GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Kesehatan Nusantara Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Rean.id Sumber Informasi dan Edukasi Narkoba bagi Milenial

Rean.id Sumber Informasi dan Edukasi Narkoba bagi Milenial

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) NTT, Hendrik Rohi ketika berbicara dalam Kegiatan Desiminasi Informasi melalui Talkshow dengan tema ‘Berkreasi Tanpa Narkoba Bersama Rean.id di Neo Hotel Kupang, Selasa (27/10/2020). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Rumah Edukasi Anti Narkoba (Rean.id) adaah Website resmi Badan Narkotika Nasional (BNN) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan platform digital bagi anak muda untuk berbagi cerita dan inspirasi dalam bentuk karya untuk pencegahan narkoba.

BNN NTT resmi meluncurkan website Rean.id dirangkai dengan Kegiatan Desiminasi Informasi melalui Talkshow dengan tema ‘Berkreasi Tanpa Narkoba Bersama Rean.id di Neo Hotel Kupang, Selasa (27/10/2020). Kegiatan tersebut melibatkan para komunitas pemuda, mahasiswa, dan wartawan untuk menyebar lauskan informasi dan edukasi kepada seluruh elemen masyarakat tentang dampak dan bahaya narkoba.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional (BNN) NTT, Hendrik Rohi mengatakan penyebaran informasi dan edukasi secara terus menerus kepada seluruh komponen masyarakat dengan memanfaatkan forum-forum sosial, media konvensional, dan membentuk relawan antinarkoba, termasuk peluncuran website Rean.id

“Pencegahan terhadap pengguna narkoba di masyarakat terus dilakukan BNN NTT terus dilakukan, mengingat pengguna narkoba di daerah itu telah mencapai 4.875 orang atau 0,1 persen dari 5.4 juta penduduk,” sebut Hendrik.

Dikatakannya, para pengguna itu masuk kelompok mencoba pakai narkoba dan pecandu. Menurutnya, jika generasi muda usia produkti sebagai penerus bangsa terpapar narkotika, maka negara akan menghadapi persoalan serius. Untuk itu, BNN terus mengedukasi masyarakat agar terhindar dari narkotika.

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

Ia meminta generasi muda milenial agar memanfaatkan platform tersebut untuk mengedukasi masyarakat lewat video singkat berdurasi 2-3 menit yang akan dilombakan secara nasional. “Kontennya berkaitan dengan penyalahgunaan, pencegahan dan narkotika dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat,” ujarna.

Kepala Seksi Pencegahan BNN NTT, Markus Raga mengatakan penjualan narkoba masih terjadi di masyarakat lantaran harganya yang sangat mahal. Dia mencontohkan harga satu gram narkoba di Indonesia sebesar Rp2,5 juta, namun di negara lain seperti Tiongkok satu gram narkoba dijual Rp20 ribu. “Kita melakukan upaya pemberantasan tetapi permintaan juga meningakat,” ujarnya.

Markus Raga mengatakan, BNN pernah menggagalkan penyelundupan narkoba di perbatasan Indonesia-Timor Leste seberat tiga kilogram atau seharga Rp8 miliar. “Kita terus melakukan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat agar mereka tidak melakukan penyalahgunaan narkoba. Lebih baik tidak pakai narkoba daripada masuk penjara,” kata Markus Raga. Tampil pada kesempatan tersebut Lusia Adu yang membawakan meteri tentang Pemafaatan Media Sosial.***Laurens Leba Tukan

 

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.