GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Eksbis Nusantara Pariwisata Politik
Beranda / Politik / Wagub Beri Apresiasi Kades Mata Air yang Bayar Warga Selamatkan Penyu di Sulamanda

Wagub Beri Apresiasi Kades Mata Air yang Bayar Warga Selamatkan Penyu di Sulamanda

Wagub NTT, Josef A. Nae Soi bersama Kades Mata Air, Benyamin Kanuk dan Ama, warga desa setempat yang memelihara dan melindungi penyu hingga menetas usai melepaskan anak penyu ke laut di pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (4/10/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Kepala Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Benyamin Kanuk punya resep tersendiri untuk memotivasi warganya dalam menjaga sumber daya alam termasuk satwa laut di pesisir pantai Sulamanda.

Kades yang pernah terpilih menjadi kepala desa pengembang BumDes terbaik tingkat provinsi NTT ini bersama BPD telah mengalokasikan anggaran untuk warga yang berhasil menjaga dan melindungi penyu yang bertelur di sepanjang pesisir pantai Sulamnda. Dana sebesar Rp 500.000 akan diberikan kepada setiap warga yang berhasil melindungi penyu yang bertelur dan menjaga telur penyu hingga menetas dan kembali melepaskan anakan penyu ke laut setelah menetas.

โ€œJika ada warga yang berhasil menjaga penyu yang bertelur dan menuntun kembali induknya ke laut serta menjaga telur penyu sampai menetas lalu mengantar anak penyu itu kembali ke laut maka datang ke kantor Desa, tandatangan kwitansi dan ambil dana Rp 500.000, dan itu harus ditunjukan dalam bentuk video,โ€ sebut kades Benyamin Kanuk usai bersama Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi dan komunitas KCC serta sejumlah komunitas sepeda lainnya di Kota Kupang melepas 13 anak penyu di Pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (4/10/2020).

Dijelaskan Kades Benyamin, semua penyu yang turun hendak bertelur di sepanjang pantai Sulamanda akan dikawal oleh masyarakat. โ€œSetiap kali masyarakat lihat ada penyu yang hendak bertelur, masyaraat jaga dan setelah bertelur induknya dipulangkan ke laut dan setelah itu 55 hari kemudian menetas, dia jaga lagi anaknya sampai besar dan hari ini bertepatan Pak Wagub ke sini maka kami minta beliau dan teman-teman pencinta olahraga sepeda yang melepaskan ke laut,โ€ sebut Kades Benediktus.

Wagub NTT, Josef A. Nae Soi bersama Kades Mata Air, Benyamin Kanuk dan para peserta Goes ketika melepaskan anak penyu yang dipiara warga ke laut di pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (4/10/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

Atas langkah cerdas yang dilakukan itu, Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Desa Mata Air dan warganya yang telah menjaga dan melindungi habitat penyu di wilayah Sulamanda.

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

โ€œTidak ada niatan dan agenda untuk melepas 13 ekor anakan penyuh, tetapi kebetulan ada masyarakat di sini yang saya sangat aparesiasi karena sudah sangat peduli dengan lingkungan. Ketika lihat induknya penyuh mau bertelur mereka jaga dan setelah bertelur sebanyak 108 butir, mereka kembalikan induknya ke laut, lalu setelah menetas, mereka jaga dan hari ini dengar saya gowes ke sini mereka minta saya yang lepaskan anakan penyuh ke laut, ini luar biasa,โ€ ujar Wagub Nae Soi. ***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.