meningkatkan literasi keuangan di masyarakat,” kata Aloysius kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Penjelasan tersebut sekaligus mempertegas bahwa keikutsertaan pengusaha UMKM dalam sosialisasi tidak serta-merta berarti mereka akan memperoleh KUR. Setiap calon penerima tetap harus memenuhi persyaratan dan melewati proses penilaian yang ditetapkan bank.

Dengan posisi tersebut, Golkar berfungsi sebagai fasilitator informasi, sedangkan Bank NTT tetap menjalankan fungsi perbankan sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.

Membuka Akses Informasi bagi UMKM

Ferdinandus mengatakan, sosialisasi diperlukan karena masih terdapat pengusaha UMKM yang belum memahami secara utuh mekanisme pembiayaan KUR, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan kredit.

Pinu Pahar Masih Gelap, Umbu Rudi Kabunang Serahkan Genset untuk Dukung Pelayanan Publik Lewat Camat Amos Tunggu Djama

Karena itu, menurut dia, semakin luas informasi yang diterima masyarakat, semakin besar pula peluang pelaku UMKM yang memenuhi persyaratan untuk mengakses pembiayaan secara benar.

Golkar juga mendorong berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam penyebarluasan informasi mengenai KUR. Partai politik, organisasi Cipayung, lembaga keagamaan, perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga kemasyarakatan lainnya dinilai dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.

“Bank NTT adalah bank daerah NTT yang sudah sepatutnya masyarakat NTT menikmati program pemerintah yang disalurkan melalui KUR pada bank daerah tersebut,” ujar Ferdinandus.

Namun, ia kembali menekankan bahwa akses terhadap pembiayaan tersebut tetap ditentukan oleh mekanisme Bank NTT. Golkar tidak berada dalam posisi untuk memberikan persetujuan, menentukan penerima, ataupun menjanjikan pencairan KUR kepada pengusaha UMKM.

Dengan demikian, kegiatan sosialisasi yang digelar bersama Bank NTT diarahkan untuk menjembatani kebutuhan informasi pengusaha UMKM dengan lembaga perbankan. Golkar memfasilitasi pertemuan, sementara Bank NTT memberikan penjelasan mengenai program dan menjalankan seluruh proses pembiayaan sesuai ketentuan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas pengetahuan pengusaha UMKM mengenai KUR, tetapi juga mendorong masyarakat mengakses pembiayaan melalui prosedur perbankan yang resmi dan transparan.*/ab/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement