GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Di Usia ke-24, Rote Ndao Menenun Harapan Lewat UMKM

Di Usia ke-24, Rote Ndao Menenun Harapan Lewat UMKM

Penampilan pelajar membawakan tarian dengan busana adat Rote memeriahkan pembukaan rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-24 Kabupaten Rote Ndao di di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Rote Ndao pada Rabu (1/4/2026).. Foto: PPID Utama_DKISP Rote Ndao

BAโ€™A,SELATANINDONESIA.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Rote Ndao pada April 2026 tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Pemerintah daerah menjadikannya sebagai panggung strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah paling selatan NKRI itu.

Bertempat di Lapangan Christian Nehemia Dillak, rangkaian kegiatan bertajuk Pameran Pembangunan, Expo UMKM, dan Hiburan Rakyat resmi dibuka pada Rabu (1/4/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat.

Sejak hari pertama, kawasan pameran dipadati pengunjung. Ratusan stan yang berjejer menampilkan beragam produk lokal, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan, hingga layanan publik dari perangkat daerah. Kehadiran pelaku UMKM menjadi daya tarik utama, sekaligus indikator meningkatnya kepercayaan diri pelaku usaha lokal untuk tampil di ruang publik yang lebih luas.

Berlangsung selama satu bulan penuh hingga 30 April 2026, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang promosi, tetapi juga sebagai ruang interaksi ekonomi. Pemerintah daerah memadukan expo dengan festival budaya, pelatihan, hingga hiburan rakyat guna menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perputaran ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menekankan pentingnya semangat โ€œIta Esaโ€ atau โ€œkita satuโ€ sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurut dia, penguatan UMKM tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat sebagai konsumen.

Kolaborasi Pemkab Ngadaโ€“Bank NTT, Dorong Transparansi Keuangan Berbasis Digital

โ€œMomentum ini bukan sekadar perayaan, tetapi langkah konkret untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi daerah,โ€ ujarnya.

Arah kebijakan tersebut selaras dengan program unggulan daerah Mbule Sio (Sembilan Agenda Perubahan), yang menempatkan penguatan ekonomi berbasis lokal sebagai prioritas. Dalam konteks ini, UMKM didorong untuk terhubung dengan sektor pertanian (Mbule Lima), ekonomi kreatif (Mbule Ne), serta pariwisata (Mbule Falu), sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang saling menopang.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat kian terlihat. Pengunjung memadati area pameran sejak sore hari, sementara panggung hiburan diisi penampilan seni dari pelajar, mulai dari tari tradisional hingga pertunjukan modern. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan daya tarik acara, tetapi juga memperpanjang durasi kunjungan masyarakat di area expo, yang pada akhirnya berdampak langsung pada transaksi pelaku UMKM.

Sekretaris Daerah Jonas M. Selly menilai kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperlihatkan capaian pembangunan sekaligus membuka akses informasi kepada publik. Stan-stan perangkat daerah, menurut dia, juga berfungsi sebagai sarana transparansi, di mana masyarakat dapat melihat langsung program dan inovasi yang telah dijalankan pemerintah.

Dari sisi ekonomi, pola integrasi antara pameran, hiburan, dan edukasi publik ini menunjukkan pendekatan baru dalam pengembangan UMKM di daerah. Tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pemasaran, pengalaman konsumen, dan penguatan identitas lokal.

Perubahan Status Bank NTT Perkuat Fokus Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap, meningkatnya partisipasi masyarakat sepanjang rangkaian kegiatan ini dapat menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Lebih dari itu, perayaan ini diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan sekaligus membangun optimisme kolektif bahwa daerah kepulauan di selatan Indonesia ini memiliki potensi besar untuk berkembang secara mandiri dan kompetitif.*/ (PPID Utama_DKISP Rote Ndao/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement