G-RDVF5GTVXM
GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Hukrim Internasional Nusantara
Beranda / Nusantara / Lantik Pejabat Baru, Kakanwil Imigrasi NTT Tekankan Integritas di Tengah Tantangan Wilayah Kepulauan

Lantik Pejabat Baru, Kakanwil Imigrasi NTT Tekankan Integritas di Tengah Tantangan Wilayah Kepulauan

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Saroha Manullang, melantik sejumlah pejabat struktural dan pejabat fungsional di lingkungan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Selasa (28/7/2028). foto: dok.SM

KUPANG,SELATANINDONESIA.COMโ€”Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Saroha Manullang, melantik sejumlah pejabat struktural dan pejabat fungsional di lingkungan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Selasa (28/7/2028). Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus penegasan komitmen terhadap profesionalisme dan integritas dalam menghadapi kompleksitas tugas keimigrasian di wilayah perbatasan.

Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan berlangsung di Aula Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Kupang. Kegiatan itu dihadiri Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kupang, para pejabat struktural dan fungsional dari Unit Pelaksana Teknis Imigrasi, serta jajaran pegawai Kantor Wilayah.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-98.SA.03.04 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional Pranata Komputer di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Keputusan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT Nomor WIM.22.2231.SA.04.01 Tahun 2026 mengenai pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural eselon V. Selain itu, pejabat fungsional Analis Kebijakan dan Pranata Komputer juga dilantik berdasarkan keputusan menteri yang ditetapkan pada 8 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Saroha mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar bentuk kepercayaan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjadi motor penggerak organisasi dengan bekerja cepat, tepat, dan transparan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saudara sekalian adalah penggerak utama organisasi. Tuntutlah diri untuk bekerja cepat, tepat, dan transparan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sumba Tengah Raih Sertifikat Eliminasi Malaria, Bupati Paulus Wakili Dua Provinsi dan Tujuh Kabupaten Sampaikan Komitmen Nasional

Selain profesionalisme, Saroha menekankan pentingnya menjaga etika dan integritas sebagai fondasi pelayanan publik. Menurut dia, setiap aparatur harus mampu menjaga nama baik institusi dengan menghindari berbagai bentuk penyimpangan serta memperkuat kolaborasi, baik di lingkungan internal maupun dengan para pemangku kepentingan.

“Jauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak citra institusi. Bangun kerja sama internal dan eksternal yang solid demi kelancaran tugas,” katanya.

Ia juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi jajaran Imigrasi NTT. Dengan wilayah yang mencakup 1.192 pulau serta berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia, pelayanan dan pengawasan keimigrasian menuntut kesiapan sumber daya yang optimal. Di sisi lain, jumlah pegawai yang tersedia saat ini hanya sekitar 416 orang.

Kondisi tersebut, menurut Saroha, menuntut setiap pegawai untuk bekerja lebih adaptif, produktif, dan mampu membangun sinergi lintas sektor. “Dengan hanya 416 pegawai, kita harus bekerja ekstra keras dan berkolaborasi. Tidak ada ruang untuk kelambanan,” tegasnya.

Menutup arahannya, Saroha mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menghadirkan energi positif dan inovasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia berharap setiap kebijakan maupun langkah yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.

Umbu Rudi Kabunang Gandeng BPIP Perkuat Relawan Pancasila: Cek Kesehatan Gratis, Aspirasi Listrik Desa dan Infrastruktur Mengemuka

“Jadilah solusi, bukan masalah. Setiap jejak kinerja harus menjadi catatan positif yang membawa dampak besar bagi institusi ke depan,” ujarnya.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama. Melalui pelantikan ini, Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT berharap para pejabat yang baru mengemban amanah dapat memperkuat kualitas pelayanan keimigrasian sekaligus menjawab tantangan pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Timur yang memiliki karakter geografis dan dinamika perbatasan yang khas.*/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement