GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Politik Sumba Tengah
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Sumba Tengah / Ubah Mindset dari “5T”, Bupati Sumba Tengah Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD

Ubah Mindset dari “5T”, Bupati Sumba Tengah Tekankan Disiplin dan Optimalisasi PAD

Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu saat apel kekuatan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah di halaman Kantor Bupati, Waibakul, Senin (23/2/2026). Foto: ProkopimSTeng

WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM — Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu memimpin apel kekuatan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah di halaman Kantor Bupati, Waibakul, Senin (23/2/2026). Di hadapan para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural dan fungsional, hingga PPPK, ia menyampaikan pesan tegas: perubahan nasib daerah harus dimulai dari perubahan pola pikir aparatur.

Menurut Bupati Paulus, kecerdasan intelektual tidak akan bermakna tanpa kerja keras dan disiplin. Ia mengingatkan bahwa Sumba Tengah masih menghadapi beban berat sebagai daerah 3T—tertinggal, terdepan, dan terluar—bahkan, sebutnya, dapat dikategorikan “5T” karena tingkat kemiskinan tinggi dan kapasitas fiskal yang sangat terbatas.

“Kalau mindset tidak berubah, kita akan tetap berada dalam kondisi yang sama. Kesatuan hati, komitmen, ketulusan, dan pelayanan yang sungguh-sungguh menjadi kunci untuk keluar dari situasi ini,” ujarnya.

Sorotan utama bupati tertuju pada ketergantungan fiskal daerah yang mencapai 97 persen terhadap dana transfer pusat. Angka itu, menurut dia, jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di bawah 60 persen. Ketergantungan tersebut dinilai membuat ruang gerak pembangunan menjadi sempit.

Karena itu, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) menjadi agenda mendesak. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) akan diberlakukan kembali mulai 2027. Paulus meminta perangkat daerah segera melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami urgensi kebijakan tersebut sejak dini.

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

Selain PBB, pemerintah daerah juga membidik potensi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di wilayah selatan seluas sekitar 2.000 hektar dan wilayah pantai utara sekitar 1.000 hektar. Potensi itu diperkirakan dapat menyumbang pendapatan antara Rp10 miliar hingga Rp50 miliar. Sementara dari sektor Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), proyeksi pendapatan mencapai Rp5 miliar.

Jika ketiga sumber itu dikelola optimal, pemerintah daerah menargetkan pembiayaan program prioritas, mulai dari rumah mandiri, penyediaan air bersih, beasiswa abadi, hingga penguatan pelayanan dasar masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Paulus juga menegaskan bahwa belanja wajib (mandatory spending) pada sektor pendidikan dan kesehatan tidak dapat diefisienkan. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga diminta menuntaskan pengisian data pokok pendidikan (Dapodik), sedangkan Dinas Kesehatan harus menyajikan data yang akurat dan transparan. Seusai apel, kedua perangkat daerah tersebut langsung diminta mempresentasikan data di hadapan bupati.

Instruksi khusus turut disampaikan. Dinas Peternakan diminta menelusuri penyebab kematian ternak bebek di rumah jabatan bupati dan sekretaris daerah. Dinas PUPR, Dinas Pertanian, dan Dinas Peternakan diperintahkan menyusun proposal untuk diteruskan ke Bappenas dan dibahas bersama kementerian terkait. Dinas Pertanian juga diminta menyerahkan data CPCL kepada DPRD guna menghindari kecurigaan publik.

Soal disiplin, Bupati Paulus tidak memberi ruang kompromi. Ia menegaskan akan memberhentikan pimpinan perangkat daerah yang membiarkan stafnya tidak disiplin. Pimpinan yang tidak menyusun PK POM Model pun tidak akan diberi penugasan.

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Apel itu bukan sekadar rutinitas seremonial. Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dihadapkan pada pilihan: bertahan dalam ketergantungan atau bergerak menuju kemandirian. Bagi Bupati Paulus, jawabannya bergantung pada keberanian mengubah pola pikir dan konsistensi menjalankan disiplin birokrasi.*/ProkopimSTeng/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.