Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla Pimpin Panen Raya, Tanda Transformasi Pertanian Tradisional Menuju Modern
TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ Hamparan sawah di Desa Kadi Wano, Kecamatan Wewewa Timur, Selasa (24/3/2026), menjadi saksi perubahan penting dalam wajah pertanian di Sumba Barat Daya. Di tengah deru mesin panen modern, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, memimpin langsung panen raya padi bersama petani, menandai langkah konkret transformasi dari sistem tradisional menuju pertanian modern yang lebih efisien dan produktif.
Untuk pertama kalinya, petani setempat memanen padi menggunakan Combine Harvester, alat bantuan pemerintah pusat yang mampu memotong, merontokkan, sekaligus membersihkan gabah dalam satu proses. Kehadiran teknologi ini bukan sekadar inovasi alat, melainkan simbol perubahan cara kerja dan peningkatan kapasitas sektor pertanian di daerah.
Ketua Kelompok Tani Dama Nuka, Kornelis Yelu Dama, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, penggunaan Combine Harvester secara signifikan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual sekaligus mempercepat waktu panen.
โDengan alat ini, kami bisa bekerja lebih cepat dan efisien. Dulu panen membutuhkan banyak tenaga dan waktu, sekarang jauh lebih ringan,โ ujarnya.
Pada panen kali ini, lahan seluas 25 hektar berhasil dipanen dengan estimasi hasil mencapai sekitar 7 ton per hektar. Angka tersebut menunjukkan potensi besar peningkatan produksi apabila dukungan teknologi terus diperluas.
Bupati Ratu Wulla dalam sambutannya menegaskan, modernisasi pertanian menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut, hingga saat ini Kabupaten Sumba Barat Daya telah memiliki empat unit Combine Harvester dan akan segera mendapatkan tambahan dua unit lagi.
โIni adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan alat modern, petani tidak hanya bekerja lebih cepat, tetapi juga mampu meningkatkan hasil panen,โ katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan alat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh kelompok tani. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berupaya menghadirkan berbagai bantuan dan program yang berpihak pada petani.
Di sela kegiatan, Bupati Ratu Wulla bahkan turun langsung mengoperasikan Combine Harvester, mengemudikan mesin tersebut dan melakukan beberapa putaran di area persawahan. Kehadiran langsung kepala daerah di tengah petani dinilai sebagai bentuk dukungan nyata sekaligus dorongan moral bagi masyarakat.
Panen raya ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk unsur DPRD dan pimpinan perangkat daerah terkait, yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi lokal.
Transformasi pertanian di Sumba Barat Daya kini mulai menunjukkan arah yang jelas. Dari pola tradisional yang mengandalkan tenaga manusia, beralih menuju sistem modern berbasis teknologi. Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan aktif petani, sektor ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*/kominfoSBD/llt













Komentar