GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Nusantara
Beranda / Nusantara / Saat Laut Menjadi Tumpuan, SBD Menjemput Sejahtera Lewat LAUTRA; Rp1,38 M untuk Lima BUMDes

Saat Laut Menjadi Tumpuan, SBD Menjemput Sejahtera Lewat LAUTRA; Rp1,38 M untuk Lima BUMDes

Mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan, R. Bambang Adhitya N didampingi Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Binnu Wulla ketika menyerahkan bantuan dana sebesar Rp1,38 M kepada lima BUMDes dalam Program Laut untuk Sejahtera (LAUTRA) di Kabupaten Sumba Barat Daya, Selasa (21/4/2026). Foto: prokopimSBD

Program Laut untuk Sejahtera (LAUTRA) hadir di Kabupaten Sumba Barat Daya bukan sekadar proyek, melainkan ikhtiar untuk merawat laut sekaligus menghidupkan masa depan masyarakat pesisir.

TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ€” Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan komitmennya untuk memastikan Program Laut untuk Sejahtera (LAUTRA) berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Program yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah pesisir.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penajaman Perencanaan Pembangunan Kampung LAUTRA yang digelar di Aula Kantor Bupati SBD, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan untuk menyelaraskan langkah pembangunan berbasis laut.

Mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan, R. Bambang Adhitya N menyampaikan bahwa LAUTRA dirancang sebagai program terpadu yang menjangkau 11 provinsi di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur. Program ini telah berjalan sejak November 2023 di sejumlah lokasi strategis, seperti Taman Nasional Perairan Laut Sawu.

Menurutnya, LAUTRA tidak hanya menitikberatkan pada konservasi, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur kawasan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan skema pendanaan. โ€œTujuannya agar kawasan konservasi tidak hanya terlindungi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,โ€ ujarnya.

Bupati Ratu Wulla: Sepiringย  MBG Menjaga Masa Depan Anak-anak Sumba Barat Daya

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, dalam sambutannya menuturkan bahwa wilayahnya memiliki garis pantai yang luas dengan 33 desa pesisir. Potensi kelautan dan perikanan dinilai besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

โ€œMelalui program LAUTRA, kita bertekad meningkatkan kesejahteraan nelayan, mengembangkan budidaya laut, menjaga kelestarian ekosistem, serta membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra swasta,โ€ kata Bupati Ratu Wulla.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menyalurkan bantuan senilai Rp1,38 miliar kepada lima badan usaha milik desa (BUMDes). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pengadaan sarana bahari, pemberdayaan usaha desa, serta penguatan ekonomi produktif masyarakat pesisir.

Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa bantuan tersebut harus dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, akan mengawal dan mengawasi pelaksanaan program di lapangan.

Di sisi lain, Bupati Ratu Wulla juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan kawasan wisata pesisir, khususnya Pantai Mananga Aba yang telah memiliki master plan.

Rote Ndao dan Jejak Negara di Ladang-Ladang Garam

Bagi Sumba Barat Daya, laut bukan hanya bentang alam, melainkan ruang hidup yang menyimpan masa depan. Melalui LAUTRA, harapan itu kini dirawat agar ombak tidak lagi sekadar datang dan pergi, tetapi juga membawa kesejahteraan bagi mereka yang hidup di pesisirnya.*/kominfoSBD/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement