Delapan Perusahaan Perekrut PMI di SBD Minta Maaf ke Pemda atas Isu Dugaan Pungli
TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ Delapan perusahaan perekrut Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada pemerintah daerah setelah beredarnya informasi dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) setempat.
Permintaan maaf tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati pada Selasa (10/3/2026). Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Kepala Dinas Nakertrans SBD, Agustinus Dapa.
Sekretaris Forum PJTKI SBD, Alex Kapoteng, menjelaskan bahwa isu pungli yang sempat beredar luas di tengah masyarakat ternyata tidak dapat dibuktikan setelah dilakukan penelusuran. Ia menyebutkan, informasi tersebut muncul akibat miskomunikasi yang kemudian berkembang menjadi tuduhan yang tidak benar.
โKami menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada pemerintah daerah, khususnya kepada Kepala Dinas Nakertrans. Setelah ditelusuri, informasi tersebut tidak benar,โ kata Alex.
Isu yang beredar sebelumnya menyebutkan adanya dugaan pungli dengan nilai antara Rp500 ribu hingga Rp5 juta yang dikaitkan dengan pihak Dinas Nakertrans. Namun, perwakilan perusahaan menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.
Koordinator PT Tegar Sukses Abadi, Bili Ngongo, menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan praktik pungutan liar seperti yang dituduhkan. Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan Bupati dan Kepala Dinas Nakertrans sebagai bentuk klarifikasi terbuka.
Ketua Forum PJTKI SBD, Gabriel Malo Ngongo, juga menegaskan bahwa tuduhan terhadap Dinas Nakertrans tidak benar. Ia meminta agar informasi yang telah telanjur beredar di masyarakat segera ditarik atau diturunkan dari berbagai platform.
โPemberitaan yang telah tersebar luas kami harap dapat segera ditake down karena tidak sesuai dengan fakta,โ ujarnya.
Adapun delapan perusahaan yang menyampaikan permohonan maaf tersebut yakni PT Falia Sinatrya Sejati, PT Karya Abadi Timur, PT Okdo Harapan Mulia, PT Arny Famili, PT Alhikma Jaya Bhakti, PT Tegar Sukses Abadi, PT Alfa Nusantara Perdana, dan PT Mutiara Timur Mitra Perkasa.
Selain menyampaikan klarifikasi, para perusahaan perekrut juga berkomitmen memperbaiki proses perekrutan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). Mereka berharap komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah dapat terus berjalan baik demi perlindungan dan penempatan PMI dari Sumba Barat Daya secara lebih tertib dan transparan.*/kominfoSBD/llt













Komentar