GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Eksbis Nusantara
Beranda / Nusantara / WTP 5 Tahun Beruntun, NTT Terima Penghargaan dari Kemenkeu

WTP 5 Tahun Beruntun, NTT Terima Penghargaan dari Kemenkeu

Kepala Badan Keuangan Daerah NTT, Zacharias Moruk

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Provinsi NTT mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)ย  untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama lima tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020, Selasa (22/9/2020). Rakernas yang dilaksanakan secara virtual tersebut bertemakan Tantangan Akuntabilitas Keuangan Negara dalam Penanganan Pandemi Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Provinsiย  NTT mendapatkan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2019. Ada 286 entitasย  laporan dari Kementerian/Lembaga (K/L)ย  dan Pemerintah Daerah (Pemda)ย  yang menerima penghargaan karena raihan WTP 5 tahun berturut-turut. Sementara K/Lย  dan Pemda yang memperoleh Penghargaan karena 10 kali berturut WTP sejumlah 41 entitas. Untuk laporan keuangan tahun 2019, adaย  570 entitas yang dapatkan WTP.

Dalam acara virtual yang dihadiri sekitar 1.000 orang perwakilan dari K/L dan Pemda, Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah melakukan sinergi kuat dalam wujudkan pertanggungjawaban keuangan negara secaraย  profesional, akuntabel dan transparan.ย  Apresiasi khusus diberikan kepada BPK sebagaiย  eksternal auditor.

โ€œWTP merupakan tanda meningkatnya kualitas dari laporan keuangan pemerintah. Untuk tahun 2019, terjadi peningkatan WTP dari kementerian/lembaga yakni sebanyak 84 entitas dari 81ย  pada tahun 2018. Sementara untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerahย  (LKPD) tahun anggararan 2019, ada sejumlahย  486 yang terima WTP dari 542 Pemerintah Daerah secara keseluruhan, atau 89,7 persen. Capaian ini diharapkan jadi indikator, tidak hanya dalam pengelolaan keuangan negara tapi juga menggambarkan fungsi dan tugas tanggung jawab Pemerintah yang lebih baik,โ€ jelas Sri Mulyani.

NTT Mart Jadi Etalase, Wapres Gibran Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Mantan Direktur Bank Dunia tersebut mengharapkan agar K/L dan pemda yang belum peroleh WTP, dapat mengambil langkah yang efektif dan terukur untuk jalankan rekomendasi dari BPK secara sungguh-sunggguh.

โ€œDengan komitmen dan perbaikan tata kelola keuangan daerah yang komprehensif diharapkan kementerian/lembaga dan Pemerintah Daerah yang belum dapatkan WTP, dapat memperolehnya pada tahun 2020 ini,โ€ pungkas Sri Mulyani.

Kepala Badan Keuangan Daerah NTT, Zacharias Moruk yang mengikuti Rakernas secara virtual dari Ruang Rapat Asisten Kantor Gubernur menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya untuk mempertahankan prestasi tersebut. Juga akan memperkuat koordinasi, kerjasama dan monitoring dengan berbagai pihak agar semakin banyak Kabupaten/Kota yang mendapatkan WTP.

โ€œSejak tahun 2015 sampai dengan tahun 2020, baru 2 kabupaten yang sudahย  dapatkan WTP empat kali yakni Kabupaten Sikka dan Sumba Timur.ย  Untuk LKPD 2019, ada 11 kabupaten/kotaย  yang dapatkan WTP. Salah satunya Kota Kupang, setelah sekianย  lama tidak dapatkan WTP. Target kami, tahun 2022, semua Kabupaten/Kota di NTT dapatkan WTP.” jelas Zacharias Moruk.

Terkait dengan pandemi covid-19 yang jadi tantangan besar pengelolaan keuangan negara dan daerahย  tahun anggaran 2020, Zacharias Moruk tetap optimis Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota akan tetap meraih WTP. Pemerintah Provinsi tetap mengawal proses refokusing dan realokasi anggaran yang dilaksanakanย  Kabupaten/Kota se- NTT sehingga dapatย  berjalan dengan baik.

Buka Festival dan Pawai Paskah di Kupang, Wapres Gibran Soroti Persatuan, Gubernur Melki Dorong Pembangunan NTT

โ€œSudah 5 kabupaten yang sudah mengajukan perubahan anggaran untuk tahun 2020 ini yakni kabupaten Kupang, TTS, Sumba Timur, Ngada dan Sumba Barat Daya. Kami targetkan akhir September atau awal Oktober, APBD perubahan ini dapat selesai baik untuk Provinsi maupun seluruh Kabupaten/Kota di NTT.โ€ pungkas Zacharias Moruk. *)AvenHumas

Editor: Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement