GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Eksbis Gubernur NTT Pemerintah Propinsi NTT Politik
Beranda / Politik / Nyanyian Lais Manekat Antar Gubernur Laiskodat Penen Jagung di Oeekam

Nyanyian Lais Manekat Antar Gubernur Laiskodat Penen Jagung di Oeekam

Gubernur NTT, Viktor Bungtiu Laiskodat didampingi Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan, Lecky F, Koli ketika melakukan panen jagung pada program Tanam Jagung Panen Sapi di Desa Oeekam, Kecamatan Amnuban Selatan, Kabupaten TTS, Jumat (26/3/2021). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

SOE,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Masyarakat berpakian tenun adat Amanuban Selatan nampak berbaris rapi di sisi kiri-kanan jalan tanah bercampur lupur. Mereka dengan wajah haruh menyambut kedatangan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati TTS Epy Tahun dan Wakil Bupati Army Konay serta rombongan.

Siang itu, Jumat (26/3/2021), Gubernur Laiskodat melakukan panen jagung pada lokasi program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Desa Oeekam, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS. Sebelum melakukan panen jagung pada lahan warga, masyarakat petani mengajak Gubernur Laiskodat dan rombongan untuk menyampaikan ungkapan syukur kepada Tuhan melalui lantunan lagu dengan syair Dwan, Lais Manekat. Syair syukur itu dilantunkan dengan merdu para petani desa Oeekam. Gubernur Laiskodat juga tampak menyanyi dengan khsusuk.

Program pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) kini makin menggeliat dan membawa dampak kebangkitan ekonomi dan ketahanan pangan bagi masyarakat di pelosok desa. Program yang terintegrasi dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat NTT itu makin dirasakan keberhasialnnya meski di tengah hantaman pandemi Covid-19.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat selama sepekan terakhir melakukan panen diseluruh Kabupaten di daratan Timor mulai Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka dan kembali ke TTS, pada Jumat (26/3/2021).

Hamparan jagung pada Program Tanam jagung Panen Sapi di Desa Oeekam, Kecamatan Amnuban Selatan, Kabupaten TTS yang dipanen GUbernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Jumat (26/3/2021). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

Kapala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi NTT, Lecky F. Koli usai mendampingi Gubernur Laiskodat melakukan panen jagung pada program TJPS di Desa Oeekam, Kecamatan Noebeba, Kabupaten TTS memberikan apresiasi kepada para petani, lantaran meski dalam hantaman pandemi Covid-19, masyarakat TTS tetap eksis dan mampu menghasilkan jagung dengan kapasitas produksi 5,4 Ton per Hektare.

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

โ€œKalau lahan seluas 854 Ha di TTS maka, ada 4.450 ton yang disumbangkan dari TTS. Jika dikonvensikan dengan uang maka uang yang diperoleh mencapai Rp 14,2 miliar dengan harga jual Rp 3200 per Kg,โ€ sebut Luky Koli, sapaan akrab Lecky F. Koli.

Luky Koli mengatakan, setelah para petani melakukan panen, dilanjutkan dengan pengeringan hingga 14 persen dan dimasukkan dalam kemasan untuk dipasarkan. โ€œMinggu depan, PT Flobamor akan beli semua hasil jagung masyarakat yang dipanen hari ini untuk selanjutnya didistribusikan ke perusahaan ayam petelur di Tablolong,โ€ sebutnya.

Dijelaskan Luky, dengan harga jual Rp 3.200/Kg, maka dalam 1 Ha lahan jagung akan lebih dari Rp 15 juta. โ€œ30 persen dari 15 juta tersebut disisihkan untuk membeli ternak berupa sapi, kambing, ayam dan babi yang langsung ditangani oleh Bank NTT sehingga Dinas Peternakan langsung mempersiapkan kebutuhan ternak untuk dibagikab ke masyarakat. Ini untuk ketahanan ekonomi agar ada satu kepastian ekonomi rumah tangga,โ€ jelasnya.

Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Epy Tahun mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Gubernur NTT kepada masyarakat kabupatan TTS. Kepada masyarakat petani, Bupati Epy Tahun mendesak agar keberhasil yang dicapai hari ini oleh masyarakat tidak boleh berhenti. โ€œHarus disiapkan lagi 100 hari kedua. Dengan memanfaatkan air sungai yang ada. Di TTS, kita akan tingkatkan lagi lahan TJPS mencapai 5000 Ha. Dn, kami berharap, 100 hari berikutnya, Bapak Gubernur berkenan untuk datang dan panen lagi,โ€ sebut Bupati Epy Tahun.

Ia mengingatkan para petani agar terusalah menanam dan jangan khwatir dengan pembeli setelah jagung dipanen. โ€œJangan takut kalau terjadi lonjakan hasil panen. Teruslah menanam karena yang beli semua hasil pertanian kita sudah ada yaitu Bapak Gubernur,โ€ ujar Bupati Epy Tahun disambut sorak riang para petani.

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Selain melakukan panen di Desa Oeekam, di hari yang sama Gubernur Laiskodat yang didampingi Bupati TTS Epy Tahun dan Wakil Bupati Army Konay juga melakukan panen jagung pada program TJPS di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.

Saat itu Gubernur didampingi para Staf Khusus diantaranya Prof. Daniel Kameo, Dr. Imanuel Blegur, Dr. David Pandie, Dr. Thony Djogo, dan Anwar Pua Geno, serta Bartol Badar dan Flory Mekeng. Turut mendampingi Gubernur Laiskodat, Asisten III Setda NTT Yohana Lisapaly, Kadis Pendidikan Provinsi NTT Linus Lusi, Kadis Pertanian Lecky F. Koli, dan Karo Administrasi Pimpinan, Dr. Marius Ardu Jelamu serta Kepala BKKBN NTT, Marianus Mau Kuru.***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.