GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Merawat Iman di Ujung Barat Daya, Bupati Ratu Wulla Menjadi Saksi Pentahbisan

Merawat Iman di Ujung Barat Daya, Bupati Ratu Wulla Menjadi Saksi Pentahbisan

Pentahbisan Pdt. Vantri Carmen Marawali sebagai pendeta kedua jemaat di Gereja Kristen Sumba Jemaat Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin (30/3/2026). Foto: kominfoSBD

TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ€” Suasana khidmat menyelimuti ibadah pentahbisan di Gereja Kristen Sumba Jemaat Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin (30/3/2026). Momentum ini menandai peneguhan Vantri Carmen Marawali sebagai pendeta kedua jemaat, di tengah dinamika pertumbuhan pelayanan gereja yang kian pesat.

Kehadiran Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap peran gereja dalam kehidupan sosial masyarakat. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar penahbisan ini menjadi awal dari pengabdian yang setia dan penuh kasih bagi jemaat.

Ibadah pentahbisan berlangsung dalam nuansa sakral, dihadiri jajaran pengurus sinode, para pendeta lintas jemaat, serta unsur legislatif dan aparat keamanan. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Thomas Tanggu Dendo dan Yusuf Bora, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan adat.

Ketua panitia, Umbu Remu Samapaty, menuturkan bahwa penambahan pendeta merupakan respons atas pertumbuhan jemaat yang signifikan, baik dari sisi jumlah maupun kebutuhan pelayanan rohani. Gereja, menurut dia, dituntut untuk tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga memperdalam kualitas iman dan pemahaman spiritual umat.

Tema yang diangkat, โ€œKehadiran Allah Melampaui Krisisโ€, menjadi refleksi atas realitas kehidupan jemaat di tengah berbagai tantangan. Pesan tersebut menegaskan bahwa dalam setiap situasi sulit, kehadiran Tuhan diyakini tetap menjadi sumber pengharapan dan kekuatan.

Ketika Batu Pertama Diletakkan: Menteri Abdul Muโ€™ti dan Gubernur Melki Menulis Awal Baru Pendidikan NTT

Pemerintah daerah memandang gereja sebagai mitra strategis dalam pembangunan, khususnya dalam membentuk karakter dan moral masyarakat. Nilai-nilai iman yang ditanamkan melalui pelayanan gereja diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan perayaan hari ulang tahun ke-19 Jemaat Tambolaka. Prosesi peniupan lilin menjadi simbol syukur atas perjalanan panjang pelayanan gereja yang telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat selama hampir dua dekade.

Di tengah sukacita yang terasa, pentahbisan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan juga peneguhan peran gereja dalam merawat harapan dan memperkuat solidaritas sosial di wilayah Tambolaka dan sekitarnya.*/kominfoSBD/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement