GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Unkriswina Sumba dan PT Muria Sumba Manis Jajaki Kolaborasi Penguatan SDM Lokal

Unkriswina Sumba dan PT Muria Sumba Manis Jajaki Kolaborasi Penguatan SDM Lokal

Rektor Unkriswina Sumba Dr. Umbu Ho Ara, dan rombongan kampus diterima Managing Director PT Muria Sumba Manis (MSM) Budi Hediana saat kunjungan di pabrik gula terbesar di NTT yang terletak di Desa Wanga, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (1/4/2026). Foto: humasUnkriswina

WAINGAPU,SELATANINDONESIA.COM – Di tengah bentang savana Sumba Timur yang kering namun menyimpan potensi agraria, perjumpaan antara kampus dan industri kembali menemukan momentumnya. Universitas Kristen Wira Wacana Sumba (Unkriswina Sumba) menapaki kawasan industri tebu milik PT Muria Sumba Manis di Desa Wanga, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (1/4/2026), membuka ruang dialog yang tak sekadar seremonial, tetapi menjajaki arah baru kemitraan pengetahuan dan produksi.

Dipimpin Rektor Dr. Umbu Ho Ara, rombongan kampus diterima langsung Managing Director Budi Hediana bersama jajaran manajemen. Percakapan berlangsung cair, membahas kemungkinan kerja sama yang menjembatani kebutuhan dunia industri dengan penguatan kapasitas akademik, mulai dari praktik lapangan mahasiswa hingga riset terapan di sektor agroindustri.

Di luar ruang audiensi, lanskap industri terbentang: hamparan kebun tebu dan fasilitas pengolahan yang menjadi tulang punggung operasi perusahaan. Peninjauan lapangan memberi gambaran konkret tentang bagaimana proses budidaya hingga pengolahan gula berlangsung dalam satu ekosistem terintegrasi.

Didirikan pada 2014, PT Muria Sumba Manis tumbuh sebagai salah satu proyek agribisnis strategis di Indonesia timur. Perusahaan ini mengembangkan perkebunan tebu sekaligus mengoperasikan pabrik gula modern pertama di Nusa Tenggara Timur, yang berlokasi di Sumba Timur. Kehadirannya tidak hanya dimaksudkan untuk produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya nasional mendorong swasembada gula dan mengurangi ketergantungan impor.

Pabrik gula yang mulai beroperasi pada akhir 2021 itu menjadi simpul penting industrialisasi di wilayah yang selama ini lebih dikenal dengan sektor peternakan dan pertanian tradisional. Dengan pendekatan terintegrasi, dari lahan hingga pengolahan, perusahaan ini juga menjadi salah satu pabrik gula terbesar di NTT serta bagian dari pengembangan kawasan transmigrasi Melolo.

Kolaborasi Pemkab Ngadaโ€“Bank NTT, Dorong Transparansi Keuangan Berbasis Digital

Dalam satu dekade kiprahnya, perusahaan ini menegaskan diri tidak semata sebagai entitas bisnis. Program pemberdayaan masyarakat, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pembangunan fasilitas pendidikan menjadi bagian dari strategi sosialnya. Pada 2025, misalnya, perusahaan ini memperoleh penghargaan dalam bidang pengembangan desa berkelanjutan melalui program berbasis masyarakat.

Sebelumnya, inovasi di sektor operasional juga mengantarkan mereka meraih pengakuan dalam ajang nasional Operational Excellence Conference.

Dalam konteks itulah, kunjungan Unkriswina Sumba menemukan relevansinya. Industri yang terus berkembang membutuhkan sumber daya manusia terampil dan adaptif, sementara perguruan tinggi dituntut menghasilkan lulusan yang tak terputus dari realitas lapangan.

Pihak Unkriswina menyampaikan apresiasi atas keterbukaan perusahaan, melihat kunjungan ini sebagai pintu masuk membangun sinergi berkelanjutan. Bagi kedua pihak, kolaborasi bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan di tengah upaya mendorong transformasi ekonomi di wilayah timur Indonesia.

Di Wanga, dialog itu mungkin baru dimulai. Namun, dari pertemuan singkat antara kampus dan pabrik gula, tersirat harapan lebih besar: bahwa pengetahuan dan industri dapat berjalan seiring, mengolah potensi lokal menjadi nilai tambah yang berkelanjutan.*/humasUnkriswina/llt

Perubahan Status Bank NTT Perkuat Fokus Pembangunan Daerah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement