GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Hukrim Nusantara
Beranda / Nusantara / Kades dan Sekdes Riangpadu di Adonara Aniaya Ketua Panitia Pembangunan Gereja

Kades dan Sekdes Riangpadu di Adonara Aniaya Ketua Panitia Pembangunan Gereja

Kades Riangpadu Aleksander Daud Boli

ADONARA,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Kepala Desa Riangpadu, di Adonara Barat Aleksander Daud Boli dan sekretarisnya Maksimus Doni, ย harus mendekam di tahanan Polsek Adonara Barat lantaran diduga menganiaya Ketua Panitia Pembangunan Gereja Riangpadu Hermanus Payong, Kamis (17/3/2020).

Kapolsek Adonara Barat Iptu Heri Raja yang ditemui SelatanIndonesia.com di Waiwadan, Sabtu (21/3/2020) menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat Desa Riangpadu, Kecamatan Adonara Barat, kabupaten Flores Timur pada hari kejadian bahwa telah terjadi penganiayaan dan pengeroyokan terhadap masyarakat desa Riangpadu oleh Kepala Desa Riangpadu Aleksander Daud Boli dan Sekertarisnya Maksimus Doni.

โ€œAnggota kami langsung turun ke TKP dan mengamankan Kepala Desa dan Sekertarisnya, dan korban langsung dibawa ke Puskesmas Waiwadan untuk dilakukan visum,โ€ sebut Kapolsek.

Ia menjelsakan, saat itu juga isteri korban langsung membuat laporan polisi untuk selanjutnya diproses secara hukum.

Kapolsek Adonara Barat menjelaskan, Kepala Desa Riangpadu bersama Sekretarisnya bakal terjerat pasal 351 KUHP tentang tindakan penganiayaan. โ€œPenyidik kami saat ini sedang mengambil keterangan dari para pelaku,โ€ kataya.

Melki Laka Lena di Jejak Lebaran: Merajut Maaf, Meneguhkan Sinergi NTT

Korban Hermanus Payong yang dihubungi via telepon, Sabtu (21/3/2020) menjelaskan kronologi kejadiannya berawal ketika terjadi dinamika dalam rapat panitia pembangunan Gereja Riangpadu pada hari Minggu, (15/3/2020). โ€œSaat kades berbicara mengenai kontribusi dari desa untuk pembangunan gereja sebanyak 100 sak semen, dan pasir 5 ret, langsung saya intrupsi dengan alasan bahwa Kades jangan menjerumuskan urusan pembangunan rumah ibadat dengan dana desa,โ€ katanya.

Sekdes Riangpadu Maksimus Doni ketika diambil keterangannya oleh penyidik Polsek Adonara Barat, Sabtu (21/3/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Eman Mawar

Selanjutnya, kata Hermanus Payong, pada hari Selasa, (17/03/2020) Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Antonius Payong membawa 1 ret pasir untuk diturnkan di tempat pembanguna gereja. Namun, korban Hermanus Payong selaku ย ketua panitia, menolak dengan alasan yang sama yakni dana desa tidak diperkenankan untuk pembanguna rumah ibadat, karena itu melanggar aturan. Juga alasan lain yang dikemukakanya adalah ย Kepala Desa jangan menjerumuskannya panitia pembangunan Gereja kepada hal yang bertentangan dengan aturan. Lantaran perdebatan itu pula, pasir yang dibawa oleh Kaur Pembangunan Desa itu tidak diturunkan di lokasi gereja melainkan diturunkan di tempat lain.

Korban Hermanus Payong menambahkan, karena tersinggung dengan pernyataannya, pada malam hari sekitar Pkl 18.30, Kepala Desa Riangpadu mendatanagi rumah korban dengan mengendarai sepeda motornya. โ€œSetelah turun dari motor langsung tarik saya dan menyusup masuk dalam rumah. Saya sempat mengatakan kepadaa Kades, jikalau ada masalah mari kita duduk dan atur secara baik-baik. Namun perkataan saya tidak diindahkan olek kades dan langsung memukul saya dari belakang. Lalu sekretaris desa menyusup masuk dan langsung pukul saya,โ€ sebutnya.

Selanjutnya, kata korban Hermanus, ia ditarik keluar rumahnya dan digiring ke kantor desa. โ€œSebelum masuk dalam kantor desa, saya dipukul lagi oleh kades dan sekertarisnya, dan saya diperlakukan seperti binatang,โ€ katanya.

Dikataknnya, karena melihat kejadian itu, sekertaris panitia pembangunan Gereja langsung menelfon pihak kepolisian. โ€œSelang beberapa menit aparat kepolisian dari Polsek Adonara Barat langsung turun ke lokasi dan mengamankan kades dan sekertarisnya,โ€ kata korban Hermanus.

Di Bawah Langit Takbir Kupang, Gubernur Melki Menenun Harmoni dalam Keberagaman: Hanya Merah Putih yang Dikibarkan

Kades Riangpadu Aleksander Daud Boli dan Skertarisnya ketika ditemui di tahanan Polsek Adonara Barat mengaku sangat menyesali pebuatan yang telah dilakukan.

Menurut Kades Aleksander, tindakan yang dilakukannya hanya sekedar memberikan pembinaan kepada korban Hermanus sebagai masyarakat. โ€œTapi sudah terlanjur begini, mau bagaimana, kami berharap semoga ada jalan damai dalam kasus karena perseteruan ini akan menghambat pembangunan di desa dan berdampak pada masyarakat banyak,โ€ katanya. *) Eman Mawar

Editor: Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.