GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Hukrim Sumba Tengah
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Sumba Tengah / Bupati Sumba Tengah Sambut 545 Prajurit Batalyon TP 930/Toda Tebi, Perkuat Barisan Pertahanan dan Ketahanan Pangan

Bupati Sumba Tengah Sambut 545 Prajurit Batalyon TP 930/Toda Tebi, Perkuat Barisan Pertahanan dan Ketahanan Pangan

Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu dan Wakil Bupati Martinus Umbu Djoka serta jajaran Forkopimda saat menyambut 545 prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 930/Toda Tebi di Lapangan Ratiwoya, Desa Makatakeri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (14/3/2026). Foto; ProkopimSTeng

WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM โ€” Lapangan Ratiwoya, Desa Makatakeri, Kecamatan Katiku Tana, Sabtu (14/3/2026), menjadi saksi prosesi penerimaan 545 prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 930/Toda Tebi. Dalam formasi yang tertib dan penuh disiplin, para prajurit berdiri tegap mengikuti upacara penyambutan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu.

Kehadiran batalyon ini menandai penguatan struktur pertahanan teritorial sekaligus dukungan nyata terhadap percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, jajaran TNI-Polri, serta pejabat pemerintah daerah turut hadir menyaksikan momentum yang disebut sebagai tonggak baru bagi Sumba Tengah.

Dalam amanatnya, Bupati Paulus menyampaikan apresiasi atas penugasan batalyon di wilayahnya. Ia menyebut kehadiran satuan ini sebagai jawaban atas harapan masyarakat yang telah lama menantikan keberadaan kekuatan teritorial di daerah tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan unsur TNI menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan.

โ€œIni bukan sekadar penempatan satuan, tetapi wujud komitmen bersama untuk membangun daerah,โ€ ujarnya dalam sambutan yang berlangsung khidmat.

Bupati Paulus juga menekankan peran strategis Batalyon TP 930/Toda Tebi dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari prioritas pembangunan pemerintah pusat melalui program Asta Cita. Ia menyoroti potensi lahan pertanian di Sumba Tengah yang masih dapat dioptimalkan, termasuk rencana pengembangan infrastruktur sumber daya air untuk memperluas cetak sawah.

Program MBG Diperkuat, Gubernur NTT Fokus pada Distribusi dan Pangan Lokal

Menurutnya, apabila pembangunan dua embung besar yang sedang diperjuangkan dapat terealisasi, potensi tambahan lahan pertanian dapat mencapai 10.000 hingga 15.000 hektare. Optimisme itu disampaikan seiring dengan penguatan program food estate yang telah dikembangkan di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menaruh harapan agar kehadiran prajurit teritorial dapat memperkuat stabilitas keamanan. Dalam beberapa waktu terakhir, dinamika gangguan kamtibmas dinilai meningkat dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga situasi tetap kondusif.

Upacara penyambutan berlangsung tertib dengan suasana penuh penghormatan. Barisan prajurit berdiri rapi di bawah terik matahari, mencerminkan kesiapan operasional sekaligus komitmen pengabdian di wilayah penugasan baru.

Dengan kedatangan 545 prajurit ini, Sumba Tengah memasuki babak baru penguatan pertahanan wilayah dan percepatan pembangunan. Sinergi lintas sektor kini menjadi kunci, sejalan dengan semangat pengabdian untuk menjaga kedaulatan, mendukung ketahanan pangan, dan memastikan stabilitas di jantung Pulau Sumba.*/prokopimSTeng/llt

Sentralisasi Likuiditas Melalui Pengalihan Gaji ASN, Implikasi terhadap Ketahanan Bank Pembangunan Daerah dan Otonomi Fiskal Daerah (Sebuah catatan atas pergeseran gaji tenaga PPL ke bank HIMBARA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement