GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Eksbis Politik
Beranda / Politik / Jalan Berliku Bank NTT yang Dibentangkan Golkar

Jalan Berliku Bank NTT yang Dibentangkan Golkar

Gedung Kantor Utama Bank NTT di Jln. W. J. Lalamentik, Kota Kupang. Foto: MetroBuana.com

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT membentangkan perjalanan panjang Bank NTT dalam kiprahnya sebagai bank kebanggan masyarakat NTT. Ada catatan prestasi yang diukir, ada pula kejanggalan yang memantik rasa curiga terhadap pengelolaan bank NTT.

Dalam pandangan umum terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD NTT tahun 2019, yang disampaikan juru bicara Yohanes De Rosari, SE dalam sidang paripurna, Senin (22/6/2020) yang dihadiri Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi, Fraksi Partai Golkar menilai, setidaknya dalam satu dasawarsa terakhir, Bank NTT memiliki reputasi dan track record yang sangat baik seperti tergambar pada banyaknya tanda penghargaan yang diterimanya setiap tahun.

โ€œPada akhir tahun 2017, market sham Bank NTT mengungguli bank-bank lain yang juga beroperasi di wilayah NTT seperti market share Asetnya sebesar 32,04 % dan Market Share DPK-nya (Dana Pihak Ketiga yang dihimpun) sebesar 36,73 % serta Market Share Kredit-nya sebesar 30,42 %,โ€ sebut de Rosari.

Dikatakan, pertumbuhan laba Bank NTT selama 10 tahun mencapai 259 % lebih yaitu pada tahun 2008 laba mencapai Rp 94, 890 M menjadi sebesar Rp 246,236 M pada tahun 2017. Sedangkan deviden yang dibagikan kepada pemegang saham meningkat tajam dari Rp 47,440 M pada tahun 2008 menjadi Rp 215,456 M pada tahun 2017.

Namun, menurut Fraksi Golkar, gejolak mulai terjadi sejak Ibrahim lmang tiba-tiba diberhentikan pada tahun 2013 oleh Pemegang Saham, khususnya Gubernur NTT sebagai Pemegang Saham Pengendali. Kemudian riak itu mulai membesar ketika pada tanggal 29 November 2016, Daniel Tagudedo diberhentikan oleh RUPS dari Direktur Utama dengan alasan karena yang bersangkutan hendak mencalonkan diri sebagai Gubernur NTT. Kemudian, RUPS mengangkat Eduwardus Bria Seran menjadi PLT. Dirut Bank NTT.

NTT Disiapkan Jadi Percontohan Transisi Energi Bersih Nasional

โ€œKemudian RUPS dalam waktu yang singkat melakukan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Bank NTT yang memungkinkan Pimpinan/Direktur dapat dipilih selama tiga kali masa jabatan (sebelumnya hanya 2 kali). Dari sini mulai timbul keresahan di internal Bank NTT,โ€ ujar Jubri Fraksi Golkar Yohanes de Rosari.

Ditambahkan, kala itu, Ketua Sementara Serikat Pekerja Bank NTT tidak mengakui kepemimpinan PLT Dirut. Fit and Proper Test berlarut-larut sampai melewati jangka waktu satu tahun dan akhir masa jabatan pimpinan manajemen Bank NTT, sehingga Gubernur sebagai Pemegang Saham Pengendali, mengeluarkan SK perpanjangan tugas sementara untuk PLT Dirut dan Komisaris Utama Bank NTT.

โ€œMasalah terus berlanjut karena PLT Dirut yang secara tunggal diajukan ke OJK tidak lulus Fit and Proper Test, sehingga diangkat PLT Dirut yang baru lagi, yaitu Absalom Sine sambil mempersiapkan proses pengajuan Calon Dirut yang baru lagi,โ€ katanya.

De Rosari menambahkan, pada semester kedua tahun 2018 secercah harapan ke arah konsolidasi kepemimpinan Bank NTT mulai bersemi lagi. โ€œGebrakan pemegang saham mengorbitkan kepala devisi IT Bank NTT menjadi Dirut Bank NTT dengan target kinerja yang dipatok pencapaian laba harus lima ratus milyar rupiah; Bank N’IT menjadi bank devisa dan Bank NTT siap melantai di bursa efek atau pasar modal. Jajaran Komisaris pun diganti dengan figur-figur kompeten, yang dikomandani Saudara Juvenile Jodjana,โ€ sebutnya.

Tidak hanya itu, baik Dirut maupun Koisaris Utama, sama-sama menandatangani pakta integritas, yang menunjukkan kesiapsediaan mereka untuk merealisasikan target-target para pemegang saham. โ€œStruktur baru pada jajaran manajemen Bank NTT formasinya disusun atas petunjuk Pemegang saham pengendali. Namun apa yang terjadi kemudian, justru sebaliknya. Target laba sebesar setengah trilyun rupiah yang ditetapkan RUPS tidak bisa dicapai. Target APBD tahun 2019 pun sebesar Rp 79.200.000.000 hanya dapat direalisir sebesar Rp 67. 560,177,456 atau 85,30 ยฐ/o,. Untuk pertama kalinya Bank NTT, gagal mencapai target PAD yang dibebankan padanya,โ€ ujar Yohanes.

Hashim Djojohadikusumo Ditemui Bupati Ratu Wulla, Sinyal Kuat Investasi dan Kolaborasi GEMPAR Masuk SBD

Bukan hanya target laba yang tak bisa dicapai, Golkar juga membeberkan, dalam LHP BPK Perwakilan NTT juga mencatat hal yang mengejutkan yaitu lonjakan Non Performance Loan (NPL) atau Kredit Macet Bank NTT menjadi 4,3 %. โ€œAkumulasi kredit macet mencapai Rp 206,5 M karena manajemen Bank NTT tidak menaati regulasi dan protap perbankan yang penuh perhitungan dan kehati-hatian serta lemahnya pengawasan manajemen pusat dalam melakukan analisis kredit. Pemberian kredit pada enam debitur KCU Surabaya sebasar Rp 130 M berujung pada masalah hukum. Melakukan pembelian Medium Term Notice (MTN) pada PT SNP Finance sebesar Rp 50 M, kendati tidak ada dalam Rencana Bisnis Bank NTT dan akhirnya berujung pada kenyataan gagal dibayar, karena PT. SNP sudah dibekukan pada tahun 2018 karena tidak mampu membayar kembali MTN kepada 14 bank,โ€ beber jubir Fraksi Golkar.

Golkar juga menyoroti pemberian kredit secara bertahap sebesar Rp 100 M kepada seorang debitur bermasalah di bank lain, seharusnya tidak dicairkan kredit tahap terakhirnya sebesar Rp. 30 M karena agunannya sedang disengketakan secara hukum.

โ€œBelum lagi ditambah masalah sewa kantor Cabang Utama Surabaya yang berpotensi merugikan Bank NTT Milyaran rupiah, bahkan dibiarkan berlarut-larut sejak kepemimpinan Dirut Daniel Tagudedo dan penghapusan kredit 660 debitur dengan total nilai Rp 13,5 M yang belum memenuhi syarat penghapusan,โ€ kata de Rosari.

Fraksi Golkar menilai, ujung dari seluruh permasalahan tersebut di atas, adalah dicopotnya Dirut Bank NTT lshak Eduard Rihi dan diangkatnya PLT Dirut Alex Riwu Kaho, SH, MM. Dikatakan, Bank NTT akan mengalami masa transisi lagi sampai dengan dilantiknya Dirut yang baru.

Disebutkan, sejauh pengalaman Fraksi Partai Golkar, kondisi tersebut di atas baru terjadi dalam satu dasawarsa terakhir. โ€œKondisi seperti ini memang memprihatinkan dan mencemaskan kita semua karena dana yang dikelola oleh Bank NTT adalah dana masyarakat NTT, baik yang dihimpun dari dana pihak ketiga maupun modal yang disertakan sebagai saham oleh para Kepala Daerah adalah uang rakyat melalui APBD masing masing Daerah atas persetujuan DPRD,โ€ ujarnya.

Ketua SOKSI NTT Dr. Umbu Rudi Kabunang Perkuat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama di Waingapu

Juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT, Yohanes De Rosari, SE menyampaikan pandangan umum Fraksi Partai Golkar terhadap laporan pertanggungjawaban APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2019 dalam sidang paripurna, Senin (22/6/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

Jauhkan Bank NTT dari Bias Politik

Dikatakan de Roasri, dibalik keprihatinan itu, Fraksi Partai Golkar tetap optimis dan berkeyakinan bahwa Bank NTT akan pulih dan bangkit lagi sebagai The Regional Champion dengan catatan, agar Bank NTT dijauhkan dari bias politik. โ€œDibebaskan dari campur tangan pihak terkait dan pihak-pihak yang ingin mengail di air keruh dengan mengatasnamakan Kekuasaan; dibersihkan dari fraud dan praktek kerja yang penuh dengan konflik kepentingan; dipimpin oleh Dirut yang bersih dan kuat serta diawasi oleh Komut yang bersih, kompeten dan kuat. Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan membesarkan Bank NTT agar bilamana masa jabatan kita berlalu kita dikenang sebagai patriot Nusa Tenggara Timur tetapi sebaliknya, bilamana Bank NTT ini terpuruk maka kita akan dikenang sebagai orang yang gagal meninggalkan legacy yang berharga bagi masyarakat yang memilih dan mempercayai kita semua di ruangan terhormat ini,โ€ sebut Yohanes.

Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi kepada SelatanIndonesia.com usai paripura itu mengatakan, apa yang disoroti Partai Golkar itu harus disikapi secara serius. โ€œSaya akan memberikan masukan kepada pemegang saham pengendali sesuai kapasitas saya sebagi Wagub, bahwa ada hal-hal yang disoroti dan dikritisi wajib hukumnya ditingkatkan kinerjanya. Bahkan, sampai pada proses hukum sekalipun harus dijalankan. Dan usulan serta masukan DPRD itu kita menilai sangat kritis, obyektif dan proporsional sesuai tugas dan kewenangan dewan,โ€ ujar Nae Soi. ***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.