KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ Asosiasi Provinsi PSSI Nusa Tenggara Timur mulai menata langkah untuk membangun kekuatan tim sepak bola daerah menjelang Pekan Olahraga Nasional 2028. Berbagai kompetisi yang digelar sepanjang 2026 diproyeksikan sebagai ajang pencarian bakat pemain muda dari seluruh kabupaten dan kota di NTT.
Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Nusa Tenggara Timur, Christ Mboeik di Kupang, Rabu (11/3/2026) mengatakan, kompetisi sepak bola tahun ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari proses seleksi untuk membentuk kerangka tim sepak bola NTT menuju PON 2028.
Menurut dia, pemain-pemain yang menonjol dari berbagai turnamen akan dipantau dan diseleksi untuk memperkuat tim daerah. Setelah terbentuk, para pemain akan menjalani program pemusatan latihan yang dirancang dengan dua pola, yakni latihan terdesentralisasi di daerah masing-masing serta latihan terpusat di satu lokasi utama.
Pembiayaan program pembinaan dan latihan tersebut direncanakan mendapat dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT, PSSI, serta kemungkinan dukungan sponsor.
Target Emas
PSSI NTT memasang target ambisius bagi tim sepak bola putra pada PON 2028, yakni meraih medali emas. Target tersebut dinilai realistis mengingat capaian tim sepak bola NTT pada PON 2024 di AcehโSumatera Utara yang berhasil menembus delapan besar nasional.
Selain itu, posisi NTT sebagai tuan rumah PON 2028 dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah, termasuk cabang sepak bola.
Untuk memperkuat persiapan, PSSI NTT juga berencana membentuk satuan tugas (Satgas) Tim Sepak Bola PON NTT yang akan bertanggung jawab terhadap seluruh aspek pembinaan, mulai dari pemantauan pemain, perencanaan program latihan, hingga pengelolaan tim.
Agenda Kompetisi 2026
Sejumlah kompetisi sepak bola tingkat provinsi telah dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026. Penetapan tuan rumah dilakukan melalui Kongres Biasa PSSI NTT yang sebelumnya digelar di Labuan Bajo.
Beberapa turnamen yang akan digelar antara lain Piala Gubernur Liga 4 ETMC di Flores Timur, Piala Gubernur Soeratin U-17 di Nagekeo, kompetisi Soeratin U-13 dan U-15 di Kota Kupang, Piala Pertiwi untuk sepak bola putri di Sikka, serta turnamen beach soccer di Manggarai Barat.
PSSI NTT juga telah menunjuk penanggung jawab teknis untuk setiap kompetisi guna memastikan koordinasi dengan daerah tuan rumah berjalan efektif. Apabila terdapat daerah yang tidak siap melaksanakan kompetisi, pemerintah daerah atau PSSI kabupaten diminta segera menyampaikan pemberitahuan kepada PSSI NTT agar dapat ditunjuk tuan rumah pengganti.
PSSI NTT menargetkan seluruh daerah tuan rumah sudah memberikan kepastian kesiapan penyelenggaraan paling lambat akhir Maret 2026. Khusus untuk kompetisi kelompok umur Soeratin, seluruh pertandingan ditargetkan selesai sebelum Agustus 2026 agar tim juara dapat mewakili NTT pada putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Sementara itu, Piala Gubernur Liga 4 ETMC direncanakan digelar pada Oktober hingga November 2026.*/js/llt













Komentar