G-RDVF5GTVXM
GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Golkar Gubernur NTT Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Gubernur Melki Dorong Sekolah Produktif dan Budaya Belajar di Rumah, Sumba Timur Jadi Titik Awal Penguatan SDM NTT

Gubernur Melki Dorong Sekolah Produktif dan Budaya Belajar di Rumah, Sumba Timur Jadi Titik Awal Penguatan SDM NTT

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena didampingi Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali ketika berbelanja hasil produksi siswa-siswi usai mengresmikan NTT Mart by OSOP di SMK Neegeri I Waingapu Kabupaten Sumba Timur, Senin (15/6/2026). foto: John

WAINGAPU,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai menggeser cara pandang pembangunan pendidikan. Jika selama ini sekolah sering diukur dari gedung, kurikulum, dan angka kelulusan, kini fokus diarahkan pada dua hal yang lebih mendasar: kemampuan siswa menghasilkan karya bernilai ekonomi dan kebiasaan belajar yang tumbuh di rumah.

Dua agenda itu terlihat dalam kunjungan kerja Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (15/6/2026). Di SMK Negeri 1 Waingapu, pemerintah tidak sekadar meresmikan NTT Mart by OSOP (One School One Product), tetapi juga memperluas implementasi Gerakan Jam Belajar Masyarakat melalui Pergub NTT Nomor 24 Tahun 2025. Kedua program tersebut dirancang sebagai satu kesatuan kebijakan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia NTT dari sisi ekonomi maupun pendidikan.

Di tengah tantangan rendahnya produktivitas ekonomi dan kualitas pendidikan di sejumlah wilayah NTT, pemerintah daerah mencoba membangun pendekatan yang berbeda. Sekolah tidak lagi diposisikan hanya sebagai tempat belajar teori, melainkan juga sebagai pusat produksi, inovasi, dan kewirausahaan. Sementara rumah didorong kembali menjadi ruang pendidikan pertama bagi anak.

Melalui program OSOP, setiap sekolah didorong memiliki produk unggulan yang dapat dipasarkan secara nyata. NTT Mart kemudian berfungsi sebagai etalase sekaligus laboratorium bisnis tempat siswa belajar produksi, pengemasan, pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan keuangan. Program ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa, komunitas, dan sekolah.

Bagi Pemerintah Provinsi NTT, keberhasilan pendidikan tidak lagi hanya diukur dari jumlah lulusan yang mencari pekerjaan, tetapi juga dari banyaknya anak muda yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru.

Rote Ndao Percepat Digitalisasi Fiskal, Bupati Paulus Henuk dan Bank NTT Luncurkan Dashboard Keuangan serta E-Retribusi Parkir

“NTT tidak boleh terus menjadi pasar bagi produk dari luar daerah. Sekolah harus menjadi tempat lahirnya produsen-produsen muda,” demikian semangat yang terus didorong dalam berbagai peluncuran NTT Mart di sejumlah daerah selama 2026.

Pendekatan tersebut terlihat relevan bagi sekolah kejuruan seperti SMKN 1 Waingapu yang memiliki potensi besar menghasilkan produk olahan pangan, kerajinan, teknologi tepat guna, hingga produk kreatif berbasis potensi lokal Sumba. Dengan adanya akses pemasaran yang lebih terstruktur, siswa memperoleh pengalaman langsung tentang bagaimana sebuah produk dikembangkan hingga diterima pasar.

Namun pemerintah menyadari bahwa keterampilan saja tidak cukup. Karena itu, bersamaan dengan penguatan kewirausahaan di sekolah, Pemprov NTT menjalankan Gerakan Jam Belajar Masyarakat yang menempatkan keluarga sebagai mitra utama pendidikan.

Melalui gerakan ini, setiap hari pada rentang waktu belajar yang telah ditetapkan, anak-anak didorong untuk mengurangi penggunaan gawai, membaca buku, menyelesaikan tugas sekolah, memperkuat literasi, serta membangun interaksi yang lebih intens dengan orang tua. Kebijakan tersebut lahir dari keyakinan bahwa pendidikan tidak berhenti ketika bel sekolah berbunyi.

Data dan pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pendidikan anak. Karena itu, Pergub Gerakan Jam Belajar dirancang bukan sebagai tambahan beban bagi orang tua, melainkan sebagai upaya membangun budaya belajar yang konsisten di lingkungan keluarga.

Menepi untuk Memberi Jalan: Ketulusan Politik Petrus Gero dan Pembelajaran Berharga bagi Golkar dari Lembataย 

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Melki menegaskan bahwa NTT membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. Tujuannya sederhana namun strategis: memastikan kekayaan sumber daya alam NTT suatu hari dikelola oleh sumber daya manusia yang siap bersaing dan mampu menciptakan nilai tambah di daerahnya sendiri.

Kunjungan kerja di Waingapu menjadi gambaran bagaimana dua agenda pembangunan tersebut mulai dijalankan secara bersamaan. Di satu sisi, sekolah didorong menghasilkan produk yang dapat masuk ke pasar. Di sisi lain, keluarga diajak kembali mengambil peran sebagai ruang belajar utama anak.

Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung implementasi berbagai program strategis tersebut. Dukungan pemerintah kabupaten dinilai penting karena keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh sekolah atau pemerintah provinsi, melainkan juga oleh keterlibatan masyarakat di tingkat desa dan keluarga.

Dari Waingapu, pesan yang ingin dibangun Pemerintah Provinsi NTT tampak semakin jelas. Pembangunan sumber daya manusia tidak cukup dilakukan dengan membangun sekolah yang lebih baik. Anak-anak juga membutuhkan rumah yang menghadirkan waktu belajar, ruang dialog, dan keteladanan.

Karena pada akhirnya, sekolah yang menghasilkan produk unggulan dan keluarga yang menjaga budaya belajar merupakan dua fondasi yang saling melengkapi. Dari keduanya, NTT berharap lahir generasi yang tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan dan membangun masa depan daerahnya sendiri.*/llt/john/prokopimST

Baleg DPR RI Umbu Rudi Kabunang: RUU Masyarakat Adat Penting untuk Memastikan Negara Hadir Melindungi Hak Masyarakat Adat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement