ADONARA,SELATANINDONESIA.COM – Atmosfer sepak bola Flores Timur mulai menghangat bahkan sebelum Apebuan Cup II 2026 resmi digulirkan. Dari Labalewuk, kabar kepulangan seorang bintang Liga Indonesia langsung mengubah percakapan publik tentang peta persaingan turnamen antarkampung paling bergengsi itu.
Kasim Botan dipastikan pulang kampung untuk memperkuat Labalewuk FC. Menariknya, Labalewuk FC bukan sekadar tim peserta bagi winger yang kini membela Semen Padang FC tersebut, melainkan tim masa kecil yang membentuk awal perjalanan sepak bolanya.
Kisah ini memberi lapisan emosional tersendiri. Di tengah karier profesional yang pernah membawanya berseragam Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, hingga PSIM Yogyakarta, kepulangan Kasim ke Labalewuk terasa seperti kembali ke titik mula, ke lapangan sederhana tempat mimpi besar pertama kali tumbuh.
Kamis pagi, 28 Mei 2026, Kasim tiba di Labalewuk. Kedatangannya disambut hangat warga, pemain, dan jajaran manajemen tim. Di kampung halaman, ia bukan sekadar pemain profesional, melainkan anak daerah yang pulang membawa pengalaman panjang dari panggung sepak bola nasional.
Bagi Labalewuk FC, kehadiran Kasim bukan hanya tambahan kekuatan teknis, tetapi juga simbol keterikatan emosional. Tim yang selama ini kerap dipandang sebagai kuda hitam kini pelan-pelan berubah menjadi salah satu kandidat serius dalam perebutan gelar.
Kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, serta ketenangan Kasim dalam menghadapi tekanan menjadi modal penting yang diharapkan mampu mengangkat performa tim. Lebih dari itu, pengalamannya di level kompetisi tertinggi menjadi sumber inspirasi bagi pemain-pemain muda di sekitarnya.
Apebuan Cup II 2026 pun kini memasuki babak cerita baru. Turnamen yang selama ini hidup dari semangat kampung dan rivalitas lokal itu mendadak mendapat sorotan lebih besar, seiring kembalinya salah satu putra terbaik daerah ke akar sepak bolanya.
Di Labalewuk, harapan kembali disusun. Dan di kaki Kasim Botan, masa lalu dan masa depan seolah bertemu di satu titik: lapangan kampung yang kini kembali menjadi panggung mimpi, dan Apebuan kian bergelora.*/Ipul/AFN/llt



Komentar