TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ Aroma aneka masakan yang menggoda berpadu dengan riuh rendah suara siswa menawarkan dagangan menciptakan suasana berbeda di lingkungan SMA Bakti Luhur, Desa Kalena Wano, Tambolaka, Senin (4/5/2026). Bazar kuliner yang digelar bukan sekadar perayaan, melainkan ruang belajar nyata tempat siswa mengasah keberanian, kreativitas, dan naluri berwirausaha sejak dini.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumba Barat Daya, Christofel Horo, yang hadir mewakili Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla. Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, pemerintah daerah menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pengalaman praktis yang membentuk karakter.
โBazar ini bukan sekadar bagian dari perayaan, tetapi menjadi laboratorium kewirausahaan bagi siswa,โ ujar Christofel.
Ia menilai, melalui kegiatan tersebut, para siswa SMP dan SMK Bakti Luhur belajar lebih dari sekadar menjual makanan. Mereka dilatih mengelola usaha sederhana, membangun kerja sama tim, disiplin dalam pelayanan, hingga berani mengambil risiko, keterampilan yang kerap luput dari pembelajaran di ruang kelas.
Bazar kuliner ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-9 SMP Bakti Luhur dan ke-11 SMK Bakti Luhur, sekaligus ungkapan syukur atas capaian akreditasi A yang diraih SMK Bakti Luhur. Momentum ini juga ditandai dengan pemberkatan gedung baru sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar.
Di setiap stan, siswa tampak antusias menawarkan beragam menu hasil kreasi mereka sendiri. Interaksi langsung dengan pengunjung menjadi pengalaman berharga dalam memahami dinamika pasar, mulai dari menarik minat pembeli hingga menjaga kualitas layanan.
Pemerintah daerah berharap, ruang-ruang pembelajaran kontekstual seperti ini terus dikembangkan. Dari kegiatan sederhana tersebut, diyakini akan lahir generasi muda yang tidak hanya siap bersaing, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi dirinya dan masyarakat sekitar.
Menutup kegiatan, Christofel menyampaikan pesan khusus kepada para siswa, terutama yang akan segera menyelesaikan pendidikan. Pengalaman di bangku sekolah, menurutnya, harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh dengan percaya diri.
Di tengah geliat bazar yang sederhana, tersimpan harapan besar: dari tangan-tangan muda Bakti Luhur, masa depan kewirausahaan di Sumba Barat Daya perlahan sedang dibentuk.*/Adi Suseno/llt













Komentar