KEFAMENANU,SELATANINDONESIA.COM โ Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, kembali menjadi tujuan kunjungan kerja tingkat nasional. Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ny. Tri Suswati Tito Karnavian, melakukan kunjungan sehari ke daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste itu, Kamis (25/6/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial. Beragam agenda yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda dan pengusaha UMKM, menjadi fokus utama dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari.
Setibanya di TTU, istri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian itu disambut Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama Wakil Bupati Kamilus Elu dan jajaran pimpinan perangkat daerah. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena, Ketua TP PKK Kabupaten TTU Andina Winantuningtyas, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTU Elisabeth Endang Susilowati, serta Kapolres TTU AKBP Eliana Papote.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama ratusan pelajar sekolah menengah pertama di Lapangan Kantor Bupati TTU. Suasana pagi yang penuh semangat memperlihatkan antusiasme para siswa yang mengikuti kegiatan kebugaran tersebut. Bagi Tri Suswati, pembiasaan pola hidup sehat sejak usia sekolah menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dari lapangan upacara, rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Dharma Wanita Kabupaten TTU. Kehadiran Ketua Umum TP PKK menjadi bentuk perhatian terhadap pendidikan anak usia dini yang selama ini menjadi salah satu fokus gerakan PKK dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Agenda berikutnya dipusatkan di Gedung Bale Biinmaffo. Di lokasi itu, Tri Suswati mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan tuberkulosis (TBC), edukasi kesehatan reproduksi, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pelajar. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif karena menyasar isu-isu kesehatan yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur.
Melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan dini, pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta mencegah berbagai penyakit sejak usia sekolah. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal pembangunan daerah di masa depan.
Kunjungan kerja di Bumi Salu MiomaffoโKuluan Maubesi kemudian ditutup dengan peninjauan Gedung Dekranasda Kabupaten TTU yang juga menjadi lokasi NTT Mart. Dalam kesempatan itu, perhatian diberikan pada pengembangan produk-produk kerajinan lokal dan pemberdayaan pelaku UMKM yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Kehadiran Ketua Harian Dekranas diharapkan dapat membuka ruang promosi yang lebih luas bagi produk unggulan TTU sekaligus memperkuat jejaring pemasaran hasil kerajinan daerah. Dukungan terhadap sektor UMKM dinilai penting karena tidak hanya menciptakan peluang ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan kekayaan budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Bagi Pemerintah Kabupaten TTU, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif. Melalui perhatian terhadap kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi kerakyatan, TTU diharapkan semakin mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakatnya di masa mendatang.*/Apson/Wempi/llt




Komentar