WAINGAPU,SELATANINDONESIA.COM โ Upaya menghadirkan Kantor Imigrasi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang diperjuangkan Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang, kian menguat seiring dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT dalam mempercepat realisasi layanan keimigrasian di Pulau Sumba.
Pada Rabu (29/4/2026), Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani menerima audiensi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT. Pertemuan itu menjadi tindak lanjut dari rencana pembentukan unit layanan imigrasi yang selama ini dinantikan masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Waingapu tersebut, pemerintah daerah menyatakan kesiapan mendukung penuh, terutama dalam penyediaan lahan dan gedung. Sejumlah dokumen penting, mulai dari surat permohonan pembentukan kantor, pernyataan dukungan, hingga rencana hibah aset, telah diserahkan untuk diproses lebih lanjut.
โPemerintah daerah berkomitmen mendukung percepatan pembentukan Kantor Imigrasi di Waingapu sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik,โ kata Wabup Yonathan.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari dorongan Anggota Komisi XIII DPR RI, Dr. Umbu Rudi Kabunang yang sebelumnya menyerap aspirasi masyarakat Sumba. Selama bertahun-tahun, warga di pulau tersebut harus menempuh perjalanan ke Kupang, bahkan hingga Bali, hanya untuk mengurus paspor dan dokumen keimigrasian lainnya.
Kondisi itu dinilai membebani masyarakat, baik dari sisi biaya maupun waktu. Dalam banyak kasus, biaya perjalanan, penginapan, hingga kebutuhan selama pengurusan dokumen dapat mencapai belasan juta rupiah.
โNegara harus hadir lebih dekat dengan masyarakat. Ini bukan sekadar layanan administrasi, tetapi soal keadilan akses,โ ujar Umbu Rudi, politisi Golkar yang terpilih dari Dapil NTT 2 itu.
Dari sisi teknis, Kantor Wilayah Imigrasi NTT melalui pejabat pelaksana harian Saroha Manullang menegaskan bahwa proses kini memasuki tahap pemenuhan persyaratan administratif. Pemerintah daerah diminta memastikan status lahan dan bangunan yang akan dihibahkan dalam kondisi jelas dan bebas sengketa sebelum diajukan ke tingkat pusat.
Selain itu, tim juga telah meninjau langsung sejumlah lokasi yang diproyeksikan menjadi kantor permanen maupun gedung operasional sementara.
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali sebelumnya, menilai kehadiran kantor imigrasi bukan hanya mempermudah pelayanan, tetapi juga menjadi kebutuhan strategis seiring meningkatnya aktivitas ekonomi, investasi dan pariwisata di wilayah tersebut.
Dengan potensi wisata yang terus berkembang, serta masuknya investasi di berbagai sektor, keberadaan layanan keimigrasian dinilai penting untuk mendukung mobilitas internasional, memperkuat pengawasan orang asing, dan meningkatkan kepercayaan investor.
Lebih jauh, pembentukan kantor ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi berantai, mulai dari penciptaan lapangan kerja, tumbuhnya usaha pendukung, hingga peningkatan penerimaan negara bukan pajak dari layanan keimigrasian.
Meski demikian, realisasi pembangunan masih bergantung pada kecepatan penyelesaian dokumen di tingkat daerah serta persetujuan lintas kementerian, termasuk Kementerian PAN-RB.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, kehadiran Kantor Imigrasi di Waingapu akan menjadi tonggak penting pemerataan layanan publik di wilayah kepulauan, sekaligus menandai semakin dekatnya negara dengan masyarakat di Pulau Sumba.*/llt













Komentar