GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Olahraga Otomatif
Beranda / Otomatif / Debut Internasional Gemilang, Drifter Muda Syafaira Nayla Putri Raih Podium Kedua di Johor Drift Master Round 1

Debut Internasional Gemilang, Drifter Muda Syafaira Nayla Putri Raih Podium Kedua di Johor Drift Master Round 1

Drifter muda Indonesia, Syafaira Nayla Putri Permana (16 tahun) merah posisi juara kedua di kelas New Gen Johor Drift Master Round 1 yang digelar di Johor, Malaysia, Minggu (8/3/2026), Foto: Dok.URK

JOHOR,SELATANINDONESIA.COM – Drifter muda Indonesia kembali mencuri perhatian di panggung motorsport internasional. Pada putaran pertama ajang Johor Drift Master Round 1 yang digelar di Johor, Malaysia, Minggu (8/3/2026), Syafaira Nayla Putri Permana (16 tahun) tampil gemilang dengan meraih posisi juara kedua di kelas New Gen, sekaligus mengibarkan Merah Putih di tengah persaingan drifter muda dari berbagai negara.

Prestasi ini terasa istimewa mengingat Syafaira baru berusia 16 tahun dan menjalani debutnya di kompetisi drifting internasional. Meski demikian, pembalap muda Indonesia ini mampu menunjukkan ketenangan, teknik, dan kontrol mobil yang matang sepanjang sesi penilaian.

Di lintasan drift Johor yang menuntut presisi dan konsistensi, Syafaira tampil taktis saat melibas setiap tikungan. Ia mengandalkan mobil BMW F22 yang telah dipersiapkan secara khusus oleh tim mekanik di bawah arahan direktur mekanik Gatot Hirawilasa. Mobil tersebut dipersenjatai mesin legendaris 2JZ yang dikenal tangguh di arena drifting, memberikan tenaga sekaligus respons yang dibutuhkan untuk mempertahankan sudut drift secara stabil.

Dengan kombinasi mesin bertenaga dan kemampuan teknis yang terus diasah, Syafaira mampu bersaing ketat dengan drifter muda dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Selandia Baru, hingga Hong Kong. Penampilannya yang konsisten membuatnya berhasil mengumpulkan poin tertinggi kedua di kelas New Gen.

Bagi Syafaira, keberhasilan ini bukan hanya tentang podium, tetapi juga pembuktian bahwa pembalap muda Indonesia mampu tampil kompetitif di level internasional. Ia mengaku banyak belajar dari sang mentor, Umbu Gillberth, dan sang spotter, Ryan Plangiten yang selama ini membimbingnya dalam mengasah teknik drift serta membangun mental bertanding.

Program MBG Diperkuat, Gubernur NTT Fokus pada Distribusi dan Pangan Lokal

Pengalaman di berbagai kejuaraan nasional sebelumnya juga menjadi modal penting bagi Syafaira untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi internasional yang lebih ketat.

Prestasi yang diraih Syafaira sekaligus menjadi sinyal positif bagi perkembangan dunia drifting Indonesia, khususnya bagi pembalap perempuan yang mulai menunjukkan kiprahnya di olahraga otomotif yang selama ini didominasi oleh pembalap pria.

Didukung oleh sponsor seperti Eco-Power Nusantara, SSM Motorsport, dan URT, Syafaira menatap putaran berikutnya dengan optimisme tinggi. Konsistensi performa menjadi target utama agar ia mampu terus bersaing di papan atas klasemen.

Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin nama Syafaira Nayla Putri Permana dengan nama panggung โ€œFafayaโ€ akan semakin diperhitungkan di kancah drifting internasional, sekaligus membuka jalan bagi generasi muda Indonesia untuk menorehkan prestasi serupa di masa depan.*/llt

Sentralisasi Likuiditas Melalui Pengalihan Gaji ASN, Implikasi terhadap Ketahanan Bank Pembangunan Daerah dan Otonomi Fiskal Daerah (Sebuah catatan atas pergeseran gaji tenaga PPL ke bank HIMBARA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement