GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Eksbis Nusantara
Beranda / Nusantara / Bupati Belu Pimpin Rapat Bahas Ekonomi di Tapal Batas

Bupati Belu Pimpin Rapat Bahas Ekonomi di Tapal Batas

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH memimpin rapat yang membahas perdagangan batas atau border trade dan perdagangan umum (eksport–import) antara Negara Indonesia dan Timor Leste di PLBN Motaain, Rabu (1/7/2020). Foto: michaello

ATAMBUA,SELATANINDONESIA.COM – Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH memimpin rapat yang membahas perdagangan batas atau border trade dan perdagangan umum (eksport–import) antara Negara Indonesia dan Timor Leste di PLBN Motaain diaktifkan kembali.

Pertemuan itu urgen dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian di Perbatasan Indonesia dan Timor Leste setelah pemberlakuan new normal dan juga posisi Kabupaten Belu yang sampai saat ini tetap berada dalam zona hijau pandemi Covid-19.

Rapat itu digelar bersama Perwakilan Agen Konsulado Timor Leste di Atambua, unsur CIQS (Custums, Immigration, Quarantine, Security), Pimpinan OPD dan Ketua Kadin Kabupaten Belu bersama para pengusaha eksport import di Aula PLBN Motaain, Rabu, (1/7/2020).

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH yang memimpin rapat pembahasan perdagangan batas atau border trade dan perdagangan umum (eksport – import) mengatakan bahwa saat ini telah memasuki era kenormalan baru sehingga diharapkan agar aktivitas perekonomian yakni pasar perbatasan dan aktivitas eksport dan import antara Negara Indonesia dan Timor Leste di PLBN Motaain diaktifkan kembali.

“Sesuai informasi yang disampaikan oleh Administrator PLBN kepada saya bahwa untuk eksport sudah berjalan seminggu sekali sedangkan import belum berjalan karena pihak Timor Leste belum membuka pintu perbatasan oleh karena itu saya meminta kepada Agen Konsulat agar menyampaikan kesepakatan rapat hari ini kepada Pemerintah Timor Leste,” ujar Bupati Belu.

NTT Disiapkan Jadi Percontohan Transisi Energi Bersih Nasional

Bupati Willy Lay juga mengusulkan agar kegiatan eksport import bisa dilaksanakan 2 kali dalam seminggu.

Administrator PLBN Motaain, Engelbertus Klau, S.STP juga melaporkan bahwa perdagangan batas atau border trade dimasa Covid-19 memang terhenti. “Kami sudah mulai mencoba pada 20 Juni 2020 dengan membuka pasar perbatasan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan tetapi masih kurang pedagang dan pembeli karena dari pihak Timor Leste masih menutup pintu batas. Selanjutnya terkait perdagangan umum, selama ini eksport dilaksanakan setiap hari Rabu (2 jam) sedangkan kegiatan importnya masih ada pembatasan,” sebut Engelbertus.

Kepala Bea dan Cukai Atambua, Tribuana Wetangterah pada kesempatan itu juga menyampaikan kondisi terkini untuk kegiatan eksport puncaknya pada minggu kemarin yakni ada 106 truck yang melintas ke Timor Leste dari 3 PLBN yakni PLBN Motaain, Wini dan Motamasin sedangkan untuk import sama sekali belum dilakukan.

Kepala Imigrasi Atambua, K.A. Halim, SH mengatakan, selama ini untuk perlintasan orang hanya diberlakukan kepada orang-orang tertentu seperti Diplomat, Ijin Tinggal atau visa dinas/diplomatik dan untuk masyarakat yang dilayani adalah yang mix merried, termasuk pekerja eksport import.

“Imigrasi tetap memberikan pelayanan terbatas bukan lockdown dan untuk masalah dibukanya pintu perbatasan untuk perlintasan kita menunggu keputusan dari negara sebelah. Kalau negara Timor Leste buka, kita laporkan untuk segera dibuka walaupun nanti prosedurnya tetap diberlakukan protokol kesehatan secara ketat karena antar negara,” ujar Kepala Imigrasi Atambua.

Melki Laka Lena di Jejak Lebaran: Merajut Maaf, Meneguhkan Sinergi NTT

Perwakilan Agen Konsulat Timor Leste di Atambua, Joao Simon De Sausa mengatakan, kehadirannya dalam mengikuti rapat ini adalah untuk mendengar dan mencatat apa yang menjadi point dalam rapat itu. Pasalnya, tugas dia di Atambua hanya sebatas konsulat dan untuk urusan protokoler dan hal-hal teknis. Sementara terkait aturan/kebijakan ada pada Kedutaan RDTL di Jakarta.

“Semua hasil rapat ini terkait dengan border trade dan eksport import akan saya laporkan kepada Kedutaan Timor Leste di Jakarta dan Kementerian Luar Negeri RDTL di Dili,” terang Joao.

Usai dilakukan diskusi bersama dicapai lima kesepakatan yakni, mengaktifkan kembali kegiatan impor dari Timor Leste ke Indonesia melalui PLBN Motaain setiap hari; mengusulkan agar kegiatan eksport dilaksanakan minimal 2 kali dalam satu minggu; perlintasan kendaraan pribadi dan perlintasan orang menunggu petunjuk lebih lanjut; kegiatan eksport import agar memperhatikan protokol kesehatan; Kesepakatan ini berlaku sejak tanggal 2 Juli 2020.

Kesepakatan bersama ini ditandatangi oleh Bupati Belu, BNPP, Bea Cukai Atambua, Imigrasi Atambua, Karantina Kesehatan PLBN Motaain, Karantina Pertanian PLBN Motaain, Karantina Ikan PLBN Motaain dengan Perwakilan Agen Konsulat Timor Leste di Atambua. *)michaello

Editor: Laurens Leba Tukan

Di Bawah Langit Takbir Kupang, Gubernur Melki Menenun Harmoni dalam Keberagaman: Hanya Merah Putih yang Dikibarkan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.