GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Ekonomi Golkar Gubernur NTT
Beranda / Gubernur NTT / Gubernur Melki Paparkan Capaian Positif NTT, Angka Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Gubernur Melki Paparkan Capaian Positif NTT, Angka Kemiskinan dan Pengangguran Menurun

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena ketika menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada Ketua DPRD Nusa Tenggara Timur, Emiliana J. Nommleni dalam Rapat Paripurna DPRD NTT, Kamis (25/3/2026). Foto: Meldo

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan capaian pembangunan yang menunjukkan tren perbaikan di Nusa Tenggara Timur, terutama pada penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, dalam rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (26/3/2026). Pemerintah daerah menilai perbaikan ini menjadi indikator menguatnya efektivitas program pembangunan dan pemulihan ekonomi di daerah.

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Sejumlah capaian utama pembangunan daerah itu disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Nusa Tenggara Timur. Sejumlah indikator makro menunjukkan tren perbaikan yang dinilai menjadi fondasi penting bagi akselerasi pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.

Salah satu indikator yang mencatat kemajuan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2025, IPM NTT mencapai 69,89 poin atau meningkat 0,75 poin (1,08 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini ditopang oleh perbaikan di seluruh dimensi, mulai dari umur panjang dan hidup sehat, akses pendidikan, hingga peningkatan standar hidup layak. Pemerintah daerah menilai capaian ini sebagai sinyal membaiknya kualitas hidup masyarakat secara bertahap.

Di sisi lain, angka kemiskinan juga menunjukkan penurunan. Persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat 17,50 persen, turun 1,10 poin dibanding Maret 2025 dan 1,52 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara absolut, jumlah penduduk miskin berada di angka 1,03 juta orang, berkurang sekitar 76,24 ribu orang secara tahunan. Penurunan ini mencerminkan mulai efektifnya berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Perbaikan juga terlihat pada indikator ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka menurun 0,21 poin dibandingkan Agustus 2025 dan turun 0,7 poin jika dibandingkan Februari 2024. Meski belum signifikan, tren ini menunjukkan adanya peningkatan serapan tenaga kerja di sejumlah sektor ekonomi.

Kolaborasi Pemkab Ngadaโ€“Bank NTT, Dorong Transparansi Keuangan Berbasis Digital

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi NTT pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,34 persen secara tahunan (year-on-year). Sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan mencapai 20,35 persen. Selain itu, komponen ekspor barang dan jasa mencatat lonjakan tertinggi sebesar 26,92 persen, menandakan mulai menguatnya aktivitas produksi dan daya saing komoditas daerah di pasar luar.

Namun, di balik capaian tersebut, pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan struktural, terutama terkait penyesuaian fiskal nasional yang berdampak pada terbatasnya ruang fiskal daerah. Kondisi ini, menurut gubernur, justru menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola keuangan dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Sejumlah langkah strategis pun ditempuh. Pemerintah mendorong digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah guna meningkatkan efisiensi layanan sekaligus meminimalkan potensi kebocoran pendapatan. Kebijakan keringanan pajak kendaraan juga diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Di sektor riil, penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program One Village One Product (OVOP) telah membina 190 UMKM dengan 44 produk unggulan. Selain itu, pemerintah menghadirkan NTT Mart di 22 kabupaten/kota sebagai ruang pemasaran bagi produk lokal.

Dengan berbagai capaian dan terobosan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk menjaga tren positif pembangunan, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.*/meldo/llt

Perubahan Status Bank NTT Perkuat Fokus Pembangunan Daerah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement