GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Eksbis Nusantara Technology
Beranda / Technology / Pertama di Timor, PLN Bangun Rumah Warga Bolok dengan Produk FABA

Pertama di Timor, PLN Bangun Rumah Warga Bolok dengan Produk FABA

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko pose bersama Mama Safira Katu (54 tahun) yang bertempat tinggal di Kampung Helong Raya, Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang usai menerima manfaat bedah rumah dari PLN dengan pemanfaatan produk Fly Ash Bottom Ash (FABA) PLTU Bolok, Kamis (4/11/2021). Foto: Lidya

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Manajemen PLN Wilayah NTT membangun rumah warga di Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang dari semula yang berdinding bebak diganti dengan dinding yang kuat dan kokoh dengan pemanfaatan produk Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Bolok.

Terobosan PLN itu menjadi yang pertama di daratan Timor. Safira Katu (54 tahun) yang bertempat tinggal di Kampung Helong Raya, Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang tak menyangka bahwa dirinya mendapatkan perhatian dari PLN dan menjadi salah satu penerima manfaat bedah rumah warga dengan pemanfaatan produk Fly Ash Bottom Ash (FABA) PLTU Bolok.

Program Bedah Rumah Pertama di Pulau Timor ditujukan kepada rumah warga di sekitar PLTU Bolok. Dulunya rumah mama Safira masih menggunakan dinding bebak dan diganti dengan produk FABA bata interlock yang diproduksi di PLTU Bolok.

Safira Katu adalah seorang janda dengan 2 anak yang berprofesi sebagai buruh garapan di kebun milik orang yang berpenghasilan tidak menentu. Mama Safira merasa sangat bersyukur dengan program PLN ini.

โ€œHari ini saya menerima rumah yang kuat dengan ukuran 6,7 x 9,50 meter, rasanya sangat bangga, bahagia dan haru. Saya tidak menyangka PLN memperhatikan kami disini, dulu kami tinggal dengan bebak dan sekarang lebih kokoh lebih bagus,” ucapnya dengan senyum lebar, pada Kamis (4/11/2021).

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

Bagi Mama Safira, rumah adalah tempat merajut cinta kasih bersama keluarga, kendati ditinggal pergi oleh suaminya sejak tahun 2013. โ€œBapak sudah meninggal dari 2013, namun rasa syukur tetap ada bagi keluarga karena sudah punya rumah yang kuat berkat bantuan PLN,โ€ ujarnya.

Ia mengisahkan, “Dulu bulan September, PLN ada datang dan dibilang kalau rumahnya akan dibantu untuk direnovasi dan kami melihat proses langsung sampai sekarang jadi dan sangat menyentuh kami,” ungkapnya dengan isak tangis.

Camat Kupang Barat, Yusak A. Ulin, mengaku sangat bersyukur kepada Tuhan karena melalui PLN Peduli, hadir membantu warga. โ€œIni pertama bagi warga Bolok bahkan bagi Pulau Timor. Saya sering lewat jalan ini, saya lihat lebih kokoh, saya bangga kepada PLN dan ini tepat sasaran bagi penerima manfaat seperti yang dirasakan mama Safira. Sekali lagi terima kasih kepada PLN dan jajarannya atas kerja kerasnya dan inilah pemanfaatan yang dirasakan langsung. Semoga keberadaan PLTU Bolok ini dapat memberikan manfaat untuk warga lainnya yang membutuhkan sentuhan,โ€ ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT, Ondy Christian Siagian S. E M. Si juga memberikan apresiasi kepada PLN terutama PLTU Bolok dimana FABA-nya dapat dimanfaatkan jadi bata seperti yang dimulai PLN hari ini. โ€œIni jadi berkat buat warga yang perlu mendapat perhatian dan semoga bisa berlangsung terus. Kami dari Dinas Lingkungan Hidup siap mendukung dan bersedia diajak kerjasama. Semoga PLN tidak hanya memberi satu rumah, namun bisa banyak lagi rumah warga tidak mampu dapat perhatian seperti mama Safira hari ini,” kata Kadis Ondy.

Untuk membangun rumah dengan luas 65 m2 dari produk FABA bata interlock sebanyak 11.000 buah dan ini menghemat buat warga dalam membangun rumah. Bedah rumah perdana di Pulau Timor merupakan lanjutan Program PLN Bedah Rumah di NTT yang sebelumnya juga telah dilakukan di Pulau Flores.

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Direktur OM PJBS, Purnomo Jati Agung mengatakan, momentum itu sangat bernilai bagi keluarga besar PLN Group yang dapat memberikan bantuan bagi warga Bolok seperti yang dirasakan mama Safira saat ini. Dijelaskan, pemanfaatan FABA ini sesuai PP No. 22 tahun 2021, bahwa seluruh pengelola wajib memanfaatkan sisa pembakaran seperti PLTU Bolok yang menggunakan batu bara.

โ€œProduk ini bisa dihasilkan PLN yaitu 1000 paving block per hari dan ini kegiatan sosial. Semoga keberadaan PLTU Bolok ini selain menghasilkan listrik juga memberikan CSR kepada masyarakat dengan dukungan dari semua stakeholder,” katanya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko mengatakan, keberadaan PLN dan anak perusahaan siap untuk Pembangunan NTT. Selain melistriki rumah, PLN melalui PLN Peduli seperti program bedah rumah merupakan bentuk partisipasi PLN dalam kegiatan sosial kepada masyarakat sekaligus mendukung pemanfaatan FABA di NTT.

โ€œFABA ini dulu sering dikirim keluar NTT, dan akhirnya PLN bersama PJBS menyediakan alat untuk pemanfaatan seperti bata dan ini banyak manfaatnya untuk jalan, fasilitas umum, pupuk, rumah yang layak dan pemanfaatan sisa pembakaran batu bara yang ramah lingkungan dalam kemasan bata interlock dan paling dapat berjalan dengan baik,” sebut Jatmiko.

Ia menambahkan, program serua sebelumnya sudah dilakukan di Pulau Flores, sekarang di Pulau Timor. โ€œKami secara kontinyu akan tingkatkan program pemanfaatan FABA bagi masyarakat NTT,โ€ katanya.

Di Balik Deru Combine Harvester, Ratu Wulla Memanen Asa Petani SBD

Pada peresmian rumah dari FABA ini juga hadir dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kupang yang diwakili oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Hukum, Edy Nobbek, Manajer PLTU Bolok, Prihanto Budi Wardoyo, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan Desa, dan warga sekitar

Untuk diketahui, PLTU Bolok sebagai salah satu penopang sumber pembangkit listrik di Pulau Timor, Propinsi NTT dengan 95% bahan bakarnya menggunakan batubara dengan total konsumsi rata-rata 21.000 MT setiap bulan untuk membangkitkan listrik 33 MW. Sisa proses produksi listrik dengan batu bara menghasilkan FABA sebanyak 600 MT per bulan yang digunakan sebagai bahan pembuatan paving block dan bata interlock.***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.