KEFAMENANU,SELATANINDONESIA.COM โ Deru mesin balap menggema sejak pagi di Sirkuit Balap Alun-Alun Lapangan Oemanu, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Sabtu (30/5/2026). Ribuan pasang mata tertuju ke lintasan jalan raya yang untuk tiga hari disulap menjadi arena adu cepat para pebalap terbaik dari Nusa Tenggara Timur, berbagai daerah di Indonesia, hingga Asia dalam Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix Piala Tetap Bupati Timor Tengah Utara 2026.
Atmosfer balap terasa begitu hidup. Sorak penonton bersahutan setiap kali para rider memacu motornya di lintasan, menghadirkan tontonan yang memadukan kecepatan, keberanian, dan keterampilan. Ajang ini mempertandingkan sejumlah kelas, mulai dari Expert Open Nasional hingga kelas-kelas khusus bagi pebalap lokal NTT yang menjadi ruang pembinaan talenta muda daerah.
Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo yang membuka kejuaraan tersebut menegaskan bahwa Kefa Prix bukan sekadar perlombaan mencari yang tercepat di lintasan. Event ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan untuk menyediakan wadah yang aman dan profesional bagi generasi muda dalam menyalurkan minat di dunia otomotif.
Menurutnya, olahraga balap motor mengajarkan disiplin, keberanian, sportivitas, serta penghormatan terhadap aturan. Karena itu, kehadiran kejuaraan resmi seperti Kefa Prix diharapkan mampu mendorong lahirnya pebalap-pebalap muda berprestasi sekaligus menjadi alternatif positif dibanding praktik balap liar di jalan raya.
Namun, gaung Kefa Prix tahun ini tidak hanya terdengar dari lintasan balap. Kehadiran sekitar 15 pebalap nasional dan Asia, bersama ratusan kru, ofisial, dan penonton dari berbagai daerah, ikut menggerakkan denyut ekonomi lokal. Hotel dan penginapan mengalami peningkatan okupansi, sementara pelaku UMKM, pedagang kuliner, jasa transportasi, hingga sektor ekonomi kreatif menikmati meningkatnya aktivitas selama event berlangsung.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo ketika pembukaan Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix Piala Tetap Bupati Timor Tengah Utara 2026 di Lapangan Oemanu, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Sabtu (30/5/2026). Foto: Foto: Kominfotik TTU
Ketua IMI Kabupaten TTU, Hendro Meko, menyebut Kefa Prix dirancang bukan hanya sebagai hiburan olahraga, tetapi juga sebagai sarana pencarian bibit pebalap muda yang berpotensi menembus level nasional. Kejuaraan ini sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga otomotif dapat tumbuh sebagai ekosistem yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kejuaraan Open Road Race Kefa Prix Piala Tetap Bupati TTU 2026 berlangsung pada 29โ31 Mei dan menjadi salah satu agenda otomotif terbesar di Kabupaten Timor Tengah Utara tahun ini. Di tengah gemuruh mesin dan aroma persaingan, Kefa Prix memperlihatkan bahwa sebuah ajang balap tidak hanya melahirkan juara di lintasan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah dan memperkuat identitas Kefamenanu sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Nusa Tenggara Timur.*/ Kominfotik TTU/llt



Komentar