WAINGAPU,SELATANINDONESIA.COM – Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Nusa Tenggara Timur, mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Voli Dr. Umbu Rudi Kabunang Cup I di Kabupaten Sumba Timur sebagai wadah penting pembinaan atlet muda daerah menuju Pekan Olahraga Nasional XXII 2028. Turnamen yang mempertemukan tim SMA/SMK dan klub voli se-daratan Sumba itu berakhir dengan kemenangan SMA Negeri 1 Rindi Umalulu, yang tampil sebagai juara setelah menundukkan SMA Negeri 1 Paberiwai dalam laga final yang berlangsung sengit hingga lima set.
Penutupan turnamen yang berlangsung di lapangan voli kompleks Kantor Bupati Sumba Timur, Sabtu (14/3/2026), berlangsung meriah. Sejak digelar pada 2 Maret 2026, turnamen ini menjadi kompetisi voli perdana yang mempertemukan tim SMA/SMK serta klub-klub voli dari daratan Sumba. Atmosfer pertandingan yang kompetitif memperlihatkan potensi besar generasi muda Sumba di cabang olahraga voli.
Gubernur Melki mengaku terkesan dengan kualitas permainan para atlet muda yang tampil sepanjang turnamen. Ia bahkan mengaitkan performa mereka dengan pengalaman sebelumnya saat menyaksikan final turnamen Ben Mboi Memorial Cup di Kupang, ketika tim dari Sumba Timur mampu tampil sebagai runner-up.
โDulu orang mengenal Sumba lewat pacuan kudanya yang hebat. Sekarang kita melihat anak-anak Sumba juga punya potensi besar di bola voli. Tanpa persiapan yang terlalu panjang mereka sudah mampu bersaing di tingkat provinsi,โ ujar Gubernur Melki.
Menurutnya, turnamen seperti ini penting sebagai fondasi pembinaan atlet daerah. Ia berharap para pemain yang tampil, khususnya mereka yang mencapai babak final, dapat dipersiapkan secara serius untuk menjadi bagian dari tim NTT pada PON XXII 2028 mendatang.
โSetelah turnamen ini, para pelatih harus menyiapkan mereka dengan sungguh-sungguh. Kita ingin ada atlet dari Sumba yang memperkuat NTT di PON 2028,โ kata Gubernur Melki.
Selain sebagai ajang pembinaan atlet, Gubernur Melki juga melihat potensi ekonomi dari kegiatan olahraga semacam ini. Ia mendorong agar penyelenggaraan turnamen di masa mendatang melibatkan lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
โOlahraga tidak hanya soal prestasi. Di dalamnya ada hiburan, pergerakan ekonomi, dan ruang bagi masyarakat untuk terlibat,โ ujarnya.
Hal senada disampaikan Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali. Ia menilai turnamen ini memberikan energi baru bagi perkembangan olahraga voli di daerahnya. Antusiasme generasi muda yang tinggi terhadap voli, menurutnya, menjadi modal penting untuk pembinaan atlet di masa depan.
โKegiatan seperti ini membuat kota menjadi hidup sekaligus memberi kesempatan bagi anak-anak muda menunjukkan kemampuan mereka,โ kata Bupati Umbu Lili.
Turnamen ini juga mendapat dukungan penuh dari anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus sponsor utama, Dr. Umbu Rudi Kabunang. Ia menegaskan bahwa kompetisi tersebut dirancang sebagai ruang pencarian talenta muda yang bisa dibina menuju level yang lebih tinggi.
Umbu Rudi bahkan menargetkan setidaknya enam atlet voli dari Sumba dapat dipersiapkan untuk memperkuat kontingen NTT pada PON 2028. Untuk mendukung pembinaan tersebut, ia berharap adanya pembangunan gedung olahraga (GOR) di Sumba Timur agar kompetisi serupa dapat digelar secara berkelanjutan.
Di tengah semangat pembinaan itu, laga final antar SMA menghadirkan drama pertandingan yang menegangkan. Tim SMA Negeri 1 Rindi Umalulu akhirnya keluar sebagai juara setelah menaklukkan SMA Negeri 1 Paberiwai dalam pertandingan lima set yang berlangsung ketat.
Bermain di Lapangan I Pemda Sumba Timur, tim SMAN 1 Rindi mengawali laga dengan baik dan memenangkan set pertama 25-18. Namun, Paberiwai bangkit dan membalikkan keadaan dengan memenangkan dua set berikutnya, masing-masing 27-26 dan 25-23.
Situasi tersebut sempat membuat SMAN 1 Rindi Umalulu berada di bawah tekanan. Akan tetapi, semangat juang tim asuhan Yonathan Dida kembali terlihat pada set keempat. Mereka berhasil memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Pada set kelima, permainan disiplin dan serangan yang lebih terorganisasi membawa SMAN 1 Rindi Umalulu menutup pertandingan dengan kemenangan 15-11 sekaligus memastikan gelar juara.
Keberhasilan itu terasa semakin istimewa karena tim tersebut sebelumnya juga menjuarai turnamen voli antar SMA/SMK se-Sumba Timur pada 2025. Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang balas kekalahan mereka dari Paberiwai pada babak penyisihan.
Sementara itu, meski harus puas sebagai runner-up, perjalanan SMA Negeri 1 Paberiwai tetap mendapat apresiasi. Pelatih Abner Reinhard Pada mengakui bahwa pengalaman mencapai final menjadi pelajaran penting bagi para pemainnya, terutama dalam membangun mental bertanding.
Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, SMA Negeri 2 Umalulu berhasil mengalahkan SMA Negeri 1 Kahaungu Eti dengan skor 3-1.
Lebih dari sekadar kompetisi, Dr. Umbu Rudi Kabunang Cup I menjadi bukti bahwa olahraga sekolah dapat menjadi ruang penting bagi lahirnya atlet masa depan. Dengan dukungan pemerintah daerah, pembinaan pelatih, serta kesempatan bertanding yang berkelanjutan, harapan untuk melihat atlet voli dari Sumba bersaing di panggung nasional bukan lagi sekadar mimpi.*/usifjumal/llt/ak













Komentar