GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Kesehatan Kota Kupang Pemerintah Propinsi NTT Politik
Beranda / Politik / 1000 Dosis Vaksin dari Komisi IX DPR untuk Warga di Paroki Assumpta

1000 Dosis Vaksin dari Komisi IX DPR untuk Warga di Paroki Assumpta

Vaksinasi massal di Aula Paroki Sta. Maria Assumpta Kota Kupang yang difasilitasi Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena dengan Kemnkes, Kamis (26/8/2021) Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan.

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Berkat kemitraan harmonis antara Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena dengan Kementrian Kesehatan RI dan Paroki Sta. Maria Assumpta Kota Kupang, sebanyak 1000 orang mendapatkan vaksinasi.

Vaksinasi massal bagi warga itu digelar di Aula Paroki Sta. Maria Assumpta Kupang, Kamis (26/8/2021) itu untuk mempercepat herd immunity masyarakat dan mencegah penyebaran Covid-19. Vaksinasi tersebut merupakan dosis pertama yang menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Sejumlah warga mengaku selama ini sangat kesulitan untuk mendapatkan informasi dan layanan vaksinasi. โ€œSaya selama ini kesulitan untuk mendapatkan layanan vaksin. Tetapi setelah mendapat informasi dari Pastor Paroki Sta. Maria Assumpta bahwa ada acara vaksinasi di Paroki, maka saya ikut daftar dan Puji Tuhan, saya sudah dapat vaksin. Terimakasih untuk Bapak Pastor Paroki, dan Pak Melki Laka Lena serta Kemenkes yang sudah sediakan vaksinasi ini,โ€ sebut Ny. Maria Fatima Payong Beda, salah satu peserta vaksinasi di Aula Paroki Sta. Maria Assumpta, Kota Kupang.

Pengakuan yang sama disampaikan Ririn Rumi Adu. Siswi SMK Negeri 3 Kota Kupang ini mengaku sangat terbantu dengan layanan vaksinasi yang disediakan oleh Komisi IX DPR RI dan Kementrian Kesehatan yang digelar di Paroki Sta. Maria Assumpta, karena selama ini ia sulit mendapatkan akses vaksinasi. โ€œSaya sudah terima vaksin dan terimaksih untuk Pak Melki Laka Lena dan para tenaga medis serta Bapak Pastor Paroki,โ€ sebut Ririn Adu.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutan secara virtual mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini atas kerjasama Komisi IX DPR RI dengan Kemenkes. โ€œKami menyampaikan terimaksih atas semua dukungan dan kerjasama dari semua pihak terutama Kemenkes, juga Pastor Paroki Sta. Maria Assumpta serta teman-teman Nakes dan aparat Kepolisian yang membantu acara vaksinasi ini,โ€ sebut Melki Laka Lena.

Program MBG Diperkuat, Gubernur NTT Fokus pada Distribusi dan Pangan Lokal

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT itu menyebut, kendati vaksinasi massal terus dilakukan namun masyarakat diminta untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan adaptasi kebiasaan baru. “Saya minta agar kita semua tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, juga terus melakukan edukasi bersama. Prinsipnya, kita semua bisa melakukan proses memperbaiki pola hidup kita lebih baik,” ujar Melki Laka Lena.

Administrator Kesehatan, Kemenkes RI dr. Alfarizi mengatakan, program vaksinasi massal dilakukan untuk mengejar percepatan herd immunity sebagai arahan Presiden Jokowi. โ€œBapak Presiden terus mendorong beberapa provinsi dan kabupaten kota bekerja sama dengan Kemenkes dan Komisi IX juga Dinkes Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mempercepat cakupan vaksinasi,โ€ sebut Alfarisi.

Dikatakan Alfarisi, vaksinasi yang digelar itu ditargetkan untuk 1.000 orang di setiap lokasi vaksinasi. โ€œSelain di Kota Kupang, kami akan gelar vaksinasi massal juga akan di Kabupaten Sumba Barat Daya pada 29 Agustus 2021 mendatang. Kami dari Kemenkes ada 5 orang dan didukung tim Dinkesdukcapil Provinsi NTT dan Dinkes Kota Kupang sebanyak 50 tenaga vaksinator untuk 3 meja vaksinasi,โ€ sebutnya.

Kepala Dinkesdukcapil NTT dr. Messerasi Ataupah melalui Kabid Yankes Emma Simanjuntak menyebut program kolaborasi tersebut mendukung percepatan vaksinasi yang dilaksanakan daerah. “Kolaborasi DPR RI melalui Pak Melki Laka Lena dan Kemenkes bersama-sama untuk percepatan vaksinasi di daerah, sangat membantu masyarakat kita. Dan kita telah memetakan distribusi dan progres vaksinasi baik di Provinsi maupun kabupaten dan Kota,โ€ katanya.

Disebutkan Emma, saat ini vaksinasi di NTT sudah mencapai angka 53 persen. โ€œSupaya lebih cepat, Kota Kupang menjadi barometer herd immunity di Provinsi NTT. Mudah mudahan lebih cepat lagi,โ€ katanya.***Laurens Leba Tukan

Sentralisasi Likuiditas Melalui Pengalihan Gaji ASN, Implikasi terhadap Ketahanan Bank Pembangunan Daerah dan Otonomi Fiskal Daerah (Sebuah catatan atas pergeseran gaji tenaga PPL ke bank HIMBARA)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement