GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Hukrim Nusantara
Beranda / Nusantara / Gatal Buta Tuli Oknum Guru SLB di Rote Ndao Diduga Perkosa Siswi Distabilitas

Gatal Buta Tuli Oknum Guru SLB di Rote Ndao Diduga Perkosa Siswi Distabilitas

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao Daniel Bessie dan tim hukum ketika mendatangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sanggaoen, Rabu (18/3/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Iffo

ROTENDAO,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Seorang oknum guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sanggoen, Desa Sanggoen Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao diduga melakukan perbuatan bejad memperkosa seorang siswi penyandang distabilitas yang adalah muridnya.

Berang dengan perilaku gatal buta tuli yang dilakukan oknum guru tersebut, ย Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao Kabupaten Rote Ndao, Daniel Bessie mendatangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sanggaoen, Rabu (18/3/2020). Kedatangan Kadis Daniel Bessie didampingi Tim Perlindungan Perempuan dan Anak serta kuasa hukum negera Yesa Daepanie,SH untuk bertemu Kepala SLB Sanggoen Okran Kiak, S.Pd untuk menanyakan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru berinisial TU kepada siswinya itu.

Kepala SLB Sanggoen Okran Kiak saat itu mengatakan, berdasarkan hasil konfortir pihaknya dengan diduga pelaku dan siswi diketahui, Jumat (13/3/ 2020) sekitar pukul 18.00 Wita bertempat di hutan samping Sekolah Luar Biasa (SLB) Sanggoen, Desa Sanggoen Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao telah terjadi tindak pidana pemerkosaan dengan korban seorang disabilitas (tunarungu) dengan identitas AN (19) tahun yang adalah siswi SMP Sekolah Luar Biasa (SLB). Perbuatan bejad itu diketahui oleh Sary Adu dan Ge Giri Kepala Asarama, dan diduga pelaku pemerkosaan itu adalah TU oknum guru SLB di sekolah tersebut.

Kabag Humas Polres Rote Ndao AIPDA. Anam Nurcahyo kepada media ini melalui pesan whatsapp, Rabu (18/3/2020) siang mengakui adanya laporan dari korban bersama keluarga.

Informasi yang dihimpun media ini, korban menyebutkan, pada hari Jumat (13/3/2020) sekitar pukul 17.00 wita terlapor membonceng korban dari asrama SLB Sanggoen dengan tujuan ke Baโ€™a untuk membeli bakso.

Melki Laka Lena di Jejak Lebaran: Merajut Maaf, Meneguhkan Sinergi NTT

Setelah membeli Bakso, terlapor membocengย  korban kembali ke asrama SLB Sanggoen namun sesampainya di hutan dekat asrama SLB Sanggoen terlapor mengarahkan sepeda motor menuju ke hutan, saat itu sekitar pukul 18.00 wita dan hari mulai gelap.

Setelah sampai di hutan dekat SLB Sanggoen, terlapor menghentikan sepeda motornya dan mematikan mesin sepeda motor dan memarkirkan sepeda motor kemudian terlapor menyuruh korban turun dari sepeda motor dan terlapor juga turun dari atas sepeda motornya.

Setelah itu terlapor membuka pakaian yang dikenakannya lalu menyuruh korban melakukan seks oral yakni mengulum penis terlapor namun korban tidak mau melakukannya. Terlapor kemudian meremas payudara korban lalu membuka pakaian yang dikenakan oleh korban setelah itu adegan tak senonoh (disensor) terjadi.

Usai menyalurkan libido bejadnya, terlapor mengenakan kembali pakaiannya dan menyuruh korban mengenakan pakaiannya lalu terlapor kembali membonceng korban dan mengantar korban kembali ke asrama SLB Sanggoen dan selanjutnya terlapor meninggalkan asrama SLB Sanggoen dan kembali ke rumahnya.

Pada pukul 20.00 wita korban menceritakan kejadian tersebut kepada saksi Ge Giri selaku ibu asrama. Ge Giri kemduain melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Sekolah via hand phone. Pada hari Sabtu tanggal 14 Maret 2020 pukul 08.00 wita bertempat di ruang Kepala SLB Sanggoen, Kepala SLB Sanggoen Okren Kiak, S.Pd melakukan klarifikasi kejadian tersebut kepada terlapor TU namun terlapor menyangkal kejadian tersebut.

Di Bawah Langit Takbir Kupang, Gubernur Melki Menenun Harmoni dalam Keberagaman: Hanya Merah Putih yang Dikibarkan

Karena terlapor menyangkal maka Kepala SLB Sanggoen tidak menindaklanjuti lagi. Atas informasi kejadian tersebut, korban merasa tidak puas dan meminta agar menghungi orang tuanya melalui hand phone. Permintaan itu tidak dipenuhi Ge Giri.

Merasa terus terbebeani, korban kemduain melarikan diri dari asrama SLB Sanggoen dan melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut kepada orang tuanya.

Pada Sabtu, (14/3/2020) orang tua korban Semuel Ndolu mengantarkan anaknya dan melaporkan kejadian yang menimpanya anaknya tersebut ke SPKT Polres Rote Ndao,dan diterima oleh piketย  SPKT Polres Rote Ndao pada pukul 21.00 wita. Menurut Anamย  pelaku akan diancam pasal 285 KUHP dengan ancaman pidana 12 Tahun Penjara. (TimIfo)

Editor: Laurens Leba Tukan

Dosen UNITRI Ikuti Pelatihan Nasional BPIP, Perkuat Pembelajaran Pancasila di Perguruan Tinggi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.