G-RDVF5GTVXM
GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Infrastruktur Nusantara
Beranda / Nusantara / Menteri PU Tinjau Rote, Paulus Henuk Perjuangkan Sejumlah Infrastruktur Vital di Selatan NKRI

Menteri PU Tinjau Rote, Paulus Henuk Perjuangkan Sejumlah Infrastruktur Vital di Selatan NKRI

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (mengenakkan topi tii langga) ketika disambut Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk di Bandara D. C Saudale, Kabupaten Rote Ndao,, Sabtu (30/5/2026). Foto: dok.PH

BAโ€™A,SELATANINDONESIA.COM โ€” Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo ke Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (30/5/2026), tidak hanya menjadi momentum peninjauan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Sumur Bor di kawasan persawahan Kapasiok, Kecamatan Lobalain. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk mendorong percepatan sejumlah program pembangunan strategis yang dinilai penting bagi peningkatan konektivitas wilayah, produktivitas pertanian, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk secara langsung menyerahkan proposal pembangunan daerah kepada Menteri Pekerjaan Umum. Proposal tersebut memuat berbagai kebutuhan infrastruktur yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, mulai dari usulan perubahan status sejumlah ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional, perpanjangan runway Bandara D.C. Saudale, pembangunan akses menuju Titik Nol Pulau Rote, penanganan ruas Jalan Letelangga, hingga pembangunan jembatan di Saendale, Kecamatan Rote Tengah.

Menurut Bupati Paulus, dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah paling selatan Indonesia tersebut. Infrastruktur yang memadai dinilai tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik.

Selain infrastruktur transportasi, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga mengusulkan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem sanitary landfill. Usulan itu diajukan sebagai upaya menjawab tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks seiring pertumbuhan aktivitas masyarakat.

โ€œPembangunan TPA dengan sistem sanitary landfill sangat penting agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,โ€ ujar Bupati Paulus.

Tinjau Sumur Bor di Rote Ndao, Menteri PU Dorong Perluasan Layanan Irigasi dan Energi Surya untuk Ketahanan Pangan

Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut akan mendukung peningkatan kualitas lingkungan hidup sekaligus kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Respons pemerintah pusat terhadap berbagai usulan tersebut dinilai cukup positif. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum bahkan meminta para Direktur Jenderal terkait untuk segera menindaklanjuti proposal yang telah diajukan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Usai meninjau kawasan irigasi di Kapasiok, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke ruas Jalan Letelangga yang mengalami kerusakan cukup serius. Kondisi jalan yang rusak tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga telah berdampak terhadap sejumlah rumah warga di sekitar bahu jalan.

Dalam peninjauan itu, Bupati Paulus meminta dilakukan kajian teknis secara menyeluruh sebelum pekerjaan perbaikan permanen dilaksanakan. Pemerintah daerah menduga terdapat aliran sungai bawah tanah maupun sumber mata air bawah permukaan yang menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan.

Menurut Bupati Paulus, persoalan sumber air harus ditangani terlebih dahulu agar pembangunan jalan yang dilakukan nantinya memiliki daya tahan yang lebih baik dan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Ribuan Anak Muda Semarakkan AMPI NTT Night Fun Run, Waketum Golkar Melki Laka Lena: Energi Positif untuk Masa Depan Bangsa

Sementara itu, dalam dialog bersama para petani di kawasan persawahan Kapasiok, sejumlah kebutuhan mendasar juga mengemuka. Petani mengusulkan penambahan titik sumur bor untuk memperluas layanan irigasi serta perubahan sumber energi pengoperasian sumur dari bahan bakar minyak menjadi energi surya melalui pemanfaatan panel surya.

Langkah tersebut dinilai dapat menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem irigasi oleh kelompok tani.*/ph/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement