KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ Dukungan terhadap geliat olahraga futsal di Nusa Tenggara Timur kembali menguat. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan komitmennya mendukung penyelenggaraan Turnamen Futsal Kaboax Cup 2026 yang akan digelar pada 18 Juli hingga 1 Agustus mendatang di GOR Flobamora.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Tim Kaboax di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (28/3/2026). Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTT, Prisila Parera.
Bagi Pemerintah Provinsi NTT, turnamen ini bukan sekadar agenda kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang hidup dan berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai ajang di GOR Flobamora terbukti mampu menarik animo publik dalam jumlah besarโindikasi bahwa olahraga telah menjadi ruang ekspresi sekaligus hiburan masyarakat.
โEvent seperti ini penting. Selain untuk pembinaan atlet, juga menghidupkan atmosfer olahraga di daerah,โ ujar Gubernur Melki.
Kaboax Cup dirancang sebagai turnamen yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif, dengan melibatkan berbagai klub dan komunitas futsal dari dalam dan luar daerah. Ketua Panitia, Om Ben, menyebut pengalaman penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal penting untuk menghadirkan turnamen yang lebih profesional tahun ini.
โKami berterima kasih atas dukungan pemerintah selama ini. Tahun ini, kami ingin menghadirkan turnamen yang lebih tertata, lebih kompetitif, dan memberi ruang lebih besar bagi talenta muda,โ katanya.
Menurut Gubernur Melki, konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci. Ia menekankan pentingnya manajemen event yang profesional, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas agar kepercayaan publik terus terjaga.
Lebih jauh, ia melihat potensi ekonomi yang menyertai event olahraga. Keramaian penonton di sekitar arena pertandingan diyakini dapat menggerakkan pelaku usaha kecil dan menengah, mulai dari kuliner hingga merchandise lokal.
โKalau dikemas dengan baik dan berkelanjutan, event seperti ini juga berdampak pada ekonomi masyarakat, terutama UMKM di sekitar lokasi,โ ujarnya.
Dalam konteks pembinaan, futsal dinilai sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki basis kuat di kalangan generasi muda NTT. Turnamen seperti Kaboax Cup diharapkan menjadi jembatan bagi pemain-pemain potensial untuk naik ke level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.
Dengan waktu persiapan hampir empat bulan, panitia memiliki ruang cukup untuk mematangkan aspek teknis dan promosi. Harapannya, Kaboax Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung lahirnya talenta baru sekaligus penggerak semangat olahraga di Nusa Tenggara Timur.*/baldus sae/llt













Komentar