GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Golkar Infrastruktur Kesehatan
Beranda / Kesehatan / Pulihkan Warga Pascagempa Flores, Golkar Nagekeo Gerakkan Layanan Kesehatan ke Posko Pengungsian

Pulihkan Warga Pascagempa Flores, Golkar Nagekeo Gerakkan Layanan Kesehatan ke Posko Pengungsian

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Nagekeo Petrus Berchmans Robi Tulus dan Ketua Satgas Penanganan Bancana DPD I Partai Golkar NTT, Ferdinandus Naga (kanan bawah) ketika bersama tenaga kesehatan melakukan pelayanan kesehatan bergerak untuk warga terdampak bencana gempa bumi mulai dari Desa Nangaroro, Aegela, Tendakinde, hingga Maunori, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (29/8/2026). foto: dok.golkarntt

MBAY,SELATANINDONESIA.COMโ€” Gempa berkekuatan besar telah berlalu, tetapi bagi warga Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pemulihan belum selesai. Sebagian masih bertahan di posko pengungsian, sementara kebutuhan akan kesehatan, makanan, dan layanan dasar terus mengikuti kehidupan mereka yang belum kembali normal.

Di tengah kondisi itu, layanan kesehatan bergerak mendatangi warga. Dari Nangaroro, Aegela, Tendakinde, hingga Maunori, tim pengobatan gratis yang digerakkan DPD II Partai Golkar Kabupaten Nagekeo berpindah dari satu posko ke posko lainnya.

Mereka tidak menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan. Tenaga medis justru mendatangi tempat warga mengungsi, memeriksa kondisi kesehatan, dan memberikan pengobatan bagi mereka yang membutuhkan.

Cara pelayanan seperti itu menjadi penting dalam masa pemulihan. Bagi warga yang masih tinggal di posko, akses terhadap layanan kesehatan tidak selalu mudah. Pada saat yang sama, kondisi pascagempa membuat perhatian masyarakat masih tersita untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menata kembali kehidupan mereka.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Nagekeo Petrus Berchmans Robi Tulus didampingi Ketua Satgas Bencana DPD I Partai Golkar NTT Ferdinandus Naga mengatakan pihaknya memilih mendatangi langsung lokasi pengungsian agar warga terdampak tidak kesulitan memperoleh layanan kesehatan.

Sumba Tengah Ingin Lepas dari Label โ€œ5Tโ€, Air Jadi Kunci Menuju Penyangga Pangan NTT

โ€œIni adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak gempa. Kami tidak ingin warga kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, sehingga kami mendatangi langsung lokasi pengungsian,โ€ ujar Robi Tulus yang juga Wakil Ketua DPRD NTT, Minggu (30/8/2026).

Pelayanan dimulai dari Kecamatan Nangaroro. Dari sana, tim terus bergerak menuju sejumlah titik pengungsian lainnya. Hingga kini, layanan telah menjangkau Nangaroro, Aegela, Tendakinde, Wolowae, Waekokak, Desa Nggolobai, Ratongamobo, dan Maunori.

Di setiap lokasi, kebutuhan warga tidak hanya berkaitan dengan pengobatan. Karena itu, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur untuk mendukung kebutuhan pengungsi. Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo dan tenaga medis dari sejumlah puskesmas ikut memberikan pelayanan. Tenaga kesehatan dari Kabupaten Sikka, khususnya Maumere, juga turut bergabung.

Sementara itu, World Central Kitchen (WCK) mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dengan membagikan makanan siap saji kepada para pengungsi.

Pemulihan yang belum selesai

Bupati Kupang Yosef Lede dan Wabup Aurum Serahkan Rp 1 Miliar dan 1,6 Ton Beras Menguatkan Korban Gempa Nagekeo

Bagi warga terdampak, berakhirnya fase paling genting setelah bencana tidak serta-merta berarti kehidupan telah kembali seperti semula. Mereka masih harus menghadapi ketidakpastian tempat tinggal, kebutuhan sehari-hari, dan pemulihan kondisi fisik maupun psikologis.

Karena itu, layanan yang mendatangi pengungsian menjadi salah satu bagian dari proses pemulihan. Kehadiran tenaga kesehatan sekaligus menunjukkan bahwa perhatian terhadap warga tidak berhenti pada saat tanggap darurat, tetapi perlu diteruskan selama mereka masih membutuhkan dukungan.

Robi Tulus memastikan layanan pengobatan gratis tersebut akan terus berjalan. Sasaran pelayanan akan diperluas ke wilayah terdampak di tujuh kecamatan di Kabupaten Nagekeo.

โ€œKami yang mendatangi tempat pengungsian, bukan menunggu warga datang. Tim terus bergerak dari satu posko ke posko lainnya. Sampai saat ini pelayanan sudah berlangsung di beberapa titik dan akan terus kami lanjutkan,โ€ katanya.

Pergerakan dari posko ke posko itu menjadi bagian kecil dari perjalanan panjang pemulihan warga Nagekeo. Setelah gempa mengguncang kehidupan mereka, tantangan berikutnya adalah memastikan warga dapat kembali berdiri, sehat, dan perlahan-lahan membangun kembali kehidupan yang sempat terhenti.

Di Tengah Pemulihan Gempa Flores, Gubernur Melki Lantik Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekda NTT.

Di tengah proses itu, posko pengungsian masih menjadi ruang kehidupan bagi sebagian warga. Dan selama mereka masih berada di sana, kebutuhan untuk didatangi, dilayani, dan didampingi belum selesai.*/igo/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement