G-RDVF5GTVXM

Kategori: Hukrim

  • Keren, Produk Tradisional Khas Indonesia Bisa Jadi Merek Internasional

    Keren, Produk Tradisional Khas Indonesia Bisa Jadi Merek Internasional

    JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Kabar gembira datang dari Jenewa, Swiss. Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi barang dan jasa khas atau tradisional Indonesia untuk didaftarkan sebagai merek internasional.

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Andap Budhi Revianto, mengatakan itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima SelatanIndonesia.com, Senin (10/7/2023).

    “Saya mendapat informasi yang menggembirakan dari Pak Menteri yang saat ini mengikuti sidang WIPO di Jenewa, Swiss, bahwa produk-produk tradisional anak bangsa Indonesia bisa menjadi merek internasional,” papar Andap dari kantornya kawasan Kuningan, Jakarta.

    Hal itu, menurut Andap, dimungkinkan karena adanya aksesi Nice Agreement tentang Klasifikasi Internasional atas Barang dan Jasa.

    Nice Agreement merupakan perjanjian internasional yang mengatur tentang klasifikasi internasional terhadap barang dan jasa dengan tujuan pendaftaran merek. Sementara aksesi adalah tindakan pemerintah Indonesia untuk terikat menjadi pihak dalam perjanjian internasional ini, sehingga memudahkan pendaftaran merek tradisional Indonesia di level internasional.

    Andap menjelaskan langkah dan upaya yang telah dilakukan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam meloloskan upaya tersebut. Yasonna melakukan diplomasi dengan Direktur Jenderal World Intellectual Property Organization (WIPO), Daren Tang di kantor pusat WIPO, Jenewa Jumat waktu setempat (7/7/2023)

    “Sewaktu di Jenewa Bapak Menteri berkesempatan mendatangi Direktur Jenderal WIPO, Daren Tang di kantornya Jumat waktu setempat kemaren. Dalam pertemuan bilateral itu, Bapak menyerahkan instrumen aksesi Nice Agreement,” ungkapnya.

    “Melalui Nice Agreement maka Indonesia dapat memasukkan daftar barang dan jasa yang bersifat khas atau tradisional Indonesia, seperti jamu, gentong, dan batik maupun produk tradisional lainnya ke dalam Daftar Barang dan Jasa yang diatur dalam Nice Agreement,” lanjutnya.

    Aksesi Nice Agreement ini akan mendorong promosi nama-nama khas dan tradisional Indonesia, serta memudahkan penentuan kelas barang dalam pendaftaran merek secara nasional hingga internasional melalui Madrid Protocol, yang sudah diaksesi pula oleh Indonesia.

    “Dengan aksesi ini, Indonesia akan meningkatkan sistem merek nasional untuk memenuhi standar internasional dalam pendaftaran merek,” pungkasnya. */)KaroHumasHukumdanKerjasama

    Editor: Laurens Leba Tukan

  • Himbauan Dirut Alex Riwu Kaho, Waspadai Penipuan Produk Bank NTT Lewat Chanel Digital

    Himbauan Dirut Alex Riwu Kaho, Waspadai Penipuan Produk Bank NTT Lewat Chanel Digital

    KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Kian marak terjadi saat ini beragam penipuan berkedok penawaran produk-produk Bank NTT melalaui chanel digital. Bahkan, tidak tanggung-tanggung para pelaku kejahatan ini menyebarluaskan informasi ke publik berupa penawaran aneka produk mengatasnamai Bank NTT dalam bentuk acara “Panen Hadiah”.

    Dalam brosur yang beredar di sejumlah chanel digital, para begal digital itu mengumbar hadiah hingga 8 unit mobil Suzuki Ertiga, 14 unit mobil Suzuki APV, 300 sepeda Motor Suzuki serta sejumlah hadiah lainnya untuk mengelabui publik.

    Tidak hanya itu, sejumlah account media sosial dimanipulasi seakan-akan account tersebut merupakan produk resmi dari Bank NTT. Bahkan, desain dan model brosur yang diedarkan sepintas dilihat sama persis dengan desain asli dari Bank NTT.

    Atas beragam aksi kejahatan tersebut, Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho terus mengingatkan ublik. Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati untuk menyikapi penawaran-penawaran produk perbankan yang disampaikan oleh akun-akun palsu,

    “Masyarakat agar lebih teliti, segera konfrimasi ke call center Bank NTT sebelum merespon berbagai penawaran produk yang ada terutama yang menggunakan chanel digital, IG, WA, FB, Twitter, dan lain-lain,” sebut Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menjawab SelatanIndonesia.com, Senin (10/7/2023).

    Ditu Alex memenita masyarakat agar jangan cepat terpengaruh dengan aneka tawaran melalui chanel digital. “Seger konfirmasi ke call center Bank NTT sehingga tidak menjadi korban penipuan atau kejahatan IT,” tegasnya.

    Ketika memimpin jajaran direksi dan ratusan karyawan Bank NTT menggelar bakti sosial di Pasar Kasih Naikoten Satu, Kota Kupang, Sabtu (8/7/2023) mengatakan, saat ini seringi dengan kemajuan teknologi banyak sekali orang-orang pintar yang memanipulasi teknologi yang ada sehingga para nasabah perbankan menjadi korban penipuan.

    “Misalnya dia mengirimkan sesatu informasi melalui WA atau FB serta akun media sosial lainnya, lalu kita menerima karena ketidaktahuan kita maka langsung mengakses maka secara otomomatis akan ada proses penggerusan dana kita di rekening. Sehingga masyakat kita yang tidak tahu akan menjadi korban dari aktifitas kejahatan ini. Maka kita akan terus Bersama OJK dan media untuk terus mengedukasi masyarakat agar semua menjadi paham sehingga tidak muda disesatkan,” katanya.

    Himbauan Tak Henti dari Bank NTT

    Tak henti-hentinya Bank NTT menyerukan kepada seluruh nasabah dimana saja untuk mewaspadai berbagai macam penipuan dengan modus-modus tertentu. Bank NTT juga meminta semua pihak agar bijak dalam menyikapi berbagai tawaran baik itu di media sosial maupun media informasi lainnya yang saat ini sangat mudah diakses melalui ponsel.

    Umumnya modus yang sering dipakai oleh sindikat penipuan ini, adalah dengan mendesain laman khusus bisnis/fanpage dengan menggunakan nama dan logo bank-bank besar lalu tidak saja bergerilya di media sosial, melainkan mengirim link-link ini ke nomor ponsel warga.

    Fanpage ini didesain untuk muncul di halaman-halaman media sosial siapa saja, dan di laman ini dilengkapi berbagai informasi layanan keuangan menarik. Seperti biaya transfer menggunakan layanan yang murah, bahkan ada yang nol persen atau tanpa kewajiban bagi nasabah. Kemudahan-kemudahan inilah yang menggiurkan siapa saja untuk mengakses link yang dibagikan, sehingga bagi nasabah yang memiliki literasi yang minim, sangat mudah terjebak.

    Mengacu pada fakta-fakta itu, maka Bank NTT segera bersikap, mensosialisasikan ke seluruh nasabah melalui berbagai media layanan media sosial yang tersedia, agar nasabah jangan cepat mengakses link ataupun situs yang disodorkan melainkan mericek kembali dengan cara yang mudah, yakni masuk ke kanal resmi Bank NTT untuk mengakses informasi disana. Atau bisa juga dengan cara menghubungi call center Halo Bank NTT 14013. Adapun akun-akun resmi yang disediakan oleh Bank NTT yakni website Bank NTT: bpdntt.co.id, Media Sosial Resmi: Instagram bank_ntt, FACEBOOK: Humas BPD NTT, Youtube: Bank NTT Official, TIKTOK: Humas Bank NTT. Dan harus diketahui bahwa kanal-kanal ini tersedia khusus bagi nasabah demi kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah di Bank NTT.

    Kepala Divisi Corsec dan Legal Bank NTT, Endry Wardono, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan perbankan seperti ini mengerti benar psikologi warga, yang mau cepat dan mudah serta murah dalam menggunakan layanan jasa keuangan. Inilah yang membuat mereka mudah sekali masuk dan mengakses berbagai tawaran jasa pengiriman/transfer.

    “Padahal ketika anda masuk dan menjawab pertanyaan-pertanyaan awal serta mengikuti notifikasi berisi perintah atau permintaan, berarti Anda sudah masuk dalam jebakan mereka. Ada beberapa kasus yang masuk ke kita, dan modusnya sama, bahwa nasabah memiliki referensi yang minim sehingga ketika mereka mengakses fanpage, mengikuti beberapa permintaan, uangnya langsung dikuras habis,” tegas mantan aktivis GMNI Kupang di era 1998 ini.

    Endry menghimbau kepada seluruh nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan. “Perlu kami sampaikan bahwa Bank NTT tidak pernah membuat promo produk, pengumuman berhadiah atau informasi lainnya, tidak melalui akun media sosial Bank NTT. Jelas yah…bahwa tidak ada itu, mohon diingat baik. Karena itu kami meminta kepada seluruh nasabah untuk abaikan jika menerima pesan melalui layanan apa saja walaupun menggunakan nama dan logo Bank NTT, yang meminta bertransaksi dan meminta data rahasia nasabah seperti PIN, OTP, Password atau nomor Kartu ATM/Debit dan lain-lain,”ungkap mantan Kepala Divisi Dana Bank NTT ini. Dia menghimbau kepada nasabah untuk segera melaporkan ke Bank NTT kantor terdekat jika masih ada yang belum jelas.***Laurens Leba Tukan

  • Doa untuk Negeri Awali Rangkaian HDKD ke-78 Kemenkumham

    Doa untuk Negeri Awali Rangkaian HDKD ke-78 Kemenkumham

    JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memulai rangkaian peringatan hari lahir atau Hari Dharma Karyadhika (HDKD) yang ke-78. Rangkaian peringatan diawali dengan kegiatan Doa Kemenkumham untuk Negeri, Jumat (7/7/2023).

    Doa Kemenkumham dipimpin oleh lima pemuka agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Budha, serta Hindu, dan diikuti oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan Kemenkumham.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima SelatanIndonesia.com, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward O. S. Hiariej mengatakan momentum peringatan HDKD Kemenkumham merupakan saat yang tepat untuk merefleksikan dan mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan oleh Kemenkumham selama ini. Evaluasi dilakukan untuk memperbaiki pelayanan di masa mendatang.

    “Peringatan hari lahir kita mulai dengan Doa lintas agama untuk Indonesia. Ini saat yang baik untuk merefleksikan kinerja Kemenkumham selama ini. Lakukan perbaikan di masa-masa mendatang,” ujar Wakil Menteri yang akrab disapa Eddy, di ruang Graha Pengayoman Kemenkumham.

    Mengusung tema ‘Semakin Berkualitas Untuk Indonesia Maju’, Peringatan HDKD ke-78 menjadi ajang silaturahmi segenap jajaran Kemenkumham serta peningkatan bakti kepada masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045.

    “Peringatan HDKD dilakukan untuk menjalin silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan peningkatan kinerja dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang optimal,” lanjutnya.

    Rangkaian peringatan HDKD akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan, seperti bakti sosial serta pertandingan olahraga dan seni. Kemenkumham juga akan melaksanakan pelayanan publik, di antaranya pameran karya Warga Binaan Pemasyarakatan, pelayanan AHU Online, pelayanan Kekayaan Intelektual Online, pelayanan paspor, pelayanan hukum, pelayanan bisnis dan HAM, hingga acara puncak pada Hari Kemenkumham (HDKD ) ke 78 pada 19 Agustus 2023 mendatang.*/)Karo Humas Hukum dan Kerjasama

    Editor: Laurens Leba Tukan

  • PEMBERITAHUAN

    PEMBERITAHUAN

    Nama    : Yohanes Lamen

    Alamat  :  Desa Nayubaya, Kecamatan Wotan Ulumado, Kabupaten Flores Timur

    TTL         : Basarani, 15 Oktober 1971

    Secara jujur dan terbuka,

    Saya Yohanes Lamen adalah mantan napi perkara Pasal 69 (2) UU Nomor 20 Tahun 2015 dan dipenjara 1 tahun. Saya sudah menjalani masa tahanan dan sudah dinyatakan bebas pada Tanggal 06 Desember 2017

     

    Larantuka, 06 Juli 2023

     

    Yohanes Lamen

  • Dunia Sempit, Hati dan Pikiran Tak Berbatas

    Dunia Sempit, Hati dan Pikiran Tak Berbatas

    Oleh Didinong Say

    Advokat senior Ardy Mbalembout, S.H, MH., C.L.A., AIIArb yang kerap disapa Bung Tardy sepertinya serius  menapaki panggilan hatinya untuk mewakili aspirasi orang Flores di Senayan pada pileg 2024 mendatang. Sebagai bacaleg Partai Demokrat di dapil 1 NTT meliputi Flores Lembata Alor, Bung Tardy belum lama ini  melakukan perjalanan canvas ke seujung Pulau Flores, Nusa Nipah. Dari Manggarai  di  bagian barat hingga  menyeberangi Adonara, Alor dan ujung timur Flores.

    Di Flores, pada tahap awal ini Bung Tardy berniat bertemu secara langsung dengan berbagai kalangan masyarakat untuk bertatap muka memperkenalkan diri. Suatu sikap dan langkah yang sangat tepat. Tak kenal maka tak sayang.  Masyarakat Flores tentu akan terbuka menerima setiap anak kandung Flores yang siap kembali ke pangkuannya. Energi magis Flores Nusa Bunga kiranya akan semerbak mewangi perlahan tapi pasti mulai merasuk ke dalam hati sanubari setiap anak rantau yang rindu kampung halaman tanah leluhur.

    Sesaat sebelum kembali ke Jakarta tempat mengadu asa dan kesibukan sebagai lawyer, petinggi partai,  tokoh pemuda dan masyarakat NTT Jabodetabek, Bung Tardy sempat bertemu berpose dengan Joni Nura. Seorang jurnalis muda, reporter sebuah media mainstream di Bandara Frans Seda Maumere. Ini sebuah kebetulan yang bukan tanpa makna. Kita meyakini bahwa selalu ada providentia dei di setiap peristiwa kehidupan.

    Pertama-tama, setiap sosok publik seperti Bung Tardy memang seharusnya memiliki kesadaran strategis tentang perlunya dukungan publikasi para pewarta dalam kegiatannya. Dengan demikian sebuah messages dapat terjangkau secara lebih luas, efektif dan efisien. Melalui media, masyarakat Flores di mana saja kiranya semakin mengenal siapa itu sosok Bung Tardy berikut visi misi  karakter sepak terjang dan lain sebagainya.

    Kedua, kebetulan bahwa Joni Nura sang jurnalis ini adalah pihak yang pernah sangat viral di jagat medsos karena sebuah video insiden pertengkaran dengan bupati Sikka  Robby Idong dalam giat peliputan di eks HGU Patiahu, Maumere. Kebetulan pula bahwa, Bung Tardy dan Robby Idong adalah teman seangkatan saat bersekolah di SMA Syuradikara Ende  tahun 1990 an.

    Dengan demikian, foto dokumentasi Bung Tardy kebetulan bersama Joni Nura ini secara bebas dapat dimaknai sebagai berikut. Dunia ternyata sempit, tetapi kerendahan hati dan pikiran  yang tak berbatas akan menyatu dan membawa kebaikan.

    Salam Wajah Baru.