GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Gubernur NTT Olahraga
Beranda / Olahraga / Sumba Barat Disiapkan Jadi Arena Pacuan Kuda Tradisional PON XXII 2028

Sumba Barat Disiapkan Jadi Arena Pacuan Kuda Tradisional PON XXII 2028

Arena Pacuan Kuda di Kabupaten Sumba Barat. Foto: Burhan Sumba

KUPANG, SELATANINDONESIA.COMโ€” Ambisi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadikan pacuan kuda tradisional tanpa pelana sebagai cabang olahraga resmi dalam Pekan Olahraga Nasional XXII kian mengerucut. Kabupaten Sumba Barat disepakati sebagai lokasi pertandingan jika cabang tersebut lolos menjadi nomor resmi yang dipertandingkan pada pesta nasional empat tahunan itu.

Keputusan itu mengemuka dalam rapat pleno Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT, Senin (23/2/2026), di Kupang. Rapat dipimpin Wakil Ketua Umum I KONI NTT yang juga Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

Sumba Barat dinilai paling siap dari sisi infrastruktur dan arena. Sejumlah pembenahan teknis masih diperlukan, tetapi secara umum venue telah memenuhi standar nasional.

Sekretaris KONI NTT, Alfons Theodorus, menegaskan pihaknya akan membawa usulan tersebut ke KONI Pusat agar pacuan kuda tradisional tanpa pelana masuk daftar cabang olahraga resmi PON 2028. โ€œDalam rapat tadi sudah disepakati Sumba Barat menjadi lokasi pertandingan. Ini bagian dari keseriusan kita,โ€ ujarnya.

Dorongan itu sebelumnya datang dari Federasi Nasional Pordasi Pacu NTT yang dipimpin Umbu Rudi Kabunang. Pengurus provinsi Pordasi Pacu menargetkan sedikitnya 13 kelas dapat dipertandingkan secara resmi. Dari jumlah itu, NTT memasang target ambisius: merebut minimal 10 medali emas.

Reses Dr. Umbu Rudi Kabunang di SBD: Apresiasi Inovasi Bupati Ratu Wulla di Tengah Efisiensi

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Di Pulau Sumba, pacuan kuda tanpa pelana bukan sekadar perlombaan, melainkan tradisi yang hidup dan diwariskan lintas generasi. Anak-anak menunggang kuda sejak dini, membentuk keberanian dan ketangguhan yang menjadi modal kompetitif sulit ditandingi daerah lain.

Sebagai tuan rumah bersama NTB, NTT memandang momentum PON 2028 bukan sekadar agenda olahraga, melainkan panggung legitimasi budaya. Mengangkat pacuan kuda tradisional ke level nasional berarti memberi pengakuan formal pada praktik budaya yang selama ini tumbuh organik di masyarakat.

Rangkaian persiapan telah disusun. Latihan bersama dijadwalkan berlangsung pada April 2026 di Sumba untuk menyosialisasikan standar pertandingan. Kejuaraan Nasional akan digelar Agustus 2026 di Sumba Barat sebelum bergeser ke daratan Timor. Pra-PON cabang ini pun direncanakan berlangsung di wilayah NTT.

Sejumlah kabupaten mulai membenahi arena pacuan berstandar nasional, termasuk Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Timur. Pemerintah daerah melalui dinas pemuda dan olahraga menyatakan kesiapan memfasilitasi turnamen nasional guna memperkuat legitimasi cabang tersebut masuk agenda resmi PON.

Bagi NTT, pertaruhannya bukan hanya prestasi. Jika pacuan kuda tradisional tanpa pelana resmi dipertandingkan, provinsi kepulauan ini berpeluang menegaskan identitas sekaligus membangun warisan olahraga berbasis budaya. PON 2028 pun dapat menjadi panggung di mana tradisi dan prestasi berdiri sejajar.*/llt

Bupati Paulus Henuk Lantik Gustaf Folla Pimpin PDAM, Tekankan Transformasi Layanan dan Kontribusi PAD

Komentar

  1. Aguspen Adnan berkata:

    Kepulauan Sumbawa, Sumba dan Timor adalah gudang peternakan kuda terbesar di Indonesia. Diperkirakan populasi kuda di kepulauan selatan khatulistiwa ini mencapai 4.000 ekor kuda dengan kuda aktif berpacu mencapai 700 ekor dalam hanya kejuaraan tingkat kabupaten. Diperkirakan kejuaraan tingkat nasional akan melibatkan kuda pacu dalam 12 kelas pacuan nasional mencapai 1.000 ekor kuda dengan ketersediaan joki terlatih berpacu 40 orang joki. Sumber daya manusia, sumber daya hewan dan dukungan masyarakat NTB dan NTT yang mencintai olahraga pacuan kuda sejak puluhan tahun sangat layak di pentaskan di cabor resmi PB. Pon 2028 mendatang. Dukungan pemerintah daerah membawa pacuan kuda tanpa pelana meraih prestasi Nasional olahraga berkuda pacu kebanggaan asli Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement