WAIKABUBAK,SELATANINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat terus membuka ruang kerja sama antardaerah melalui penguatan hubungan antarpemerintah daerah. Upaya itu terlihat saat Bupati Yohanis Dade menerima kunjungan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat silaturahmi, kedua kepala daerah juga membahas peluang kolaborasi di sejumlah sektor, mulai dari pembangunan daerah hingga pengembangan pariwisata dan budaya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade memaparkan kondisi umum Kabupaten Sumba Barat beserta berbagai potensi yang dimiliki daerah itu. Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus pembahasan, mengingat Sumba Barat dikenal memiliki kekayaan budaya, bentang alam, serta tradisi khas yang terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
Menurut Bupati Yohanis, penguatan promosi dan jejaring kerja sama antardaerah menjadi langkah penting untuk memperluas pengenalan potensi wisata Sumba Barat ke tingkat nasional maupun internasional.
โTerima kasih atas kunjungan dan silaturahmi yang terjalin hari ini. Ke depan kami juga berencana melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan sebagai bagian dari studi banding sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antardaerah,โ ujarnya.
Sementara itu, Rahmad Masโud menyampaikan bahwa kunjungan Pemerintah Kota Balikpapan ke Sumba Barat tidak sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan membuka peluang sinergi antarwilayah.
Ia juga memaparkan perkembangan Kota Balikpapan yang terus tumbuh sebagai salah satu kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk berbagai program pembangunan dan penguatan ekonomi daerah yang tengah dijalankan pemerintah kota.
Usai pertemuan, rombongan Wali Kota Balikpapan melanjutkan kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan di Sumba Barat. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Kampung Prai Ijing, Lapangan Pacuan Kuda Gelora Pada Eweta, serta NIHI Sumba yang dikenal sebagai salah satu destinasi resort kelas dunia.
Kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara kedua pemerintah daerah, tetapi juga menjadi momentum promosi potensi wisata dan budaya Sumba Barat yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur.*/prokopimSB/NG/llt













Komentar