KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ Semangat memperingati kemerdekaan tidak selalu diwujudkan melalui upacara dan seremoni. Di Aula Komodo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Selasa (11/8/2026), semangat itu mengalir melalui aksi sederhana: donor darah.
Sebanyak 53 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTT untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT Decky Nurmansyah dan melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan NTT.
Bagi para peserta, mendonorkan darah bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan hari kemerdekaan. Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus kontribusi langsung untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah keterbatasan stok darah yang dapat terjadi sewaktu-waktu, setiap kantong yang terkumpul memiliki arti bagi mereka yang sedang menjalani perawatan, membutuhkan transfusi, atau berada dalam kondisi darurat.
Decky mengatakan, donor darah merupakan salah satu cara sederhana untuk menerjemahkan nilai-nilai kemerdekaan ke dalam tindakan nyata. Kemerdekaan, menurut dia, tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk hadir dan membantu sesama.
โDonor darah yang kita laksanakan hari ini adalah bentuk konkret dari nilai-nilai kemerdekaan itu sendiri, yakni semangat rela berkorban dan gotong royong untuk sesama,โ kata Decky kepada SelatanIndonesia.com.

para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan NTT ketika melakukan donor darah pada Selasa (11/8/2026). foto:info-pas
Semangat gotong royong itu pula yang menjadi pesan utama dari kegiatan tersebut. Darah yang didonorkan hari ini mungkin tidak langsung diketahui siapa penerimanya. Namun, setiap kantong yang terkumpul berpotensi menjadi bagian penting dari perjuangan seseorang untuk mendapatkan kembali kesempatan hidup.
Karena itu, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kanwil Ditjenpas NTT tidak berhenti pada perayaan. Sebanyak 53 kantong darah yang terkumpul menjadi pengingat bahwa memaknai kemerdekaan dapat dilakukan melalui tindakan kecil yang memberi dampak bagi kehidupan orang lain.
Setetes darah mungkin tampak sederhana. Namun, ketika diberikan dengan ketulusan dan semangat gotong royong, setetes darah dapat menjadi harapan bagi sesama.*/vv/llt




Komentar