ADONARA,SELATANINDONESIA.COM – Langkah serius diperlihatkan Nagadarat menjelang bergulirnya Apebuan Cup II 2026. Finalis Melchias Markus Mekeng (M3) Cup 2023 itu kembali memainkan strategi lama mereka: memadukan pemain lokal potensial dengan nama-nama yang telah kenyang pengalaman di level nasional.
Kali ini, perhatian publik tertuju pada sosok Frengky Deaner Missa. Mantan pemain Tim Nasional Indonesia U-20 tersebut dikabarkan tinggal selangkah lagi resmi diperkenalkan sebagai bagian dari skuad Nagadarat. Informasi itu diperoleh dari sumber internal klub yang menyebut proses administrasi dan komunikasi kedua pihak sudah memasuki tahap akhir.
Jika transfer itu benar-benar terwujud, Nagadarat tidak sekadar mendapatkan pemain dengan label tim nasional. Mereka memperoleh pesepak bola muda yang tumbuh dari jalan panjang sepak bola Nusa Tenggara Timur hingga panggung Liga 1.
Frengky bukan nama yang lahir dari sorotan besar sejak awal. Ia datang dari Soe, sebuah kota kecil di Pulau Timor, dengan perjalanan yang lebih banyak diwarnai lapangan tanah dan kompetisi lokal ketimbang akademi elite. Namun justru dari ruang sederhana itu karakter permainannya terbentuk: agresif, cepat, dan tidak mudah menyerah.
Namanya mulai dikenal publik sepak bola nasional ketika menembus skuad utama Persija Jakarta pada musim Liga 1 2022/2023. Saat itu, Persija kembali menunjukkan keberaniannya memberi panggung kepada pemain muda.
Frengky menjalani debut profesional melawan Bali United pada Juli 2022. Namun momentum yang benar-benar mengangkat namanya hadir beberapa hari kemudian ketika ia mencetak gol perdana ke gawang Persis Solo di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Di hadapan puluhan ribu Jakmania, pemain muda asal Soe itu merayakan salah satu momen terpenting dalam kariernya.
Perjalanan menuju titik tersebut tidak berlangsung singkat. Frengky mulai bermain sepak bola sejak duduk di bangku sekolah dasar karena ajakan teman-temannya. Ia sempat menimba ilmu bersama Uni Papua sebelum berkembang di Soe Generation, sekolah sepak bola yang banyak membentuk teknik dan mental bertandingnya.
Bakatnya mulai terlihat ketika mengikuti turnamen futsal antarsekolah di Kupang. Saat itu ia tidak hanya membawa sekolahnya menjadi juara, tetapi juga menyabet gelar pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Dari sana, sepak bola bukan lagi sekadar permainan sore hari, melainkan jalan hidup yang ingin ia tekuni.
Kesempatan menuju level lebih tinggi datang ketika Bali United menggelar seleksi Elite Pro Academy di Kupang. Frengky lolos dan bergabung dengan Bali United U-16. Akan tetapi, pandemi Covid-19 menghentikan kompetisi dan memaksanya pulang ke Soe.
Alih-alih kehilangan arah, Frengky justru kembali membangun mimpinya dari bawah. Pada 2021, ia mengikuti seleksi tim PON NTT untuk ajang PON Papua. Meski menjadi pemain termuda dalam skuad, penampilannya mencuri perhatian. Dari sana jalannya menuju Persija terbuka.
Kini, setelah sempat memperkuat level elite sepak bola Indonesia dan masuk radar tim nasional kelompok umur, Frengky berada di ambang tantangan baru bersama Nagadarat.
Bagi Nagadarat, perekrutan ini bukan hanya soal menambah kualitas tim. Ada pesan yang ingin mereka tunjukkan: Apebuan Cup bukan lagi sekadar turnamen komunitas biasa. Kompetisi itu perlahan berkembang menjadi panggung yang menarik pemain dengan pengalaman nasional.
Dan jika Frengky benar-benar mengenakan seragam Nagadarat musim ini, Apebuan Cup II 2026 tampaknya akan memiliki satu magnet baru yang sulit dilewatkan.
Data Diri:ย
Nama : Frengky Deaner Missa
Lahir : Soe, 20 Februari 2004
Anak ke : 3 dari 3 bersaudara
Pemain Idola : Lionel Messi, Yabes Roni
Karier:
2015 Uni Papua
2016-2021 Soe Generation
2019 Bali United EPA U-16
2020 PON NTT
2021 Persija EPA U-18
2022 Persija.
2025/2026 PS Bayangkara.*/Ipul/AFN/llt



Komentar