G-RDVF5GTVXM
GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Golkar Politik
Beranda / Politik / Aklamasi Tanpa Riak untuk Andreas Paru, Alain Niti Susanto: Golkar Harus Hadir di Tengah Rakyat

Aklamasi Tanpa Riak untuk Andreas Paru, Alain Niti Susanto: Golkar Harus Hadir di Tengah Rakyat

Andreas Paru ketika menerima panji kebesaran partai Golkar dari Pimpinan Musda XI DPD II Partai Golkar Ngada Laurens Leba Tukan usai ditetapkan kembali memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Ngada periode 2026–2031. Musda tersebut digelar di Bajawa, Kabupaten Ngada, Jumat (26/6/2026). foto:edynaga

BAJAWA,SELATANINDONESIA.COM—Soliditas Partai Golkar Kabupaten Ngada kembali diperlihatkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Tanpa munculnya kandidat penantang, seluruh pemilik hak suara secara bulat memberikan mandat kepada Andreas Paru untuk kembali memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Ngada periode 2026–2031.

Keputusan yang ditempuh melalui mekanisme aklamasi itu menjadi penanda kuat bahwa kepemimpinan Andreas masih memperoleh legitimasi penuh dari struktur partai. Sembilan Pimpinan Kecamatan (PK), organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, serta seluruh peserta Musda menyatukan dukungan kepada figur yang dinilai berhasil menjaga konsolidasi organisasi di tengah dinamika politik daerah.

Bagi Partai Golkar Ngada, Musda kali ini yang digelar di Bajawa, Kabupaten Ngada, Jumat (26/6/2026) itu tidak sekadar menjadi forum memilih ketua baru. Lebih dari itu, forum lima tahunan tersebut menjadi ruang evaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada berikutnya. Penguatan mesin partai hingga tingkat desa, kaderisasi yang berkelanjutan, serta peningkatan kontribusi Golkar dalam pembangunan daerah menjadi agenda utama yang mengemuka dalam sidang-sidang Musda.

Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, F.X. Alain Niti Susanto, menegaskan bahwa Musda merupakan momentum penting untuk memastikan seluruh jajaran partai bergerak dalam satu barisan menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia mengingatkan bahwa kekuatan Golkar tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh efektivitas organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Musda harus menjadi momentum memperkokoh persatuan kader, memperkuat mesin partai hingga ke tingkat bawah, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Alain.

Wabup Domi Mere Nahkodai Golkar Ende, Alain Niti Susanto Minta Partai Segera Konsolidasi hingga Akar Rumput

Alain saat itu didampingi Sekretaris DPD I partai Golkar NTT Welhelmince Sartje Libi Sinlaeloe, Ketua AMPG NTT Ferdinandus Naga, dan sejumlah pengurus diantaranya Siprianus Reda dan Alfridus Siga.

Menurut Alain, konsolidasi organisasi harus dibarengi dengan kerja-kerja politik yang nyata di tengah masyarakat. Partai, katanya, dituntut mampu menghadirkan solusi atas persoalan rakyat sekaligus memperkuat basis elektoral melalui kader-kader yang memiliki kapasitas dan kedekatan dengan masyarakat. Pesan tersebut sejalan dengan arah kebijakan DPD I Partai Golkar NTT yang terus mendorong seluruh DPD II membangun organisasi yang solid, modern, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Terpilihnya kembali Andreas Paru juga memperpanjang kiprah politiknya sebagai salah satu figur sentral Partai Golkar di Kabupaten Ngada. Selama ini, ia dikenal sebagai kader yang tumbuh melalui proses organisasi dan dipercaya memimpin DPD II Partai Golkar Ngada. Di bawah kepemimpinannya, konsolidasi internal partai terus diperkuat melalui pengembangan struktur hingga tingkat kecamatan dan desa, sekaligus menjaga komunikasi politik dengan berbagai elemen masyarakat.

Dalam pidato usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, dalam Musda yang dipimpin Wakil Sekretaris Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Partai Golkar NTT Laurens Leba Tukan, Andreas menyampaikan bahwa amanah yang kembali diberikan kepadanya bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader Partai Golkar.

“Musda ini bukan sekadar memilih ketua, tetapi menjadi momentum memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat desa, membangun kaderisasi, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Ngada,” katanya.

Golkar Kota Kupang Buka Pendaftaran Calon Ketua, Regenerasi Kepemimpinan Mulai Menghangat

Ia menegaskan, seluruh dinamika yang terjadi selama proses Musda harus diakhiri setelah forum berakhir. Fokus partai, menurutnya, kini adalah membangun kekompakan dan memperkuat kesiapan menghadapi berbagai agenda politik.

“Setelah Musda tidak ada lagi perbedaan. Yang ada adalah semangat kebersamaan untuk membangun Golkar yang semakin solid, semakin dicintai masyarakat, dan semakin siap menghadapi setiap agenda politik ke depan,” ujar Andreas.

Musda XI juga menetapkan sejumlah program strategis yang akan menjadi pedoman kepengurusan baru, mulai dari penguatan organisasi, peningkatan kualitas kader, penyusunan strategi pemenangan pemilu, hingga peningkatan peran Partai Golkar dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ngada.

Dengan mandat yang diperoleh secara aklamasi, Andreas Paru kini memikul tanggung jawab untuk menjaga soliditas partai sekaligus menerjemahkan target politik Golkar ke dalam kerja organisasi yang lebih terukur. Konsolidasi hingga tingkat desa, penguatan kader muda, serta perluasan basis dukungan masyarakat diproyeksikan menjadi fokus utama kepengurusan lima tahun ke depan.

Bagi Golkar Ngada, aklamasi bukan sekadar bentuk dukungan politik terhadap seorang ketua. Lebih jauh, keputusan itu mencerminkan tekad seluruh kader untuk memasuki babak baru perjuangan organisasi dengan satu komando, satu arah, dan satu tujuan: memperkuat posisi Partai Golkar sebagai kekuatan politik yang semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memenangkan setiap kontestasi politik yang akan datang.*/llt

Ketua Umum TP PKK Kunjungi TTU, Dorong Kesehatan Pelajar hingga Penguatan UMKM Lokal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement