GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah
Beranda / Daerah / Di Tangan Bupati Ratu Wulla, 80 Pejabat Mengemban Amanah Perubahan SBD

Di Tangan Bupati Ratu Wulla, 80 Pejabat Mengemban Amanah Perubahan SBD

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla ketika melantik 80 pejabat administrator dan pengawas di Lingkup Pemda Sumba Barat Daya, Sabtu (2/5/2026). Foto: Risto U. Zaza

TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ€” Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melakukan perombakan signifikan di tubuh birokrasi dengan melantik 80 pejabat administrator dan pengawas, Sabtu (2/5/2026). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mempercepat reformasi tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati SBD, Tambolaka, dihadiri unsur pimpinan daerah, legislatif, serta perwakilan TNI/Polri. Sejumlah pejabat yang dilantik merupakan hasil rotasi, mutasi, dan promosi jabatan pada level eselon III dan IV.

Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wula menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan bagian dari upaya pembenahan organisasi yang lebih luas. Ia menekankan bahwa setiap keputusan telah melalui pertimbangan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

โ€œPelantikan ini harus dimaknai sebagai kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja, bukan sekadar menempatkan figur pada jabatan tertentu,โ€ ujarnya.

Lebih jauh, Bupati menggarisbawahi pentingnya membangun birokrasi yang adaptif di tengah tuntutan perubahan. Dalam konteks itu, ia mendorong tiga agenda transformasi utama, yakni penguatan struktur organisasi, pembaruan sistem kerja yang lebih fleksibel dan kolaboratif, serta pengembangan manajemen sumber daya manusia menuju konsep human capital yang tangguh.

Bupati SBD Gandeng Swasta Kembangkan Arung Jeram, Sungai Dikira Jadi Destinasi Baru Wisata Alam

Menurut dia, aparatur sipil negara (ASN) tidak lagi dapat bekerja secara konvensional dan administratif semata. Mereka dituntut menghadirkan inovasi, kecepatan respons, serta kemampuan membaca persoalan riil di masyarakat.

โ€œJangan terjebak rutinitas. Identifikasi masalah di unit kerja masing-masing dan lakukan percepatan penyelesaiannya,โ€ kata Bupati Ratu Wula.

Pelantikan ini juga dikaitkan dengan upaya menyongsong visi pembangunan nasional jangka panjang, Indonesia Emas 2045. Dalam kerangka tersebut, Pemerintah Kabupaten SBD menempatkan birokrasi sebagai motor penggerak pembangunan daerah, khususnya melalui program unggulan โ€œMembangun Desa Menata Kotaโ€.

Program ini menekankan keseimbangan antara pembangunan wilayah perdesaan dan perkotaan, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan sumber daya manusia yang sehat dan cerdas.

Bupati Ratu Wula mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan amanah yang harus dijaga dengan integritas. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjunjung tinggi etika birokrasi, memperkuat disiplin, serta berpegang pada nilai-nilai dasar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI).

Ratu Wulla dan Kado Hardiknas: Ketika 1.554 Guru di SBD Menjemput Kepastian Lewat SK PPPK

โ€œJabatan adalah amanah bagi mereka yang dinilai mampu. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,โ€ ujarnya menegaskan.

Sejumlah tokoh turut menyaksikan pelantikan tersebut, antara lain Wakil Ketua DPRD SBD, pimpinan perangkat daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, serta perwakilan lembaga perbankan dan aparat keamanan.

Pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kinerja birokrasi di Kabupaten Sumba Barat Daya, seiring tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks dan dinamis.*/Adi Suseno/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement