G-RDVF5GTVXM

Tag: Fraksi Partai Golkar

  • Parang dan Nowing dari Pandai & Demondei, Lambang Keperkasaan Doris Rihi yang Membangun Flotim dengan Tulus

    Parang dan Nowing dari Pandai & Demondei, Lambang Keperkasaan Doris Rihi yang Membangun Flotim dengan Tulus

    LARANTUKA,SELATANINDONESIA.COM – Tokoh adat dan tokoh masyarakat yang dipimpin Kepala Desa Demondei Wilfridus Wulan dan Kepala Desa Pandai Philipus Poli di Kecamatan Wotan Ulumado, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur mendatangi Rumah Jabatan Bupati Flores Timur, Minggu (16/4/2023). Mereka membawa sebilah parang panjang khas Adonara, juga selendang dan Nowing-tenunan untuk lelaki Lamaholot.

    Parang tersebut diserahkan ke Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi. Juga selendang dan Nowing dikenakkan kepada putra Sabu Raijua yang hampir setahun memimpin Kabupaten di ujung Timur pulau Flores itu.

    Parang, Selendang dan Nowing tersebut sebagai lambang keperkasaan lelaki Lamaholot yang disematkan kepada Doris Rihi. Warga masyarakat memandang, Dorsi Rihi adalah sosok pemimpin Lewotanah Flores Timur yang membangun wilayah di tiga pulau itu dengan hati yang tulus. Termasuk membangun kemitraan yang harmonis dengan Pemerintah Pusat melalaui Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng yang berhasil memperjuangkan anggaran dana inpres sebesar Rp 79 Miliar untuk pembangunan infrastruktur di Flotim tahun ini.

    “Masyarakat menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Penjabat Bupati Flotim atas perhatian memperbaiki infrastruktur jalan dari dan ke Desa Pandai dan Demondei tahun ini,” sebut Plt. Sekda Flotim, Petrus Pedo Maran yang ikut mendampingi Penjabat Bupati Flotim, Doris Alexander Rihi ketika menerima kunjungan tersebut.

    Selain itu, parang yang diserahkan tersebut sebagai penyatuan tekad bersama mengawal komitmen pembangunan bersama di Kabupaten Flores Timur. “Pak Penjabat Bupati sangat terharu dan menyampaikan terima kasih atas ungkapan tulus masyarakat melalui tokoh adat, dan Kepala Desa Demondei dan Pandai,” ujar Pedo Maran.

    Melky Mekeng Perjuangkan Dana Inpres Rp 79 M untuk Infrastruktur Flotim

    Sebelumnya diberitakan, perhatian dan dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Flores Timur kian gencar dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng. Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil NTT 1 itu kembali memperjuangkan dana Inpres untuk pembangunan ruas jalan di Adonara, Solor dan Flores Timur daratan. Jalur jalan yang bakal dibiayai oleh dana tersebut merupakan nadi perekonomian masyarakat yang tersebar di tiga pulau.

    Total anggaran yang tengah diperjuangkan untuk membangun tiga ruas jalan di tiga pulau di Kabupaten Flores Timur tahun 2023 sebesar Rp 79.600.000.000

    “Indikasi ruas jalan yang dapat anggaran dari dana Inpres, saya masih harus berjuang lagi di Departemen Keuangan agar anggarannya disiapkan. Termasuk ruas jalan di daerah Kolaka, Tanjung Bunga,” sebut Anggota Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng kepada SelatanIndonesia.com, Jumat (14/4/2023).

    Politisi senior Partai Golkar itu merincikan, tiga ruas jalan yang bakal diperjuangkan anggarannya itu diantaranya:

    1. Ruas Pandai-Demondai-Danibao di Pulau Adonara sebesar Rp. 28.400.000.000
    2. Ruas Ritaebang-Tanahlein-Lamaole di Pulua Solor sebesar Rp. 21.200.000.000
    3. Ruas Simpang Seduku-Kawalelo-Likotudeng-Lamika di Flotim daratan sebesar Rp. 30.000.000.000

    Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Flores Timur, Yosep sani Betan yang dihubungi mengatakan, Golkar secara hirarki berkomitmen untuk memperjuangkan kebutuhan infrastruktur jalan dan jembatan melalui jalur komisisi anggota Fraksi yang terintegrasi dari Pusat hingga daerah.

    Ketua DPRD Flotim periode 2014-2019 ini mengatakan, dengan kondisi kemampuan keuangan daerah yang sangat terbatas dan ketergantungan akan fiskal pusat yang tinggi maka dituntut terobosan- terobosan yang baru untuk memperjuangkan anggaran dari pusat untuk membangun daerah lewat APBN. “Inilah yang selalu konsisten dilakukan oleh Partai Golkar dalam diri Pak Mechias Markus Mekeng. Kali ini atas perjuangannya Flotim kembali diperjuangkan dan mengawal danah atas usulan  Pemerintah Flotim melalui Pak Penjabat Bupati Doris Alexander Rihi sebesar Rp 138,4 miliar,” sebut Nani Betan.

    Dijelaskan Nani Betan, saat ini atas perjuangan Melchias Markus Mekeng sudah terindikasi 3 paket ruas jalan senilai Rp 79,6 miliar yang mendapat anggran dari dana Inpres. “Tentu ini masih harus diberjuangkan lanjut oleh Pak Mekemg di Departemen Keuangan agar anggaran bisa disiapkan dan teralisasi,” katanya.

    Ia menambahkan, sisa dari paket lainnya yang telah diusulkan oleh Penjabat Bupati Flotim akan diperjuangkan di tahun 2024 senilai Rp 58.8 M. “Kita doakan dan memberi dukungan.agar perjuangan lanjutan tersebut dapat terwujud. Kita patut berterimakasih kepada Pemerintah daerah Flotim lewat Pak Doris Rihi yang begitu pekah dan cepat merespon seluruh peluang secara cepat lewat penyediaan dokumen pendukung,” ujar Nani Betan.***Laurens Leba Tukan

     

  • Program Mekeng Bedah Rumah, Tuntas Rumah ke 40 di Nelle Urung Sikka

    Program Mekeng Bedah Rumah, Tuntas Rumah ke 40 di Nelle Urung Sikka

    MAUMERE,SELATANINDONESIA.COM – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng mengukir karya spektakuler di tiga Kabupaten di daerah pemilihannya yaitu Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata.  Anggota Komisi XI DPR RI dari Dapil NTT I ini menghadirkan sebuah program yang bakal dikenang sepanjang jaman yaitu bedah rumah warga kurang mampuh.

    Sejak diluncurkan pertama kali di Kabupaten Sikka pada Selasa (16/5/2022) silam, kini sudah 40 unit rumah layak huni yang sudah selesai dibangun. Terakhir, adalah rumah milik Laurensius Meja warga Desa Nelle Urung, Kecamatan Nele, Kabupaten Sikka.

    Laurensius Meja yang sebelumnya bertahun-tahun mendiami rumah reot berdinding bambu, kini sudah mendiami rumah tembok, beratap senag dan lantai semen. “Terima kasih Pak Melky Mekeng dan tim Partai Golkar Sikka yang sudah membangun rumah tembok baru bagi saya dan kelurga. Kami hanya bisa berdoa semoga Tuhan dan Bunda Maria selalu melindungi Pak Melky Mekeng dan Keluarga Besar Golkar,” sebut Laurensius.

    Melky Mekeng yang dihubungi SelatanIndonesia.com, Senin (10/4/2023) mengatakan, Mekeng Bedah Rumah adalah program murni darinya selaku anggota DPR RI bersama Partai Golkar. “Program ini saya buat di tiga kabupaten yaitu Sikka, Flotim dan Lembata, dan hari ini rumah yang ke 40 ramoung dikerjakan,” sebut anggota DPR RI lima periode ini.

    Dijelaskan Melki Mekeng, alasan pelaksanaan program bedah rumah itu karena selama dirinya berkeliling di daerah pemilihannya, ia melihat masih banyak rumah warga yang sudah tidak layak huni. “Makanya saya pikir, beberapa prioritas pembangunan yang sudah saya laksanakan selama saya menjabat ini, saya prioritaskan bedah rumah, tidak mungkin saya seorang Melkias Markus Mekeng menyelesaikan semua masalah. Tetapi ini sebuah inisiasi agar orang-orang lain yang ingin berbuat sesuatu bisa melakukan hal yang sama. Saya berharap, ini karya dari Partai Golkar dan tidak bisa lepas dari legacy Partai Golkar,” ujarnya.

    Mekeng berharap, dengan kegiatan ini masyarakat Kabupaten Sikka menyadari bahwa Partai Golkar sangat egaliter dan langsung berhubungan dengan masyarakat banyak. Ia mengatakan, rumah warga yang akan dibedah melalui program “Mekeng Bedah Rumah” tersebar di tiga kabupaten yakni Sikka, Flores Timur dan Lembata dengan besaran anggaran maksimum masing-masing rumah sebesar Rp 25 juta.***Laurens Leba Tukan

  • Waketum Golkar Melky Mekeng Desak Sri Mulyani Terapkan Digitalisasi Pajak

    Waketum Golkar Melky Mekeng Desak Sri Mulyani Terapkan Digitalisasi Pajak

    JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Golkar yang juga Anggota Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng mendesak Menteri Keuangan Sri Mulyani agar menerapkan system digitalisasi perpajakan. Ia menilai, persoalan utama mengapa para mafia pajak ini masih saja muncul dan bertebaran, karena ruang mereka beroperasi masih sangat terbuka lebar.

    Salah satu celah yang paling klasik adalah masih adanya pertemuan antara wajib pajak dengan pegawai pajak alias fiskus. Kondisi ini kata dia, adalah celah paling besar peluang terjadinya pelanggaran perpajakan khususnya di Indonesia.

    “Kita masih menggunakan metode man to man, orang ketemu orang, ini penyakitnya. Kalau fiskus ketemu dengan wajib pajak, pasti akan terjadi negosiasi, apalagi wajib pajaknya tahu kalau dia punya kesalahan, ketemu fiskus yang mentalnya babak belur, ya terjadi transaksi, itu tidak bisa dihindari dan bisa terjadi kapan saja,” sebut Melky Mekeng dikutip dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi XI DPR RI dengan Kementerian Keuangan di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/3/2023).

    Politisi asal Kabupaten Sikka ini menegaskan, harus ada pembenahan yang lebih serius. Pasalnya, ketika sistem seperti ini masih terjadi dan ada penindakan terhadap mereka, maka kondisi tersebut akan berlanjut lagi di kemudian hari. “Besok kita selesai, besoknya minggu depan ada lagi, karena Ibu (Menkeu) membawahi 44 ribu pegawai pajak itu,” sebut Melky Mekeng.

    Itu pasalnya, Melky Mekeng mendorong agar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membangun sebuah sistem khusus yang berpotensi memangkas ruang gerak para mafia pajak di lingkungan kantornya, yakni digitalisasi.

    “Hanya sistem yang bisa menghentikan ini semua. Sistemnya apa, ya digitalisasi. Masa orang sehebat-hebat di Departemen Keuangan di Dirjen Pajak nggak bisa membuat sistem yang kayak gini. Ini masalah mau atau tidak aja,” tuturnya.

    Ia meminta agar Menkeu Sri Mulyani memperhatikan betul sarannya ini, sehingga ketika tidak menjadi menteri lagi, Sri Mulyani bisa meninggalkan legacy yang baik untuk penerusnya nanti. “Nanti kalau Ibu udah nggak jadi Menteri, kalau sistemnya masih begini pasti muncul lagi. Gayus begitu meledak, sekarang RAT, dan masih banyak menurut hemat saya yang model-model RAT,” tandasnya.

    Melky Mekeng menyebut sarannya itu penting agar wajah Kementerian Keuangan khususnya di Dirjen Pajak maupun Dirjen Bea Cukai tidak tercoreng lagi dengan ulah para oknum pegawainya yang tidak memiliki moralitas di dalam menjalankna tugasnya. “Kasihan dengan para pegawai pajak dan lain-lain yang masih memiliki integritas yang baik harus terdampak negatif akibat ulah teman-teman seprofesinya. Pegawai pajak yang baik dan bener-bener (bekerja) itu banyak. Tapi mereka akibatnya perbuatan RAT muka mereka tercoreng semua termasuk muka ibu Menteri tercoreng,” ujarnya.***Laurens Leba Tukan

     

  • Setelah Ditemui Waketum Golkar Melky Mekeng Soal BBM, BPH Migas Sepekan Ini Kunjungi Lembata dan Flotim

    Setelah Ditemui Waketum Golkar Melky Mekeng Soal BBM, BPH Migas Sepekan Ini Kunjungi Lembata dan Flotim

    JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Lembata dan Flores Timur bakal segera teratasi. Setelah sepekan silam Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Melchias Makus Mekeng menemui Menteri ESDM Arifin Tasrif dan BPH Migas serta Direktur PT Pertamina Parta Niaga, akhirnya BPH Migas segera turun ke Lembata dan Flores Timur untuk melihat kondisi lapangan.

    BPH Migas dijadwalkan akan ke Lembata dan Flores Timur mulai Kamis 16 Maret 2023 hingga Senin 20 Maret 2023. Kedatangan BPH Migas ke Lembata dan Flores Timur itu sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara Wakil Ketua Umum DPP Golkar yang juga Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng dan rombongan diantaranya Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa, Penjabat Bupati Flotim Doris Alexander Rihi, Ketua DPRD Lembata Petrus Gero serta Sekda Lembata Paskalis Ola Tapobali dengan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta.

    Dari jadwal yang diterima dari SuluhNusa (weeklyline media network), Selasa (14/3/2023), BPH Migas akan tiba di Lembata, Kamis 16 Maret 2023. Mereka berada di Lembata untuk memantau BBM dan berbagai persoalan lainnya selama dua hari.

    Dalam jadwal, disebutkan rombongan BPH Migas usai turun dari pesawat langsung melakukan sosialisasi tentang peraturan terkait penyediaan dan pendistribusian BBM, Kamis 26 Maret 2023. Usai sosialisasi BPH Migas dijadwalkan melakukan peninjauan ke Depo Mini Jober di lokasi Pelabuhan Lewoleba.

    Hari berikutnya, 17 Maret 2023, BPH Migas akan memantau dan melakukan pengawasan terhadap BBM di APMS dan SPBU. Dari Lembata rombongan BPH Migas akan melanjutkan kunjungan ke Kupang untuk memantau dan mengawasi Minyak Tanah dan selanjutnya ke Flores Timur untuk mengawasi BBM.

    Wakil Ketua Umum DPP Golkar yang juga Anggota Komisi XI DPR RI dari Daerah Pemilihan NTT I, Melchias Markus Mekeng membenarkan tentang jadwal kunjungan BPH Migas ke Lembata dan Flotim. “Benar, saya dilaporkan bahwa BPH Migas akan ke Lembata dan Flotim. Namun saya karena masih ada agenda penting lain sehingga tidak bisa sama-sama. Ada staf ahli saya Alex Atawolo yang menwakili saya untuk sama-sama dengan rombongan BPH Migas ke Lembata dan Flotim,” sebut Melky Mekeng yang dihubungi SelatanIndonesia.com.

    Ia berpesan agar Pemda Lembata dan Flotim dapat mefasilitasi dengan baik segala agenda BPH Migas selama di sana agar masalah kelangkaan BBM bisa segera teratasi. “Saya terus desak Menteri ESDM dan BPH Migas serta PT Pertamina Patra Niaga agar segera atasi kelangkaan BBM di wilayah itu,” ujar mantan Ketua Banggar DPR RI itu.

    Kunjungan BPH Migas ini dibenarkan, Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa ketika dihubungi pertelepon, Senin (14/3/2023. “Ya”, Jawab Marsianus Jawa singkat ketika dikonfirmasi SuluhNusa terkait kebenaran kunjungan BPH Migas selama dua hari, Kamis 16 Maret dan Jumad, 17 Maret 2023.

    Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi juga membenarkan kunjungan BPH Migas di Flores Timur. “Iya di Larantuka, nanti ada Sekda yang damping karena tanggal tersebut yang di Kupang ada kegiatan penting yang tidak bisa diwakilkan,” sebut Doris Rihi Ketika dikonfirmasi tentang jadwal kunjungan BPH Migas  di Flotim.

    Sebelumnya diberitakan Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 6 Maret 2023 mengaku kunjungan BPH Migas menindaklanjuti pembahasan BBM bersama Penjabat Bupati, Ketua DPRD Lembata, dan anggota DPR RI Melchias Markus Mekeng. “Kita tunggu kehadiran BPH Migas dan Pertamina di Lembata supaya mereka lihat keadaan sebenarnya di sini,” ungkapnya.***Laurens Leba Tukan

  • Waketum Golkar Melky Mekeng Bantu Banana Boat dan Kontainer UMKM di Pantai Larantuka

    Waketum Golkar Melky Mekeng Bantu Banana Boat dan Kontainer UMKM di Pantai Larantuka

    LARANTUKA,SELATANINDONESIA.COM – Larantuka, Nagi Tua Tepi Pante. Begitulah tulisan yang terpampang di bibir pante Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Minggu (26/2/2023) siang, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar yang juga Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng mengunjungi lokasi wisata pantai di jalur utama Kota Larantuka tersebut.

    Melky Mekeng didampingi Ketua DPD II Golkar Flotim Yoseph Sani Betan dan para anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Flotim yaitu Ignas Boli Uran, Adam Beda Sabon dan Adrianus Sintu Kelen.

    Bantuan Banana Boat dan Kontainer UMKM diterima oleh Lurah Balela Yones Eka Putra Lamuri disaksikan para pelaku UMKM dan Karang Taruna Kelurahan Balela sebagai pengelola wisata pantai tersebut.

    Melky Mekeng mengatakan, bantuan itu diberikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pelaku UMKM. “Semoga lokasi seperti ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Flotim dalam memanfaatkan potensi yang ada di sekitar. Seperti yang saya sudah lakukan di Hadakewa Lembata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan dan akan menambah pendapatan bagi masyarakat,” sebut Melky Mekeng.

    Ia mendorong masyarakat lain di Flotim agar terus memanfaatkan  peluang usaha agar bisa terbantu dari aspek pendapatan. “Saya harapkan ada lagi jenis usaha seperti ini dan saya sebagai wakil rakyat di DPR RI akan terus berusaha memberikan bantuan dan dukungan agar pendapatan masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

    Melky Mekeng mengharapkan agar para pelaku UMKM di lokasi itu untuk terus menjaga kebersihan dan kerapian lokasi wisata tersebut agar tetap terjaga dengan baik. “Dimana-mana kalau lokasi wisata itu tempatnya bersih dan rapi maka orang akan datang menikmati. Mereka akan berbelanja semua jualan yang disiapkan disini. Apalagi ada kuliner lokal Flotim yang disajikan disini. Ini akan menambah pendapatan masyarakat kita,” sebut Melky Mekeng.

    Anggota DPR RI lima periode itu menyampaikan kepada masyarakat bahwa jika masih ada UMKM yang hendak membutuhkan modal usaha agar menyiapkan proposal usaha dan akan diperjuangkan. “Proposal usaha yang diajukan tentu dengan berbagai syarat yang harus dipenuhi dan akan kita perjuangkan demi membantu usaha kecil masyaraat kita,” ujar Mekeng.

    Lurah Balela, Yones Eka Putra Lamuri menyampaikan terima kasih kepada Waketum Golkar yang juga Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng yang sudah sekian kalinya mengunjungi Kelurahan Balela. “Semenjak saya menjadi Lurah Balela, ini kali kedua Bapak Melky Mekeng dating kesini. Pertama ketika meluncurkan Program Mekeng Bedah Rumah dan kini bantuan untuk Banana Boat dan Kontainer UMKM. Ini sungguh luar biasa,” sebut Lurah Balela.

    Dia menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan dukungan untuk UMKM di Kelurahan Balela, juga dana modal usaha yang diberikan untuk warga Balela yang diperuntukan bagi modal berbagai jenis usaha. “Dengan bantuan Banana Boat dan Kontainer UMKM ini ada kenaikan kunjungan di loasi ini. Bahkan pengunjung dari Maumere, Ende dan Labuan Bajo juga berkunjung di Balela. Karena memang posisinya persisi di jalur jalan Nasional dan Balela menjadi titik pusat Perayaan Semana Santa,” katanya.

    Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan kunjungan kerja (kunker) Melchias Markus Mekeng di Kabupaten Flores Timur sejak Jumat (24/2/2023) hingga Selasa (28/2/2023). Selanjutnya Melky Mekeng melakukan kegiatan tatap muka dan dialog serta menemui para penerima program Mekeng Bedah Rumah di Kelurahan Waibalun dan Desa Lewoloba. ***Laurens Leba Tukan

     

  • Politisi Golkar Gabriel Manek Serap Beragam Aspirasi Warga Silawan di Tepi Batas RI-RDTL

    Politisi Golkar Gabriel Manek Serap Beragam Aspirasi Warga Silawan di Tepi Batas RI-RDTL

    ATAMBUA,SELATANINDONESIA.COM – Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT, Gabriel Manek melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh adat dan anggota masyarakat Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu pada pada Sabtu (25/2/2023). Desa Silawan adalah salah satu desa dari beberapa desa di Kabupaten Belu yang berada di daerah perbatasan antara NKRI dan RDTL.

    Gabriel Manek berdialog dengan tokoh-tokoh adat suku Mane Kiik serta tokoh adat suku lain dan masyarakat itu dilakukan di Lopo Adat Suku Mane Kiik. Berbagai aspirasi menonjol yang disampaikan para tokoh adat dan msyrakat Silawan untuk diperjuangkan Gabriel Manek.

    “Masyarakat mendesak pemerintah harus memiliki kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan. Selain itu pemerintah perlu memperhatikan rumah-rumah masyarakat desa Silawan yang tidak layak huni. Pasalnya, sangat kontras (mencolok) apabila dibandingkan dengan bangunan-bangunan dan fasilitas-fasilitas PLBN yang begitu megah dan mewah,” sebut Gabriel Manek kepada SelatanIndonesia.com, Sabtu (25/2/2023).

    Tidak hanya itu, pemerintah juga perlu memperhatikan anak-anak desa Silawan yang telah menamatkan sekolahnya (SMP, SMA dan PT) agar diterima bekerja di PLBN. “Janganlah anak-anak kami hanya menjadi penonton. Dan pemerintah perlu membantu masyarakat desa Silawan dengan program-program pemberdayaan ekonomi melalui kelompok masyarakat, terutama sektor pertanian seperti peternakan sedang dan kecil misalnya kambing, babi dan unggas serta alat-alat tangkap ikan,” sebut Gabriel.

    Mantan Bupati TTU itu bertekad akan memperjuangkan aspirasi dan harapan masyarakat Silawa tersebut. “Wilayah perbatasan itu merupakan beranda depan dari negara kita sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Karena disanalah wajah terdepan bangsa Indonesia,” ujar Gabriel Manek.***Laurens Leba Tukan