ENDE,SELATANINDONESIA.COM – Partai Golkar Kabupaten Ende memasuki babak baru. Dr. drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Ende periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung di Hotel Flores Mandiri, Jumat (26/6/2026).
Musda yang berlangsung dalam suasana kondusif itu bukan sekadar memilih ketua baru. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi Partai Golkar di Kabupaten Ende untuk menghadapi agenda politik lima tahun ke depan, termasuk menyiapkan mesin partai menuju Pemilu 2031.
Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto, menegaskan bahwa kepemimpinan baru harus segera bekerja membangun soliditas internal dan memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
Menurut Alain, tantangan politik ke depan semakin kompleks sehingga Golkar tidak cukup hanya mengandalkan figur, tetapi harus memiliki organisasi yang hidup dan bekerja bersama masyarakat.
“Kepada ketua terpilih saya berharap agar terus membangun kerja sama dengan pengurus yang lama. Jaga hubungan baik dengan mereka. Jangan ada sekat di dalam partai karena Golkar hanya akan besar apabila seluruh kader tetap bersatu,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar kepengurusan baru tidak menunda konsolidasi organisasi. Pendataan kader, pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa, pendidikan politik, dan kaderisasi harus segera dijalankan.
“Manfaatkan seluruh potensi sumber daya manusia yang dimiliki Golkar. Tagline kita hari ini adalah Suara Golkar Suara Rakyat. Karena itu, seluruh kerja politik harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Alain menambahkan, kemenangan Golkar pada pemilu mendatang hanya dapat diraih apabila mesin partai bergerak secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.
“Lakukan konsolidasi sampai akar rumput. Bangun kaderisasi yang kuat, jaga kekompakan, dan mulai bekerja dari sekarang jika ingin memenangkan Pemilu 2031,” tegasnya.
Alain saat itu didampingi Sekretaris DPD I partai Golkar NTT Welhelmince Sartje Libi Sinlaeloe, Ketua AMPG NTT Ferdinandus Naga, Anggota Fraksi Golkar DPRD NTT Ambros Reda, dan sejumlah pengurus diantaranya Siprianus Reda dan Alfridus Siga.
Terpilihnya Dominikus Minggu Mere juga menjadi penanda masuknya salah satu birokrat paling senior di Nusa Tenggara Timur sebagai pemimpin Partai Golkar Ende.
Sebelum terjun ke politik praktis, Domi Mere dikenal memiliki perjalanan panjang di birokrasi pemerintahan. Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia itu pernah menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Kepala Bappeda Ende, Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang, hingga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Setelah memasuki masa purnatugas sebagai aparatur sipil negara, ia juga menjadi dosen pada Program Pascasarjana Universitas Nusa Cendana.
Karier politiknya mengemuka saat maju dalam Pilkada Ende 2024 mendampingi Yosef Benediktus Badeoda. Pasangan tersebut memenangi kontestasi dan sejak Februari 2025 Domi Mere resmi menjabat Wakil Bupati Ende. Menjelang Musda Golkar, namanya menjadi salah satu figur yang menguat sebagai calon ketua DPD II sebelum akhirnya memperoleh dukungan penuh dan ditetapkan secara aklamasi.
Usai ditetapkan sebagai ketua dalam Musda XI DPD II Partai Golkar Ende yang dipimpin Wakil Sekretaris Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar NTT Laurens Leba Tukan, Domi Mere menegaskan prioritas utamanya bukan sekadar menyusun kepengurusan, tetapi membangun kembali kekuatan organisasi hingga tingkat desa bahkan tempat pemungutan suara (TPS).
“Kita akan fokus melakukan konsolidasi organisasi, membentuk badan pengurus sampai desa dan kelurahan, bahkan bila perlu sampai tingkat TPS. Golkar adalah partai besar sehingga tidak boleh ada kader yang merasa ditinggalkan,” katanya.
Menurutnya, seluruh dinamika yang terjadi selama proses Musda harus diakhiri dengan semangat persatuan.
“Perbedaan yang terjadi selama proses demokrasi adalah hal biasa. Hari ini kita kembali menjadi satu keluarga besar Golkar. Karena bersatu, Golkar akan semakin besar,” ujarnya.
Sebagai Wakil Bupati Ende, Domi Mere juga menilai sinergi antara partai politik dan pemerintah menjadi modal penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Golkar selalu menjadi bagian dari pembangunan. Saya berada di pemerintahan, sehingga ke depan kita harus bersinergi dan bekerja bersama untuk menjawab persoalan masyarakat,” katanya.
Dalam susunan kepengurusan yang baru, Maria Margaretha Sigasare kembali dipercaya sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Ende sekaligus tetap memimpin Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Ende. Ia mengajak seluruh kader meninggalkan perbedaan dan mengonsolidasikan seluruh potensi partai demi mengembalikan kejayaan Golkar pada Pemilu 2031.
Musda XI Golkar Ende sekaligus menjadi titik awal konsolidasi partai berlambang pohon beringin itu di Kabupaten Ende. Dengan kombinasi pengalaman birokrasi Dominikus Minggu Mere, kekuatan organisasi yang telah dibangun kader sebelumnya, serta arahan DPD I untuk memperkuat konsolidasi hingga akar rumput, Golkar Ende kini memasuki fase baru dengan target memperbesar basis dukungan politik pada pemilu mendatang.*/llt




Komentar