G-RDVF5GTVXM

Tag: Golkar NTT

  • Ketum KOSGORO 1957 Bantu Korban Bencana NTT, Melki Laka Lena: Kita Bangun Rumah Baca di Tiga Kabupaten

    Ketum KOSGORO 1957 Bantu Korban Bencana NTT, Melki Laka Lena: Kita Bangun Rumah Baca di Tiga Kabupaten

    JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Badai siklon tropis seroja yang melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) awal Arpil 2021 lalu turut memantik rasa solidaritas kemanusiaan dari Ketua Umum PPK KOSGORO 1957, Dave Laksono.

    Salah satu organisasi pendiri Partai Golkar ini menyerahkan bantuan senilia Rp 75 juta untuk membantu para korban bencana di provinsi berbasis kepulauan itu. Bantuan tersebut diserhakan oleh Ketua Umum PPK KOSGORO 1957 Dave Laksono dan diterima langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena di Kantor PPK KOSGORO 1957, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

    “Terimakasih Kaka Ketum, Kaka Sekjen, Pak Agung Laksono dan semua keluarga besar KOSGORO 1957 yang sudah membantu korban bencana di NTT. Kami akan koordinasikan dengan KOSGORO Provinsi NTT dan tiga dari semua kabupaten terdampak bencana di NTT untuk membantu masyarakat yang sifatnya permanen,” sebut Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena kepada SelatanIndonesia.com, Rabu (28/4/2021).

    Melki Laka Lena mengatakan, ia telah berkoordinasi dengan Ketua KOSGORO 1957 Provinsi NTT, Alain Nitty Susanto agar bantuan yang diberikan oleh PPK KOSGORO 1957 akan dibangun tiga unit rumah baca di tiga Kabupaten. “Kita bangun semacam rumah panggung yang agak luas dan terbuka, dan bisa dimanfaatkan sebagai rumah baca dan ruang pertemuan warga, plus MCK dan wifi gratis buat masyarakat terdampak,” sebutnya.

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini mengatakan, ia telah memutuskan untuk membangun rumah baca itu di tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS) dan Malaka.***Laurens Leba Tukan

  • Golkar NTT dan IIPG Salurkan Bantuan untuk Delapan Kecamatan Terdampak Bencana di Alor

    Golkar NTT dan IIPG Salurkan Bantuan untuk Delapan Kecamatan Terdampak Bencana di Alor

    KALABAHI,SELATANINDONESIA.COM – DPD Partai Golkar Provinsi NTT dan Ikatan Isteri Partai Golkar (IIPG) menyalurkan bantuan untuk warga terdampak badai seroja dan banjir bandang di delapan Kecamatan di Kabupaten Alor.

    Delapan Kecamatan yang terdampak bencana itu diantaranya, Kecamatan Alor Timur Laut, Alor Selatan, Pureman, Alor Timur, Alor Tengah Utara, Lembur, Pantar Timur dan Pantar Tengah.

    Sedangkan sembilan kecamatan lain di Alor, terdampak angin kencang yang mengakibatkan tumbangnya tanaman produktif milik warga yang menjadi penopang perekonomian seperti pisang, pohon jati, asam, dan kemiri,” sebut Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Alor, Sulaiman Singhs kepada SelatanIndonesia.com, Selasa (20/4/2021).

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor ini menyampaikan rasa terima kasih dan memberikan apresiasi atas bantuan yang dibrikan sebagai bentuk perhatian dan semangat solidaritas dari DPD Golkar NTT dan IIPG pada masyarakat yang menjadi korban bencana. “Terima kasih yang tulus kami sampaikan untuk Pak Melki Laka Lena selaku Ketua DPD I Golkar NTT dan Ibu Asty Laka Lena, ketua IIPG NTT yang telah menunjukan cintanya untuk masyarakat yang terdampak badai seroja di Kabupaten Alor,” ujarnya.

    Sulaiman menguraikan, bantuan yang diberikan itu berupa Genset, tandom air tikar ukuran besar, tikar ukuran kecil, masker, makanan tambahan ibu hamil, makanan tambahan balita, beras, pempers bayi, pempers lansia, pembalut wanita, sabun cuci tangan, pakaian dalam campuran, selimut, serta baju-celana berbagai ukuran.

    Bantuan seperti genset dan tandom air ini sasarannya nanti ke posko dan rumah ibadah,” ujarnya.

    Wakil Sekretaris DPD I Golkar NTT, Nitta Blegur yang ditugaskan membawa bantuan dari DPD I Golkar NTT dan IIPG NTT, mengatakan, Partai Golkar NTT dan IIPG menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk masyarakat terdampak badai seroja dan banjir bandang di semua Kabupaten di NTT yang terdampak.

    Dijelaskan Nitta Blegur yang didampingi Sokan Teibang, berbagai jenis bantuan itu selian bersumber dari DPD I Golkar NTT, juga datang dari Ketua Umum IIPG Pusat, Ny. Yati Airlangga, dan DPD II Golkar se-NTT, serta anggota Fraksi DPRD di NTT, juga para donatur dan jaringan-jaringan yang selama ini menjalin kemitraan dengan Partai Golkar. “Bantuan ini merupakan bantuan dari kemampuan kami. Bahasa kami adalah setiap orang bisa membantu sejauh yang dimiliki dan dia ikhlas membantu. Apa saja yang bisa diberikan dengan ikhlas, apa pun itu sejauh yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

    Acara penyerahan semua bantuan dilakukan di Kantor DPD II Golkar Kabupaten Alor dari Nitta Blegur kepada Keta DPD II Sulaiman Singhs yang dihadiri seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Alor dan para pengurus untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di delapan Kecamatan yang terdampak bencana.***Laurens Leba Tukan

  • Setelah Jokowi, Melki Laka Lena Gandeng Milenial Kembangkan Kolam Ikan Jadi Ladang Bisnis di Sumba Tengah

    Setelah Jokowi, Melki Laka Lena Gandeng Milenial Kembangkan Kolam Ikan Jadi Ladang Bisnis di Sumba Tengah

    WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM – Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur baru saja dikunjungi Presiden Joko Widodo untuk melihat dari dekat progres pelaksanaan Food Estate atau lumbung pangan Nasional, pada Selasa (23/2/2021).

    Dua hari berselang kunjungan Kepala Negara di Sumba Tengah, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena bertemu para kaum muda milenial di Desa Kawolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabuaten Sumba Tengah. Laka Lena yang didampingi Ketua Golkar Sumba Barat Daniel Bili, Anggota DPRD Sumba Barat Daya Heribertus Pemu Dadi, Richard Mila Mesa, dan Lodowik Lendu serta Ketua Golkar Sumba Tengah Melky Umbu Hungar serta para pengurus Golkar Sumba Tengah menyerahkan bantuan pakan ikan yang dikelola para milenial.

    Melki Laka Lena memberikan apresiasi kepada Partai Golkar Sumba Tengah yang telah berkontribusi memberikan pendampingan kepada para milenial untuk berkembang melalui budi daya ikan air tawar. “Secara statistik, jumlah kaum muda milenial sangat banyak, dan mereka adalah dapurnya kreatifitas,” sebut Laka Lena yang juga Ketua DPD I Partai Golkar NTT ini.

    Disebutkan, potensi dan semangat yang dimiliki para milenial selalu terkendala pada modal usaha untuk mengembangkan kreatifitas. Itu pasalnya, langkah yang ditempuh DPD II Golkar Sumba Tengah dengan mengajak dan mendampingi para milenial untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki menjadi lahan bisnis yang menjanjikan.

    Selain melibatkan para milenial dalam partai Golkar, teman-teman muda ini juga memiliki akses untuk memperoleh banyak kemudahan dalam mengembangkan kretifitas yang mereka miliki,” sebut Melki Laka Lana.

    Ketua DPD II Golkar Sumba Tengah, Melki Umbu Hunggar mengatakan, pihaknya melihat ada asset orang tua atau keluarga yang dimiliki para milenial namun tidak terkelolah dengan baik. “Dengan resources Partai Golkar, kami mendorong mereka untuk melanjutkan usaha kolam ikan dengan lebih profesional. Kami mulai dengan yang paling mendasar membantu dengan pakan ikan, berikutnya pemasaran ikan secara kreatif, yaitu membuat lomba pancing,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sumba Tengah ini.

    Sekretaris Golkar Sumba Tengah, Obed Umbu Kaballu mengatakan, dengan menggelar lomba mancing di kolam ikan air tawar yang dikelola oleh milenial Sumba Tengah, bakal menarik peserta dan penonton untuk berbelanja minuman dan snack lainnya yang disediakan sendiri para milenial. “Kami juga mendorong agar disediakan tempat-tempat seperti saung supaya orang bisa meeting dan merayakan ulang tahun di sekitar kolam sambil menangkap ikan. Intinya lokasi itu kami dorong menjadi lokasi ecowisata,” sebut Obed Umbu Kaballu. ***Laurens Leba Tukan

  • Ini Syarat dan Ketentuan Sayembara “Rakyat Bicara-Golkar Mendengar”

    Ini Syarat dan Ketentuan Sayembara “Rakyat Bicara-Golkar Mendengar”

    KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Warga NTT setelah menulis gagasan konkrit tentang pencegahan dan penanganan Covid-19 diberi kesempatan pada sayembara kali ini untuk bicara tentang hal yang sama.

    Warga NTT baik yang tinggal di NTT atau diaspora di penjuru nusantara atau dunia dipersiapkan sampaikan gagasan konkritnya dalam 10 perspektif atau aspek dalam bentuk video direkam melalui handphone selama 2 sampai maksimal 3 menit.

    Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menjelaskan syarat dan ketentuan sayembara. Kepada SelatanIndonesia.com, Minggu (7/2/2021) menjelaskan, pendaftaran sayembara itu secara gratis. “Peserta wajib menyampaikan data diri singkat melalui bukti foto KTP dan memberikan keterangan singkat diri maksimal 1 menit. Peserta warga NTT dari segala usia, latar belakang dan domisili di mana saja termasuk Warga NTT diaspora di mana saja berada,” sebut Melki Laka Lena.

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini mngatakan, sayembara dilakukan dari tingkat desa/kelurahan sampai tingkat propinsi NTT. “Mulai besok, Senin 8 Februari sampai minggu tanggal 14 Februari dilakukan untuk tingkat desa/kelurahan. 5 pemenang tingkat desa berlanjut ke tingkat kecamatan dilombakan dan diumumkan 10 pemenang pada tanggal 26 Februari 2021. 10 Pemenang tingkat kecamatan berlomba di tingkat kabupaten/kota lalu diambil 10 pemenang terbaik. 10 pemenang mewakili masing masing kabupaten/kota ditambah 10 pemenang terbaik dari kategori warga NTT diaspora berlomba di tingkat propinsi diambil pemenang 30 terbaik diumumkan akhir minggu kedua bulan Maret 2021,” jelas Laka Lena.

    Ia menambahkan, peserta berbicara pencegahan dan penanganan Covid-19 dari 10 aspek atau perspektif meliputi ekonomi, sosial, budaya, politik, kesehatan, pendidikan, pertanian, peternakan, kelautan dan keagamaan. “Durasi bicara peserta tentang salah satu aspek atau perspektif ini dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19 selama 2 sampai maksimal 3 menit. Peserta juga wajib mengirim rekaman video kepada panitia melalui nomor WA panitia di propinsi dan kabupaten kota masing-masing disertai bukti diri, khususnya alamat domisili desa/kelurahan dan kecamatan,” katanya.

    Melki Laka Lena menambahkan, video diambil dengan baik sehingga dinilai oleh juri secara obyektif. “Keputusan dewan juri dalam sayembara ini bersifat final dan video yang dikirim menjadi milik panitia serta dapat digunakan berbagai pihak dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Dan, hadiah dari sayembara ini sesuai tingkatan diberikan mulai pemenang tingkat kecamatan, kabupaten/kota dan propinsi. Total hadiah semua tingkatan lebih dari Rp 100 juta yang merupakan hasil gotong royong FPG DPR RI, FPG DPRD Propinsi NTT, FPG DPRD II se NTT dan keluarga besar DPD Partai Golkar NTT dan DPD II Partai Golkar se NTT,” sebut Melki Laka Lena.***Laurens Leba Tukan

  • Supir Bemo Paulinus Harjon Juarai Sayembara Menulis Ide Lawan Covid di Golkar NTT

    Supir Bemo Paulinus Harjon Juarai Sayembara Menulis Ide Lawan Covid di Golkar NTT

    KUPANG,SELATANINDONESIA.COM Paulus Harjon yang sehari hari sebagai supir angkutan umun atau bemo di Kota Kupang, NTT, berhasil meraih juara pertama lomba karya menulis gagasan konkrit pencegagan dan penanganan Vovid-19, yang diinisiasi DPD Golkar NTT. Karya sang supir berjudul: “Supir Sebagai Garda Terdepan Melawan
    Covid-19.”

    Hebatnya lagi, karya tulis Harjon itu terbaik dari 823 artikel yang dilombakan dan dinilai 37 juri. Para juri pun bukan sembarang tokoh. Mereka diantaranya Wagub NTT, Yoseph Nae Soi, Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Pdt. Dr. Mery Kolimon, Romo Maxi Un Bria Pr, Prof. Dr. Frans Salesman, Dr. Marius Jelamu, Dr. Rudi Rohi, Dr. dr. Hyeron Fernandez, Dr. John Keban, Pdt. Dr. Eben Nuban Timo, Dr. dr. Domi Mere, Lasa Jehamat MSI, Dr. Ermi Ndoen, Ana Djukana, dan lainnya dari lingkungan Golkar NTT. Mereka mewakili 11 elemen seperti pemda, tokoh agama, akademisi, pelaku bidang kesehatan, aktivis, jurnalis dan lainnya. Pengumuman hasil penjurian ini disampaikan oleh Ketua DPD Golkar NTT, Melki Laka Lena kepada pers melalui media virtual, Senin (1/2/2021) malam.

    Proses lomba dan penjurian pun, waktunya pendek saja. Karya tulis yang diharuskan hanya satu halaman, terhimpun hanya selama seminggu, hingga Sabtu (31/1/2021) malam. Begitu pula proses penjurian, waktunya hanya tiga hari.

    Pdt. Dr. Mery Kolimon yang juga hadir saat pengumuman hasil sayembara itu, menyampaikan apresiasi tinggi kepada DPD Golkar NTT, yang telah menginisiasi sayembara ini. Bagi dia, sayembara ini adalah gagasan cemerlang yang dipadukan praktek cerdas bagaimaba menghimpun kekuatan bersama memerangi Covid-19.

    Apresiasi yang sama disampaikan sejumlah juri lainnya. “Tentu saja Pemda NTT merasa sangat terbantu dengan berbagai masukan yang disampaikan melalui ratusan artikel sayembara ini. Aspirasi mereka bisa dianggap mewakili masyarajat NTT karena melibatkan 823 peserta, yang berarti sekitar 13 persen dari jumlah penduduk NTT kini,” papar Marius Jelamu yang adalah Kepala Biro Humas Pemda NTT.

    “Sayembara ini luar biasa. Sebanyak 823 karya tulis terhimpun dalam waktu sangat singkat. Kontennya pun hebat, berupa masukan konkrit menghadapi Covid. Sayembara ini sungguh merupakan wujud kepekaan Golkar sesuai jargonnya: Suara Golkar Suara Rakyat,” begitu terstimoni Frans Salesman yang kini Rektor Universitas Citra Bangsa di Kupang.

    Aktivis Libby Sinlaeloe, salah satu dewan juri, mengaku kagum dengan gagasan yang disampaikan oleh Paulinus dalam tulisannya bahwa ia rela mengurangi pemasukan hariannya sebagai supir angkutan dengan membatasi jumlah penumpang yang naik ke mikroletnya.

    “Ini gagasan luar biasa dari seorang supir angkutan umum yang rela merugi untuk membatasi penumpang. Juga Paulinus mengharapkan agar ada regulasi yang dibuat oleh Pemerintah agar mengikat para pengusaha angkutan umum baik di darat, laut dan udara untuk membatasi penumpang di masa pendemi Covid-19,” sebut aktivis perempuan NTT itu.

    Selain Paulinus, sejumlah nama lain yang menjadi juara dalam sayembara itu diantaranya, Scholastika Konsita Nino. Tenaga medis di Kabupaten Flores Timur itu meraih juara dua dengan judul tulisan, “Visualisasi gerakan khusus berilustrasi malaikat maut untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekitar pada prokes”.

    Sedangkan juara ketiga diraih oleh P. Polseno Niron dengan judul tulisan “Apa Yang Harus Dilakukan Dalam Menghadapi Pandemi Seperti Covid-19, Kenali Covid 19 dan Segala Ancamannya, Hindari Dia, Amankan Diri Kita”.

    Untuk diketahui, DPD I Partai Golkar NTT menggelar sayembara dengan tema, “Mencari Gagasan Konkrit Pencegahan dan Penanganan Covid-19.”
    Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, ide awal penyelenggaraan sayembara itu dalah bagaimana melibatkan masyarakat dalam perang melawan Covid-19, terutama di NTT. “Di tengah pandemi yang semakin menakutkan ini, Partai Golkar ingin melakukan sesuatu. Maka lahirlah gagasan untuk melakukan sayembara ini. Semangat dari sayembara ini adalah mencari praktek cerdas, ide/gagasan cerdas yang bisa diadopsi, ditiru dan diaplikasikan untuk melawan Covid-19,” sebut Melki Laka Lena.

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI mengatakan, salah satu syarat dari sayembara adalah naskah hanya 1 halaman. Para jurinya juga datang dari beragam kalangan dengan profesi dan latar belakang pendidikan beragam. “Ada Wakil Gubernur NTT, ada anggota DPRD, pegiat Covid-19, ada pensiunan Kepala Dinas, ada Rektor Universitas, ada Ketua GMIT, ada Pastor, ada Pendeta, ada jurnalis, ada aktivis LSM. Total juri sebanyak 37 orang. Mengapa begitu banyak juri, sengaja juri diperbanyak untuk merepresentasikan elemen-elemen masyarakat. Dengan juri yang begitu banyak dan datang dari kalangan profesional yang namanya sudah luas dikenal, Partai Golkar ingin agar sayembara ini elegan, berbobot dan mempunyai manfaat besar untuk melawan Covid,” jelas Melki Laka Lena.

    Diuraikan Melki Laka Lena, dari temanya, panitia membagi lagi dalam 13 item tema yang lebih spesifik lagi, dan para peserta bebas memilih 13 tema yang disodorkan. “Para peserta terbanyak dari NTT, tetapi juga orang NTT yang tinggal di luar NTT mengirimkan naskahnya. Para peserta ini juga beragam profesi. Ada ASN, ada jurnalis, ada mahasiswa, ada pelajar, pensiunan, ada supir, bidan, dosen, bahkan ada juga pelajar SMP yang baru berumur 16 tahun. Bagi Partai Golkar, begitu banyak peserta yang mengirim naskahnya memberi makna bahwa Covid-19 menjadi keprihatinan semua pihak, semua kalangan, semua elemen masyarakat,” sebut Melki.

    Ia menambahkan, sisi lain dari pandemi Covid-19 adalah mampu melahirkan solididitas dan solidaritas bersama untuk melawan virus ini. “Partai Golkar berharap prakte-praktek cerdas, gagasan-gagasan menarik dan aplikatif ini bisa dipakai untuk melawan Covid-19. Kita akan rangkum semua gagasan yang masuk ini dalam bentuk buku yang nanti dikoordinir oleh Pak Frans sarong dan Tony Kleden,” ujar Melki Laka Lena.

    Berikut ini para pemenang sayembara Menulis Gagasan Konkrit Pencegahan dan Penanganan COVID-19 yang diinisiasi DPD Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur:

    1. Paulinus Harjo, “Supir Sebagai Garda Terdepan Melawan Covid-19”

    2. Scholastika Konsita Nino, “Visualisasi gerakan khusus berilustrasi malaikat maut untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekitar pada prokes”.

    3. P. Polseno Niron dengan judul tulisan “Apa Yang Harus Dilakukan Dalam Menghadapi Pandemi Seperti Covid-19, Kenali Covid 19 dan Segala Ancamannya, Hindari Dia, Amankan Diri Kita”.

    4. Ni Nyoman Yuliani, Apt, M.Si, “Pola Kampanye Dan Edukasi Yang Tepat Bagi Masyarakat Melibatkan Semua Sektor Agar Mudah Memahami Dan Menjalankan Protokol Kesehatan Baik Untuk Diri Sendiri Keluarga, Lingkungan Dekat”.

    5. Cornelius Kulas “Bagaimana Pasangan Manula Survive Di Tengah Pandemi”.

    6. Robertus Elyakim Lahok Bau, “Membangun Satgas Keluarga”.

    7. Abdul Munir Sara, “Menganjurkan proses mitigasi covid 19 seperti yang dilakukan di kampungnya di Bogor”.

    8. Yosephina Kurniawata Mr. “Melindungi Garda Terdepan di Perang Melawan Covid-19”.

    9. Paulus Pradatama Raga Come, “Dukungan Pemda, Legislatif, Satgas, dan Swasta dalam Rangka Testing, Tracing, Penelusuran dan Treatment atau Pengobatan Kepada Terduga atau Warga Yang Kena Covid 19”.

    10. Boldainus Angga, “Strategi Peningkatan Kualitas Pengelolaan Anggaran COVID-19”.

    11. Damasus Badur, “Memasang “Bendera” Di Rumah Warga Reaktif/Positif Covid 19”.

    12. Yoseph Boli Bataona, “Pemanfaatan Pangan Lokal demi Kesehatan Berkualitas di Tengah Pandemi Covid-19”.

    13. Agustinus Y.Ola Paon, “SATGAS COVID-19 TINGKAT RT, PERLU DAN MENDESAK”

    14. Amirudin Bapang, “Desa Siaga Covid -19 : Sebuah Solusi”

    15. Yulius Regang, “Keluarga Jantung Pertahanan di Tengah Pandemi”.

    JUARA FAVORIT :

    1. Blasius Dao Kapo, “Pengalaman Praktis pencegahan covid di desa”.

    2. Daniel Hendrik, “Peran Tenaga Kesehatan Dalam Pencegahan COVID melalui Kerjasama dengan Pemerintah Kelurahan”.

    3. Anselmus Kaise, “Gagasan Konkrit Pencegahan dan Penanganan Covid”.

    4. Gerson Molina, “Bagaimana membangun kemampuan semacam Satgas untuk melawan Covid-19 berbasis komunitas RT/RW, Desa/Kampung dalam rangka mencegah dan menangani Covid-19”.

    5. Getrudis Rambu Bangi, “Mendorong Masyarakat Untuk Hidup Bersih dan Sehat”.

    6. Yosef Christian Teguh Acry, “Manfaat Kunyit Sebagai Antioksidan Melindungi Diri dari Bahaya Covid-19”.

    7. Dionisius Mite Kota, “Judul Dor to Dor Ala TNI”.

    8. Maria Donatasia Nisri, ““Bagaimana membantu masyarakat sadar dan mau ikut protokol kesehatan baik di rumah atau saat keluar rumah secara sukarela dan penuh kesadaran”.

    9. Deviyanti Marlinda Pellokila, “Bagaimana peran pemda dan legislatif daerah serta para tokoh masyarakat (agama, adat, pendidik, pemuda, perempuan, aktivis dan lainnya) rangka penanganan warga yang terpapar Covid”.

    10. Yohana Amul, ““Bagaimana Membantu masyarakat sadar dan mau ikut protokol kesehatan baik di rumah atau saat keluar rumah secara sukarela dan penuh kesadaran.”

    11. Hildegardis M Kasi, “Gagasan Konkrit Pencegahan dan Penanganan Covid”.

    12. Celin. J.M Ratuarat, “Membagikan pengalaman konkrit mengatasi covid saat terpapar pertama”.

    13. Petrus Natom, “Judul Tulisan Menggebuk Covid 19 Dari Desa”.

    Untuk Diketahui, semua tulisan yang masuk dinilai oleh Tim Dewan Juri yang terdiri dari :

    Koordinator Juri
    – Ansgerius Takalapeta

    Pemda NTT
    – Drs. Josef A. Nae Soi
    – Marius Jelamu

    Legislatif/FPG
    – Hugo Regu Kalembu
    – Inche Sayuna
    – Mohammad Ansor
    – Maximilianus Adipati Pari
    – Gabriel Manek
    – Jonas Salean
    – Yohanes De Rosari
    – Thomas Tiba
    – Bereckmans Roby Tulus

    Akademisi
    – Prof. Dr. Frans Salesman
    – Dr. Rudi Rohi
    – Dr. Lasarus Jehamat
    – Dr. Pius Weraman
    – Dr. Ahmad Atang

    Tenaga Kesehatan
    – Dr. Hironimus Fernandez
    – Frahma Pollo-Taopan

    Pegiat Lawan Covid
    – Dr. Eemi Ndoen
    – Jhon Keban

    Satgas Lawan Covid
    – Dr. dr. Dominikus Mere, M.Kes
    – Ernest Ludji

    Tokoh Agama
    – Pdt. Dr. Mery Kolimon
    – Romo Maksi Un Bria, Pr.

    Tokoh Masyarakat
    – Pdt. Ebebhaizer Imanuel Nuban Timo

    Tokoh Perempuan
    – Anna Djukana
    – Aksa Blegur

    Jurnalis
    – Frans Sarong
    – Tony Kleden
    – Laurens Leba Tukan

    Pengusaha
    – Alain Nitti Susanto
    – Johan Oematan
    – FX. Suhardi

    Milenial
    – Mira Pellu
    – Heru Dupe ***Laurens Leba Tukan

  • Golkar NTT Berkabung, Ketua Wantim Felix Pullu Tutup Usia

    Golkar NTT Berkabung, Ketua Wantim Felix Pullu Tutup Usia

    KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Keluarga Besar Partai Golkar Provinsi NTT kembali dirundung duka. Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Felix J. Pullu, SH meninggal dunia pagi ini, Senin (18/1/2021) Pukul 07.00 di RS Siloam Kupang.

    Kabar tentang berpulangnya tokoh Golkar dari jaman kolonial hingga jaman milenial ini dibenarkan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. “Secara pribadi dan sebagai Ketua Golkar NTT, mewakili seluruh warga Golkar NTT menyampaikan turut berdukacita yang mendalam dengan kehilangan tokoh senior Partai Golkar yang sudah menjadi guru, sahabat, ayah, penyemangat dan inspirator bagi seluruh kader Golkar di NTT,” sebut Melki Laka Lena kepada SelatanIndonesia.com, Senin (18/1/2021).

    Menurut Melky, sosok Felix Pullu adalah tokoh yang suka bicara dan suka menjadi teman dan sahabat bagi banyak politisi Golkar se NTT baik di DPD I maupun di seluruh DPD II Kabupaten dan Kota.

    “Kehilangan Om Felix Pullu ini tentu adalah kehilangan besar bagi keluarga dan bagi Partai Golkar. Untuk itu kami mendokan agar Om Feliks Pullu dilapangakan jalan menuju Surga. Kepada seluruh kader Partai Golkar se NTT dan kepada masyarakat luas untuk sama-sama mendoaan agar Om Feliks Pullu dilapangkan jalan ke Surga dan keluarga diberikan kekuatan,” sebut Melky Laka Lena.

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini mengharapkan, semoga seluruh kader Partai Golkar di NTT terus melanjutkan semangat perjuangan Feliks Pullu demi kemajuan NTT dan kemajuan Partai Golkar. “Kita teruskan semua semangat Om Feliks. Berpulanglah dalam damai dan kasih Tuhan, semua amal baik Om Feliks Pullu menjdi bekal dan menjadi catatan bagi kita semua untuk kita teruskan,” pungkas Melki Laka Lena. ***Laurens Leba Tukan