KUPANG,SELATANINDONESIA.COMย – Arah baru pembinaan olahraga menembak di Nusa Tenggara Timur mulai ditegaskan. Yosep Falentinus Delasalle Kebo yang kini menjabat Bupati Timor Tengah Utara (TTU) resmi menakhodai Perbakin NTT dengan membawa target yang tak sekadar administratif: prestasi.
Dalam rapat persiapan pelantikan di Kupang, Rabu (22/4/2026), Falen Kebo menekankan bahwa organisasi yang dipimpinnya harus bertransformasi dari sekadar wadah partisipasi menjadi mesin pencetak atlet berdaya saing. โKe depan, Perbakin tidak cukup hanya mengirim atlet ke berbagai lomba. Kita harus bicara prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,โ ujarnya.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Ia menilai, dalam beberapa tahun terakhir, geliat organisasi cenderung meredup akibat minim perhatian dan pembinaan. Kondisi tersebut, menurut dia, menjadi tanggung jawab bersama untuk segera dibenahi. โPerbakin sempat seperti tertidur. Ini saatnya kita bangkit dan menata ulang semuanya,โ katanya.
Langkah awal yang disiapkan adalah memperkuat fondasi organisasi sekaligus menghadirkan fasilitas yang memadai. Salah satu rencana strategis yang disoroti ialah pembangunan lapangan tembak di kawasan Tanah Merah. Selain itu, peninjauan lokasi sekretariat juga akan dilakukan bersama pengurus pusat sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan infrastruktur.
Bagi Falen Kebo, keberadaan fasilitas latihan yang representatif menjadi kunci dalam menciptakan atlet berprestasi. Ia ingin Perbakin NTT menjadi โrumahโ yang mampu membina, melatih, sekaligus mengembangkan potensi atlet secara berkelanjutan.
Sementara itu, panitia pelantikan memastikan seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir. Ketua panitia, Stenly Boymau, menyebut tidak ada kendala berarti menjelang acara yang akan digelar di Kupang. โSemua sudah siap. Tinggal pelaksanaan, dan seluruh tim bekerja solid,โ ujarnya.
Pelantikan ini juga dijadwalkan dihadiri Ketua Umum PB Perbakin, yang sekaligus akan meninjau langsung kesiapan daerah dalam mengembangkan cabang olahraga menembak. Kehadiran tersebut diharapkan memberi dorongan tambahan bagi Perbakin NTT untuk mempercepat langkah pembenahan.
Di tengah keterbatasan yang masih dihadapi, optimisme menjadi nada utama. Kepengurusan baru menaruh harapan bahwa olahraga menembak di NTT tak lagi sekadar hadir dalam daftar cabang, tetapi mampu menyumbang prestasi yang diperhitungkan.*/boy/ltt













Komentar