GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Eksbis
Beranda / Eksbis / Hashim Djojohadikusumo Ditemui Bupati Ratu Wulla, Sinyal Kuat Investasi dan Kolaborasi GEMPAR Masuk SBD

Hashim Djojohadikusumo Ditemui Bupati Ratu Wulla, Sinyal Kuat Investasi dan Kolaborasi GEMPAR Masuk SBD

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla (tengah) saat bertemu dengan Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum GEMPAR (kiri) di Rajawali Place, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Foto: Atan Tefa

JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM โ€” Upaya membuka akses investasi dan mempercepat pembangunan daerah kian konkret ketika Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, bertemu dengan Ketua Umum GEMPAR, Hashim Djojohadikusumo, di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Pertemuan ini menjadi penanda awal terbukanya peluang kolaborasi antara pemerintah daerah dan jaringan nasional GEMPAR, sekaligus mendorong masuknya investasi baru, perumusan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, serta penguatan posisi Sumba Barat Daya sebagai wilayah strategis di Indonesia bagian selatan.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla menemui Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum Generasi Muda Pembaharu (GEMPAR) di Rajawali Place, kawasan yang kerap menjadi simpul pertemuan pelaku bisnis dan pengambil kebijakan nasional.

Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Di baliknya, tersimpan upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk memperluas jejaring strategis sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas sumber daya manusia.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat dan terbuka, kedua pihak membicarakan penguatan peran GEMPAR di wilayah Sumba Barat Daya. Organisasi yang mengusung semangat pembaruan generasi muda ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak transformasi di daerah, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi dan literasi digital.

Sinergi Grab, SIAP SIAGA, dan BPBD Kota Kupang Percepat Respon Bencana di Menit Kritis

โ€œPertemuan ini adalah langkah konkret untuk menyinergikan visi pembangunan daerah dengan semangat pembaruan yang diusung GEMPAR. Kami ingin memastikan pemuda di Sumba Barat Daya menjadi bagian utama dari transformasi nasional,โ€ ujar Ratu Wulla usai pertemuan.

Nama Hashim bukan tanpa bobot dalam percaturan nasional. Selain dikenal sebagai pengusaha dan pemimpin Arsari Group, ia juga merupakan adik kandung Presiden Prabowo Subianto serta bagian dari lingkar strategis kebijakan nasional. Posisi ini membuat pertemuan tersebut dipandang memiliki dimensi lebih luas, termasuk membuka akses terhadap jejaring investasi dan program pusat.

Dalam pertemuan itu, pembahasan turut menyinggung penguatan lima pilar โ€œPanca Gemparโ€, dengan penekanan pada pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas serta percepatan transformasi digital di wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh secara optimal. Sumba Barat Daya, dengan karakter geografisnya yang khas, dinilai membutuhkan pendekatan pembangunan yang adaptif dan berbasis potensi lokal.

Hashim menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan komitmen GEMPAR untuk tidak hanya bergerak di tataran wacana, tetapi juga menghadirkan program konkret di daerah. โ€œKami ingin memastikan kehadiran GEMPAR benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui program yang relevan dan berkelanjutan,โ€ ujarnya.

Lebih jauh, pertemuan ini juga membuka peluang penjajakan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi lokal, hingga pembangunan infrastruktur dasar.

Pemkab Sumba Tengah Cek Ketat Bantuan Pangan di Gudang Bulog, Pastikan Mutu dan Ketepatan Sasaran

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, kolaborasi semacam ini menjadi penting untuk mempercepat akselerasi pembangunan yang selama ini berjalan bertahap.

Di tengah upaya pemerintah pusat mendorong pemerataan pembangunan, langkah diplomasi daerah seperti yang dilakukan Bupati Ratu Wulla menjadi penanda semakin aktifnya pemerintah daerah dalam membangun koneksi strategis. Tidak hanya bergantung pada alokasi anggaran, tetapi juga menjajaki kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki kapasitas dan pengaruh.

Dengan terbukanya kanal komunikasi langsung dengan tokoh nasional seperti Hashim, Sumba Barat Daya kini berada pada posisi yang lebih menjanjikan. Harapannya, berbagai rencana yang dibahas tidak berhenti sebagai wacana, melainkan bertransformasi menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Di ujung pertemuan itu, satu pesan mengemuka: masa depan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dari pusat, tetapi juga oleh sejauh mana daerah mampu membangun kolaborasi dan memberdayakan generasi mudanya. Sumba Barat Daya tampaknya sedang bergerak ke arah itu.*/adisuseno/prokopimsbd/llt

Di Tangan Lidwina Viviawaty Lay Ng, Semangat Literasi Belu Dinyalakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement