GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Golkar Politik
Beranda / Politik / Wabup Kamillus Elu Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar TTU, Alain Niti Susanto Tekankan Konsolidasi dan Kaderisasi

Wabup Kamillus Elu Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar TTU, Alain Niti Susanto Tekankan Konsolidasi dan Kaderisasi

Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, menerima petaka Partai Golkar dari Pimpinan Musda Jemmy Lasa usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU periode 2026–2031. Ia didampingi Ketua DPD I Partai Golkar NTT, F.X. Alain Niti Susanto dan Sekretaris Wehelmintje Sarce Liby Sinlaleloe di Kefamenanu, Kabupaten TTU, Sabtu (10/10/2026). Foto:Fenop

KEFAMENANU,SELATANINDONESIA.COM — Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU periode 2026–2031. Terpilihnya Kamillus dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar TTU menjadi awal kepemimpinan baru yang dihadapkan pada agenda penguatan organisasi, kaderisasi, dan peningkatan perolehan kursi legislatif.

Kamillus ditetapkan sebagai calon tunggal dalam Musda XI Partai Golkar TTU yang berlangsung di Aula Kantor DPD Golkar TTU, Sabtu (10/10/2026).

Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT), F.X. Alain Niti Susanto, mengingatkan agar kepengurusan baru tidak berhenti pada pergantian kepemimpinan. Konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah dan kaderisasi yang berkesinambungan, menurut dia, menjadi pekerjaan penting untuk menjaga soliditas partai menghadapi agenda politik mendatang.

“Musda TTU merupakan Musda ke-19 di NTT. Setelah seluruh Musda selesai, tentu akan dilakukan evaluasi terhadap kepengurusan agar organisasi semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” ujar Alain.

Bagi Golkar TTU, tantangan kepengurusan baru adalah mempertahankan basis dukungan yang telah terbentuk sekaligus memperluas jangkauan partai di tengah masyarakat. Saat ini, Golkar memiliki lima kursi di DPRD TTU dan menduduki posisi Ketua DPRD kabupaten tersebut.

Pengurus Komite Sekolah TKK Anfrida Larantuka Dikukuhkan, Orang Tua Didorong Aktif Dukung Pendidikan

Kamillus mengatakan, capaian itu menjadi pijakan untuk meningkatkan perolehan suara dan kursi pada pemilihan legislatif mendatang. Ia menegaskan, penguatan struktur partai harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk hingga tingkat desa.

“Saat ini, Partai Golkar berhasil mendapatkan lima kursi di DPRD TTU dan berhasil meraih kursi Ketua DPRD TTU. Ke depan, kita akan terus berusaha dan berjuang untuk meningkatkan jumlah suara maupun jumlah kursi di parlemen, baik di DPRD kabupaten maupun DPRD provinsi,” kata Kamillus.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPD I Golkar NTT, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, serta seluruh pengurus dan kader Golkar TTU yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

Kamillus juga memberikan penghargaan kepada Kristoforus Efi, mantan Ketua DPD II Golkar TTU, yang dinilainya telah meletakkan fondasi bagi perkembangan partai. Apresiasi turut disampaikan kepada Maria Yashinta Dewi Maku Djawa yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Ketua DPD II Golkar TTU.

Dukungan kepada pemerintah tetap disertai pengawasan

Umbu Rudi Kabunang: RUU Masyarakat Adat Pastikan Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat dan Ruang Hidup Terlindungi

Alain menegaskan, Golkar tetap berkomitmen mendukung program pemerintah. Namun, dukungan politik tersebut tidak berarti partai harus mengesampingkan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Menurut dia, dukungan harus diberikan secara kritis, objektif, dan profesional dengan tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai pertimbangan utama.

“Golkar akan tetap mendukung pemerintah. Namun, dukungan itu harus dilakukan secara kritis, objektif, dan profesional demi kepentingan masyarakat,” tegas Alain.

Pernyataan tersebut menempatkan dua agenda sekaligus bagi kepengurusan baru Golkar TTU: membangun hubungan konstruktif dengan pemerintah dan memastikan fungsi politik partai tetap berjalan melalui pengawasan serta perjuangan aspirasi masyarakat.

Di tingkat daerah, keberhasilan konsolidasi tidak hanya ditentukan oleh pembentukan struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kemampuan kader menjalankan program partai dan merespons persoalan yang dihadapi warga.

Pemprov NTT-GMIT Siapkan Kerja Sama Konkret Lindungi Pekerja dan Buka Akses Kerja ke Luar Negeri

Bupati TTU ingatkan kepercayaan rakyat

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, yang hadir dalam Musda XI Golkar TTU, mengingatkan bahwa kekuatan partai politik tidak semata-mata diukur dari jumlah kursi yang diperoleh dalam pemilihan legislatif. Partai, menurut dia, juga harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di daerah.

“Saya berharap Partai Golkar terus menjaga kepercayaan rakyat dengan memperkuat kerja-kerja politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Falen Kebo.

Pesan itu menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kepengurusan Kamillus. Target meningkatkan jumlah kursi legislatif perlu berjalan beriringan dengan pelayanan kepada masyarakat, sehingga aktivitas partai tidak hanya terlihat menjelang pemilihan umum.

Dukungan terhadap kepemimpinan baru juga disampaikan Kristoforus Efi. Ia menyatakan mendukung Kamillus Elu beserta jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun mendatang.

“Prinsipnya, kita mendukung penuh ketua dan jajaran kepengurusan yang baru. Kita juga mendukung agar program-program kegiatan bisa berjalan dengan baik, agar masyarakat selalu meyakini bahwa Golkar dekat dengan rakyat dan terus berkarya untuk kemajuan Kabupaten TTU,” ujar Kristo.

Sementara itu, Maria Yashinta Dewi Maku Djawa berharap kepengurusan baru mampu membawa Golkar TTU berkembang dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya ketulusan dalam bekerja, konsistensi pelayanan, serta kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Untuk kepengurusan yang baru yang akan segera disahkan lewat forum Musda, saya menaruh harapan besar agar bisa membawa Partai Golkar menjadi lebih besar dan lebih dicintai oleh masyarakat. Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas untuk kemajuan partai dan berikanlah pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Teruslah berkarya untuk kemajuan bersama,” pungkasnya.

Terpilihnya Kamillus Elu menandai dimulainya masa konsolidasi baru Golkar TTU. Kepengurusan periode 2026–2031 kini dituntut menyelaraskan penguatan struktur, regenerasi kader, peningkatan perolehan kursi legislatif, dan kerja pelayanan publik.

Bagi Golkar TTU, ukuran keberhasilan kepemimpinan baru pada akhirnya tidak hanya terletak pada target elektoral, tetapi juga pada kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja politik yang terbuka, terukur, dan berorientasi pada kepentingan warga.*/ocep/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement